Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Paket Wasudewa Bubar di Pilkada Badung

Bali Tribune / KIKA - Disel Astawa dan Wayan Suyasa

balitribune.co.id | Mangupura - Koalisi Partai Golkar dan Partai Gerindra di Pilkada Badung 2024 terancam buyar. Pasalnya,  paket Wasudewa yakni I Wayan Suyasa dan I Wayan Disel Astawa keburu bubar sebelum bertarung.

Bubarnya duet petinggi dua parpol bagian dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) ini lantaran Disel Astawa mendadak menyatakan mundur sebagai bakal calon wakil Bupati Badung.

Diketahui Wayan Suyasa merupakan Ketua DPD Golkar Badung yang sejak awal memang akan maju sebagai calon bupati Badung. Sedangkan Disel Astawa yang tiada lain Ketua DPC Gerindra Badung sebagai calon wakil bupatinya.

Mundurnya Disel ini tentu saja membuat partai Beringin Badung terguncang. Pasalnya, seiring semakin mepetnya jadwal pendaftaran paslon Bupati/wakil Bupati, bila Golkar tetap ngotot ingin menjadi Wayan Suyasa calon orang nomor satu di Badung maka harus secepat mungkin atau minimal sebelum tanggal 27-29 Agustus waktu pendaftaran sudah mendapatkan calon wakil Bupati yang baru.

Ketua Tim Pemenangan Wasudewa, Agung Bagus Tri Candra Arka yang dihubungi Minggu (11/8), tak menampik Disel Astawa mengundurkan diri sebagai bakal calon wakil Bupati Badung mendampingi Wayan Suyasa.

Kata dia politisi asal Ungasan ini mundur lantaran tidak mendapatkan izin dari putrinya.

"Pak Disel mundur untuk mendampingi Pak Suyasa dengan alasan tidak diberikan izin oleh putrinya," ungkapnya.

Meski Disel mundur, kata Gung Cok - sapaan Tri Candra Arka, Golkar Badung tetap akan mengusung Wayan Suyasa sebagai calon Bupati dari Golkar. Golkar Badung bahkan tengah menyiapkan strategi untuk menyikapi permasalahan ini.

"DPD Golkar Badung berkemas dengan melakukan rapat dalam menentukan langkah kedepan. Bahkan tetap siap bertarung pada Pilkada 2024 ini," kata Gung Cok.

Dikatakan juga bahwa meski paket Wasudewa bubar bukan berarti hubungan baik Golkar dengan Gerindra bermasalah. Hubungan kedua partai ini justru tetap terjalin dengan baik.

"Yang jelas, DPD Golkar Badung memilki komitmen dalam mengusung paket Wasudewa pada Pilkada dan Golkar Badung tetap menjaga keharmonisan dengan Partai Gerindra," tegasnya.

Apakah koalisi Golkar-Gerindra tetap di Pilkada 2024, pria yang lolos sebagai Anggota DPRD Provinsi Bali terpilih periode 2024-2029 ini menyebut koalisi partai pengusung Wayan Suyasa akan dibahas lebih lanjut. "Hal ini kita akan bahas lebih lanjut," tukasnya.

Diketahui, di Badung hanya ada 2 parpol yang bisa mengusung paslon sendiri di Pilkada Badung. Yaitu PDI Perjuangan dengan 27 kursi dan Partai Golkar dengan 11 kursi. Sedangkan dua parpol yang turut lolos ke DPRD Badung tidak bisa mengusung paslon meskipun keduanya berkoalisi karena meskipun digabung raihan kursinya masih dibawah ambang batas minimal 9 kursi. Yakni, Gerindra 4 kursi dan Demokrat 3 kursi.

wartawan
ANA
Category

Bupati Kembang Tinjau Langsung Perbaikan Sejumlah SD di Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Perbaikan sejumlah fasilitas sekolah di Kabupaten Jembrana mendapat perhatian khusus dari Bupati I Made Kembang Hartawan. Tak ingin hanya menerima laporan di atas meja, Bupati Kembang turun langsung meninjau proses perbaikan di SD N 2 Banjar Tengah dan SD N 2 Loloan Barat pada Selasa (15/9/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Keyakinan Konsumen Bali Tetap Kuat di Tengah Normalisasi Aktivitas Ekonomi

balitribune.co.id | Denpasar - Keyakinan konsumen di Bali tetap berada pada level optimistis pada Agustus 2026. Bank Indonesia mencatat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Bali berada di level 123,1, masih jauh di atas ambang optimistis 100 dan lebih tinggi dibandingkan IKK nasional yang tercatat 118,5.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kemarau Panjang Ancam Habitat Satwa Liar di TNBB

balitribune.co.id | Singaraja - Musim kemarau berkepanjangan mulai menjadi perhatian di kawasan Taman Nasional Bali Barat (TNBB). Kondisi kering tidak hanya berpotensi menurunkan ketersediaan sumber air bagi satwa liar, tetapi juga meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Petani Garam Karangdadi Kusamba Kembali ke Sistem Tradisional

balitribune.co.id | Semarapura - Petani garam tradisional di pesisir Karangdadi, Desa Kusamba, Kabupaten Klungkung, resmi meninggalkan sistem pembuatan garam media tunnel. Metode yang diperkenalkan Kementerian Sosial (Kemensos) sejak tahun 2022 tersebut tidak lagi digunakan lantaran hasil produksinya ditolak oleh pasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.