Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pemkab Badung Diminta Berhati-hati Dalam Tata Kelola APBD 2025, F-Golkar: Penetapan Target PAD Harus Lebih Realistis

Made Tomi Martana Putra
Bali Tribune / Made Tomi Martana Putra

balitribune.co.id | Mangupura - DPRD Kabupaten Badung menggelar Rapat Paripurna membahas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024, Selasa (8/7). 

Dalam rapat yang digelar di Gedung DPRD Badung ini, Fraksi Golkar mengharapkan pentingnya penetapan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang lebih realistis agar tidak menghambat jalannya program di OPD.

Fraksi Partai Golkar, melalui juru bicaranya I Made Tomi Martana Putra, menyampaikan bahwa target PAD sebaiknya disesuaikan dengan potensi riil daerah. "Kami harapkan Bupati dan jajaran dalam hal penetapan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk lebih mendekati angka yang realistis, guna meminimalisir terhambatnya realisasi program kegiatan OPD," tegasnya.

Pandangan ini disampaikan setelah Fraksi Golkar mencermati penjelasan Bupati Badung Wayan Adi Arnawa pada sidang paripurna sebelumnya. Fraksi Golkar juga mengapresiasi opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang kembali diraih Kabupaten Badung dari BPK RI Perwakilan Bali selama 13 tahun berturut-turut sejak 2014.

Namun, Fraksi Golkar mengingatkan bahwa proyeksi pendapatan dalam APBD tetap harus mengacu pada asumsi yang masuk akal dan tidak terlalu optimistis. Tujuannya agar program-program pemerintah daerah bisa terlaksana tanpa harus mengalami pemangkasan akibat tidak tercapainya target PAD.

"Komitmen kita bersama adalah bagaimana penyelenggaraan APBD pada tahun berkenaan mampu menuntaskan berbagai persoalan di masyarakat Kabupaten Badung," ujarnya.

Selain itu, Fraksi Golkar meminta OPD penghasil agar lebih optimal dan profesional dalam mencapai target pendapatan, termasuk dengan pemanfaatan teknologi untuk mencegah kebocoran PAD. 

Fraksi Golkar juga menekankan perlunya perbandingan proporsional antara belanja operasional, belanja modal, dan belanja transfer agar keuangan daerah lebih seimbang dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

Saran terakhir Fraksi Golkar adalah agar pemerintah lebih berhati-hati dalam tata kelola APBD 2025, terutama dalam penggunaan SILPA agar mampu menjawab kebutuhan riil daerah setiap tahunnya. 

wartawan
ANA
Category

Bertahun-tahun Dua Mobil Penyedot Tinja di Bangli Menganggur

balitribune.co.id | Bangli - Pemerintah pusat lewat dana alokasi khusus (DAK) di tahun 2019 memberikan bantuan dua unit mobil penyedot tinja kepada Pemkab Bangli. Namun sayang mobil tersebut belum sekalipun sempat dioperasikan. Informasi kedua mobil penyedot tinja tidak pernah beroperasi sejak pengadaan. Mobil tersebut kini  menganggur  di Workshop di Desa Kayubihi Bangli.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

WNA Inggris Temukan Ketut Selamat Tewas Tertindih Sepeda Motor

balitribune.co.id | Bangli - Nasib naas dialami I Ketut Selamat (49), pasalnya pria asal Banjar Desa, Desa Sukawana, Kecamatan Kintamani ini ditemukan  meninggal dunia dengan posisi tertindih sepeda motor di jalan Perkebunan menuju pondokan  Dadem, Desa Sukawana, Kintamani pada Selasa (6/10/2026) sekira pukul 14.00 wita. Polisi telah melakukan autopsi guna memastikan penyebab kematian korban. 

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Wamenkes RI Pantau Posyandu dan Pelayanan UPTD Puskesmas Ubud II 

balitribune.co.id | Gianyar - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Republik Indonesia dr Benjamin Paulus Octavianus SpP FISR, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Gianyar, Rabu (7/10/2026), untuk memantau langsung pelaksanaan layanan kesehatan masyarakat. Kunjungan diawali dengan peninjauan Posyandu Banjar Jukut Paku, Desa Singakerta dilanjutkan dengan kunjungan ke UPTD Puskesmas Ubud II. 

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Anjing Peliharaan Gigit Lima Warga Sudaji 

balitribune.co.id | Singaraja - Warga Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, Buleleng, dibuat resah setelah seekor anjing peliharaan yang lepas menyerang dan menggigit lima warga dalam dua kejadian berbeda. Anjing tersebut akhirnya dieliminasi dan sampel otaknya dikirim ke Balai Besar Veteriner Denpasar untuk memastikan ada atau tidaknya infeksi rabies.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.