balitribune.co.id I Semarapura - Mesin olah sampah berteknologi pirolisis di TOSS (Tempat Olah Sampah Setempat) Centre di Dusun Karangdadi, Desa Kusamba tidak kunjung beroperasi.
Hal ini lantaran harus menunggu teknisi ahli dari luar negeri, sebelum nantinya mesin tersebut diuji coba dan dioperasikan. Sementara sampah residu yang tidak bisa diolah, saat ini kian menumpuk di TOSS Centre.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Klungkung Dewa Komang Aswin mengatakan, intalasi mesin pirolisis sudah hampir selesai dirakit. Hanya saja masih harus menunggu teknisi ahli dari luar negeri. "Instalasi Astungkara hampir selesai, tinggal menunggu teknisi ahli dari luar negeri," ujar Dewa Komang Aswin, Kamis (20/8/2026).
Menurutnya seluruh proses perakitan berjalan lancar, hanya terkendala bahan-bahan banyak yang harus didatangkan dari luar daerah. Sehingga waktu pengerjaan menjadi lebih lama. "Kami akan segera lakukan ujicoba, menunggu teknisi ahli dari luar negeri saja," jelas Dewa Aswin.