Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pemilih yang Datang Menurun, Perolehan Suara PSU Berbalik

Bali Tribune/PSU dilaksanakan di TPS 4 Kelurahan Loloan Timur Minggu kemarin.

balitribune.co.id | Negara - Pasca adanya temuan warga asal Jember dan Banyuwangi yang mencoblos di TPS 4 Kelurahan Loloan Timur, Kecamatan Jembrana hanya menggunakan KTP tanpa formulir pidah pilih (A5), akhirnya Minggu (21/4) digelar Pemungutan Suara Ulang (PSU).  Perolehan suara PSU yang digelar di TPS yang berlokasi di SD Negeri 2 Loloan Timur ini dimenangkan oleh pasangan calon presiden 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Menindaklanjuti rekomendasi Pengawas Pemilu atas pelanggaran administrasi pemilu terkait lolosnya dua warga luar Bali yang mencoblos tanpa A5 tersebut, Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di TPS 4 Kelurahan Loloan Timur Minggu kemarin akhirnya melaksanakan Pemungutan Suara Ulang. Pemungutan suara khusus untuk pemilihan presiden ini dipantau langsung oleh Komisioner KPU Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Darma Sanjaya, Ketua Bawaslu Provinsi Bali, Ketut Ariyani, Ketua KPU Kabupaten Jembrana, Ketut Tangkas Sudiantara serta Ketua Bawaslu Jembrana Pande Made Ady Muliyawan.

Bahkan dibandingkan pemungutan suara sebelumnya, pengamanan dilokasi pemilihan yang berlokasi di Lingkungan Ketugtug ini tampak lebih ketat. Bahkan Kapolres Jembrana, AKBP Budi P Saragih langsung turun ke lokasi bersama sekitar 20 personil kepolisian. Sejak pemungutan suara dimulai hingga penghitungan suara, PSU berjalan dengan aman dan lancar. Pemilih yang hadir saat PSU Minggu kemarin memang lebih sedikit dibandingkan saat pencoblosan Rabu (17/4) lalu. Dari total jumlah pemilih DPT sebanyak 298 pemilih pemilih yang datang ke TPS hany sebanyak 158 pemilih.

Serdangkan pada pemungutan suara sebelumnya pemilih yang hadir di TPS tersebut sebanyak 240 pemilih termasuk dua orang pemilih ber-KTP luar Bali dengan 6 suara tidak sah. Berdasarkan hasil perhitungan perolehan suara, di TPS yang berada dikawasan permukiman padat penduduk ini, pasangan capres-cawapres nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin memperoleh 91 suara, mengungguli perolehan suara pasangan capres- cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang hanya memperoleh 67 suara. Jumlah ini berbanding terbalik dengan perolehan suara pada pemilu 17 april lalu.

Ketua KPU Jembrana, Ketut Gede Tangkas Sudiantara  mengatakan pemungutan dan penghitungan suara ulang di TPS 4 menindaklanjuti rekomendasi PTPS 4 terkait adanya dua pemilih ber-KTP elektronik luar Bali yang mencoblos di TPS 4, namun tidak membawa form A5 (formulir pindah pilih). “Berdasarkan rekomendasi pengawas dan setelah sempat kami kordinasikan, yang  diulang hanya pemungutan dan penghitungan suaranya hanya untuk pemilihan presiden (pilpres). Karena saat mencoblos kedua orang ber-KTP luar Bali itu hanya mendapat surat suara pilpres saja” ungkapnya.

Dikatakan  jumlah pemilih di TPS  4 yang ada dalam daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 298 pemilih. Dari jumlah itu sebanyak 158 pemilih yang menggunakan hak pilihnya yakni 155 membawa form C6 dan tiga pemilih menggunakan KTP elektronik namun namanya masuk didalam DPT di TPS 4. Menurutnya pelaksanaan PSU ini sama seperti pemungutan dimulai pukul 07.00 sampai pukul 13.00 Wita dan dilanjutkan dengan penghitungan suara. Setelah selesai semua logistik langsung dibawa ke kecamatan (PPK) untuk dilakukan rekapitulasi. "Ditingkat kecamatan rekapitulasi sudah dilakukan mulai Sabtu kemarin," jelas Tangkas.

Sementara Ketua Bawaslu Provinsi Bali, Ketut Ariyani mengatakan  pihaknya memang sengaja datang ke Jembrana selain karena ada rekapitulasi ditungkat PPK yang sudah dimulai sejaka Sabtu (20/4) lalu serta supervisi PSU di TPS 4 yang merupakan tindak lanjut dari rekomendasi pengawas pemilu terkait adanya temuan pelanggaran administrasi tersebut. “Kami ingin memastikan bahwa proses PSU yang dilaksanakan KPU sudah berjalan sesuai ketentuan yang ada” ujarnya. Untuk di Bali ada tiga kabupaten yang berpotensi melakukan PSU yakni Denpasar, Tabanan dan Jembrana, “baru Jembrana yang melaksanakan” tandasnya. 

 

 

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

DPRD Tabanan Minta Evaluasi Kinerja Perumda SS Sebelum Tambah Modal

balitribune.co.id | Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Perumda Sanjayaning Singasana (SS) sebelum menyetujui tambahan modal. Evaluasi dirasa perlu untuk melihat secara transparan rekam kinerja dan arah bisnis perusahaan daerah tersebut sebelum menyerap anggaran daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Usai Rekonstruksi, Polres Tabanan Rencanakan Pelimpahan Tahap Pertama Kasus Juwuk Legi

balitribune.co.id I Tabanan – Kepolisian Resor (Polres) Tabanan berencana segera melakukan pelimpahan tahap pertama kasus penganiayaan terduga maling ayam di Banjar Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti.

Pelimpahan tahap pertama atau berkas pemeriksaan terhadap para tersangka dalam kasus ini yang jumlahnya lima orang itu akan dilakukan setelah penyidik melaksanakan rekonstruksi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Geger! Data Pegawai Simpeg Pemkab Badung Diduga Bocor di Dark Web

balitribune.co.id | ​Mangupura - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung digegerkan oleh isu dugaan kebocoran belasan ribu data pegawai akibat peretasan. Data dari Sistem Informasi Manajerial Pegawai (Simpeg) tersebut bahkan dikabarkan telah diperjualbelikan oleh peretas di situs dark web.

Baca Selengkapnya icon click

BI: Infrastruktur dan Pariwisata Jadi Kunci Akselerasi Ekonomi Kerthi Bali

balitribune.co.id | Mangupura - Pembangunan infrastruktur dinilai menjadi salah satu kunci untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi Bali. Tidak hanya jalan dan konektivitas transportasi, kebutuhan pembiayaan juga terbuka pada pembangunan rumah sakit, pelabuhan hingga infrastruktur pendukung sektor pertanian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.