Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pegadaian Wilayah VII Denpasar Luncurkan ATM Emas Pegadaian

atm
Bali Tribune / ATM Emas Pegadaian diluncurkan di Kantor PT. Pegadaian Wilayah VII Denpasar, Renon, Denpasar, Rabu (14/10/2026)

balitribune.co.id | Denpasar - PT Pegadaian Kantor Wilayah VII Denpasar meluncurkan Anjungan Teknologi Mesin (ATM) Emas Pegadaian di Kantor PT. Pegadaian Wilayah VII Denpasar, Renon, Denpasar, Rabu (14/10). ATM Emas PT Pegadaian ini ada 20 unit di seluruh Indonesia, dan salah satunya ada di Bali yang baru diresmikan.

Pimpinan Cabang Kantor PT Pegadaian Kanwil VII Bali-Nusra, Edy Purwanto seusai peresmian menjelaskan, peluncuran ATM Emas ini menambah kemudahan transaksi di masyarakat atas layanan Pegadaian dengan menggunakan teknologi. "Jadi, kita memberikan layanan atau fitur layanan salah satunya tabung emas, tebus emas, pinjaman modal kerja emas, dan apabila masyarakat ingin mengambil tabungannya, seperti uang karena ingin dipegang saja, kami menyediakan ATM Emas ini. Sehingga masyarakat merasa terbantu, semakin percaya kepada Pegadaian bahwa stok emas di Pegadaian ada, bukan hanya seperti yang diceritakan ramai-ramai di dunia maya itu. Tetapi masyakarat apabila ingin membuktikan bahwa apakah emas yang dijual Pegadaian Tabungan Emas itu ada fisiknya. Hal ini kami sudah sampaikan kepada pihak-pihak yang berwenang bahwa kami di Jakarta itu ada fisiknya/stoknya cukup besar, yakni 150 ton. Jadi cukup banyak. Yang ada di bank Indonesia saja stok emasnya tidak sampai segitu. Jadi kami mempunyai space yang cukup untuk menyimpan atau membuat stok transaksi emas ini," tegas Edy Purwanto.

Saat ini, kata dia, perlindungan terhadap masyarakat pada penggunaan aplikasi ini terbilang cukup secure. "Saya rasa sangat secure dari aplikasinya, aplikasinya ini enkripsinya sudah cukup tinggi, enkripsi terkini, jadi saya rasa cukup aman. Kemudian untuk pembayarannya, kita menggunakan kerja sama dengan perbankan. Jadi kerja sama dengan perbankan dari aplikasi untuk mengimprove securitynya. Kemudian dari antrean fisiknya bahwa ini mempunyai keamanan yang cukup, kalau yang uang hanya 1 layer, ini mempunyai security 3 layer yang cukup aman," tuturnya.

Terkait penempatan ATM Emas Pegadaian, Edy Purwanto mengatakan akan melihat perkembangan dan animo masyarakat. "Nanti kami akan kembangkan, kami akan lihat animo masyarakat. Yang jelas di Cabang-cabang Pegadaian mungkin juga kami akan meletakkan. Lalu, di BRI yang cukup banyak peminatnya, jadi kami akan melakukan survei dulu, sementara ini di Denpasar baru satu, tetapi akan kita tambah secepatnya," jelasnya.

Dalam hal investasi emas, pihaknya meminta masyarakat Bali agar tetap berhati-hati, jangan tergiur investasi yang tidak jelas, pilih lah lembaga terpercaya. "Pesan saya adalah apabila investasi emas, lihat siapa yang menawarkan, pilih lah lembaga yang terpercaya, kemudian yang berizin/sah, dan resmi, lihat historynya, siapa yang telah lama bermain emas atau menyediakan layanan emas. Jadi, masyarakat bisa di mana saja untuk transaksi emas dan investasi emas, bisa di toko emas, bisa di Pegadaian, atau bisa di mana pun tetapi kami tidak mengatakan bahwa kami memaksa untuk memilih Pegadaian, yang jelas masyarakat sudah dewasa. Kami berikan literasi yang cukup silahkan pilih, tetapi yang jelas kami sampaikan bahwa kami akan amankan aset para pelanggan itu dan kami dukung kemudahan dan kenyamanan dalam transaksinya," pesan Edy Purwanto.

Ia tidak menampik kehadiran ATM Emas Pegadaian adalah salah satu upaya untuk mendongkrak capaian omzet PT Pegadaian. "Kalau untuk mendongkrak, saya rasa, iya. Karena ini akan kami sampaikan melalui rekan-rekan media informasi ini bahwa ATM Emas di Pegadaian sudah ada dan akan meluncur di tempat-tempat lain, kemudian masyarakat jangan khawatir untuk nabung emas, dan nabung emas tidak harus langsung 1 gram, mulai dari Rp 10 ribuan sudah bisa. Sangat mudah kan?," katanya.

Di akhir acara diperagakan melakukan transaksi menggunakan ATM Emas Pegadaian yang memang terlihat berbeda dengan ketika melakukan transaksi berupa uang. "Cukup mudah, hanya 2 aplikasi, aplikasi Tring (aplikasi Pegadaian) dan aplikasi perbankan. Aplikasi Tring ini untuk melakukan scan/permintaan kepada tools-nya bahwa mau cetak, kemudian keluar lalu scan bayar, untuk transaksinya saat ini kita kasih baru 1 sampai 100 gram yang tersedia," ujarnya.

Presiden Direktur PT Brink's Solutions Indonesia Davidkerim Maksud, mengatakan bahwa mesin ATM Emas Pegadaian ini adalah karya anak bangsa sendiri. "Mesin ini kita desain software maupun hardware asli di sini di Indonesia, dan kita sekarang dari 7 negara lain kita pesan di Indonesia," jelasnya, singkat.

Sementara, Kepala Divisi Bisnis Bullion PT Pegadaian, Kadek Eva Suputra mengatakan, saat ini momen untuk menabung emas, karena kalau lihat historis 5-10 tahun ke belakang, emas itu rata-rata kenaikannya kurang lebih 15% per tahun. "Ini kami imbau daripada masyarakat harus kita mengalihkan aset kita, salah satunya dengan emas, dengan rajin menabung. Kuncinya adalah harus memulai dulu. Kemudian, harus konsisten menabung dan punya tujuan keuangan ke depan arahnya seperti apa. Setelah kita punya tujuan keuangan yang jelas, kita konsisten menabung lewat Tring, mulai dengan Rp 10 ribu, tinggal konsisten saja itu akan menjadikan tujuan keuangan kita ke depannya," katanya.

wartawan
YUE
Category

35 Ormas Geruduk PN Denpasar, Kawal Kesucian Pura Balangan

balitribune.co.id | Denpasar - Sidang praperadilan Eks Kakanwil BPN Bali I Made Daging mulai digelar di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Selasa (6/10/2026). Menariknya, sebanyak 35 organisasi kemasyarakatan dalam menjaga kesucian Pura Dalam Balangan menggeruduk PN Denpasar untuk memeberikan dukungan moral kepada Bidang Hukum (Bidkum) Polda Bali selaku termohon praperadilan. 

Tags
Baca Selengkapnya icon click

KPK RI Hibahkan Barang Rampasan Negara Senilai Rp1,16 Miliar kepada Pemkot Denpasar

balitribune.co.id | Denpasar - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI secara resmi menyerahkan hibah barang rampasan negara senilai Rp1,16 miliar kepada Pemerintah Kota Denpasar yang diselenggarakan di Graha Sewaka Dharma Lumintang, Selasa (6/10/2026). Aset tersebut berupa sebidang tanah seluas 375 meter persegi yang berlokasi di Desa Sidakarya, Kecamatan Denpasar Selatan.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sekda Karangasem Membuka Kegiatan FGD Penyusunan RDTR Tiga Kecamatan di Karangasem

balitribune.co.id | Amlapura - Sekda Karangasem, I Ketut Sedana Merta membuka secara resmi Forum Group Discussion (FGD) terkait penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Konsultasi Publik I Kajian Lingkungan Hidup Strategis dalam Rangka Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Rendang, Selat, dan Bebandem di Kabupaten Karangasem, yang berlangsung di wantilan Kantor Camat Selat, pada Senin (5/10/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik Bunda Literasi Digital Beri Motivasi Petugas BCC

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menggelar pelatihan dan penguatan mental bagi petugas Badung Command Center (BCC) di Kantor Diskominfo Badung, Selasa (6/10/2026). Langkah ini diambil untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendukung visi pariwisata yang berkualitas dan aman di Gumi Keris.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nobar Final ASEAN Cup 2026 di Tabanan Meriah, Timnas Juara, UMKM Berdaya

balitribune.co.id | Tabanan - Semangat mendukung Tim Nasional Indonesia terasa begitu kuat di Kabupaten Tabanan. Pemerintah Kabupaten Tabanan bersama KONI Tabanan menggelar Nonton Bareng (Nobar) Final ASEAN Cup 2026 secara gratis di Lapangan Alit Saputra atau Lapangan DC, Pusat Kota Tabanan, Senin (5/10/2026) malam.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Inovasi Konsep Rumah Bali 100 Tahun ke Depan untuk Menjaga Lahan Pertanian dan Terbuka Hijau

balitribune.co.id } Mangupura - Pesatnya pembangunan perumahan maupun untuk akomodasi wisata di Bali membuat lahan-lahan hijau semakin tergerus. Pemerintah dan pihak terkait berkewajiban memerhatikan kondisi tersebut agar ke depannya lahan hijau di Bali dapat dijaga. Akademisi dari Universitas Udayana yang juga arsitek, I Wayan Kastawan mengatakan, kedepannya proses pembangunan di Bali ini harus dikaji dan dievaluasi. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.