Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Patung Catur Muka Dipercantik, Air Mancur Terancam Rusak

Patung Catur Muka
Bali Tribune / DIPOLES - Patung Catur Muka Denpasar mulai dipoles.

balitribune.co.id | Denpasar - Mesin air mancur di kawasan Patung Catur Muka, Denpasar, terancam mengalami kerusakan setelah tidak dioperasikan sejak dimulainya proyek penataan kawasan Catus Pata. Kondisi tersebut terjadi menyusul pembongkaran panel yang menjadi pusat kelistrikan untuk mengoperasikan sistem air mancur.

Kepala Bidang Tata dan Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar, Ida Ayu Widhyanasari, mengatakan panel pengoperasian air mancur ikut terdampak pekerjaan pembongkaran di kawasan pojok pedestrian dan plang nama lapangan yang akan ditata menjadi plaza.

Akibat pembongkaran tersebut, panel tidak lagi berfungsi sejak proyek penataan dimulai sekitar awal bulan lalu. Padahal, sebelum pekerjaan berlangsung, seluruh sistem air mancur masih beroperasi secara normal.
“Kalau terlalu lama mati, kami khawatir mesinnya rusak. Karena itu harus segera dihidupkan kembali,” ujar Ida Ayu Widhyanasari, Rabu (23/9/2026).

Kolam air mancur di kawasan Patung Catur Muka memiliki tujuh unit pompa jenis submersible tiga fase. Seluruh pompa tersebut membutuhkan panel kelistrikan untuk dapat dioperasikan dan menjalankan sistem air mancur.

Untuk mencegah kerusakan peralatan, DLHK Kota Denpasar telah melakukan sejumlah langkah perawatan. Salah satunya dengan melakukan pembersihan melalui penyemprotan, termasuk membersihkan bagian dalam kolam.
Perawatan tersebut tetap dilakukan meskipun pekerjaan pemasangan paving di sekitar kawasan masih berlangsung.

Selain melakukan perawatan, DLHK juga telah berkoordinasi dengan rekanan pelaksana proyek serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Denpasar. Koordinasi dilakukan agar panel segera dikembalikan ke posisi semula sehingga sistem air mancur dapat kembali dioperasikan.

Ida Ayu menegaskan, pembongkaran panel merupakan bagian dari pekerjaan penataan kawasan. Karena itu, pihak pelaksana proyek juga bertanggung jawab mengembalikan fasilitas tersebut dan memastikan kembali berfungsi sebagaimana mestinya. “Paling lambat minggu ini panel harus sudah terpasang. Jangan sampai karena terlalu lama tidak berfungsi, mesinnya malah rusak,” tegasnya.

Ia berharap pemasangan kembali panel tidak menunggu seluruh pekerjaan penataan kawasan rampung. Menurutnya, semakin lama mesin tidak dioperasikan, semakin besar pula kekhawatiran terhadap kondisi peralatan air mancur yang sebelumnya masih berfungsi normal.

DLHK pun mendorong agar pemulihan sistem kelistrikan dilakukan secepatnya, sehingga operasional air mancur dapat kembali berjalan dan risiko kerusakan pada tujuh unit pompa dapat diminimalkan.

wartawan
JRO
Category

Lomba Gong Kebyar Anak-Anak, Seniman Cilik Jembrana Adu Kreativitas

balitribune.co.id I Negara - Denting gamelan berpadu dengan gerak tari memenuhi panggung Arda Candra Pura Jagatnatha, Negara, sepanjang 16–19 Agustus 2026. 

Para seniman cilik dari lima kecamatan di Kabupaten Jembrana bergantian menunjukkan kemampuan dalam Lomba Gong Kebyar Anak-Anak yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-131 Kota Negara  sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Kreasi Pangan Lokal Buleleng Jadi Ajang Inovasi dan Penguatan Ekonomi

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng mendorong pemanfaatan pangan lokal melalui Lomba Kreasi Pangan Lokal 2026 yang digelar di lapangan parkir timur Kantor Bupati Buleleng, Kamis (20/8/2026). Kegiatan dalam rangkaian Buleleng Festival (Bulfest) ini diikuti 18 peserta dari pelaku usaha kuliner serta pelajar SMA/SMK jurusan tata boga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mesin Pirolisis Molor Beroperasi karena Teknisi Asing Belum Datang

balitribune.co.id I Semarapura  - Mesin olah sampah berteknologi pirolisis di TOSS (Tempat Olah Sampah Setempat) Centre di Dusun Karangdadi, Desa Kusamba tidak kunjung beroperasi. 

Hal ini lantaran harus menunggu teknisi ahli dari luar negeri, sebelum nantinya mesin tersebut diuji coba dan dioperasikan. Sementara sampah residu yang tidak bisa diolah, saat ini kian menumpuk di TOSS Centre.

Baca Selengkapnya icon click

Anggaran Daerah Cekak, Pemkab Bangli Tunggu Regulasi Pusat Pengangkatan PPPK Jadi PNS

balitribune.co.id I Bangli - Wacana pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta peralihan PPPK paruh waktu menjadi Penuh Waktu membuat sumringah  para tenaga pendidik di Kabupaten Bangli.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.