Penyerahan Sertifikat Kompetensi Aparatur dan Pelaku Usaha Kelautan Perikanan | Bali Tribune
Bali Tribune, Kamis 01 Oktober 2020
Diposting : 27 November 2018 20:51
Komang Arta Jingga - Bali Tribune
SERTIFIKAT– Penyerahan sertifikat kompetensi kepada aparatur Dinas Perikanan dan pelaku usaha perikanan Kabupaten/Kota Se-Bali, Senin (26/11).
BALI TRIBUNE - Lembaga  Sertifikasi Profesi Kelautan dan Perikanan (LSP-KP) melalui Program PSS BNSP TA 2018 memberikan penyerahan sertifikat kompetensi kepada aparatur Dinas Perikanan dan pelaku usaha perikanan Kabupaten/Kota Se-Bali, Senin (26/11). di Gedung  Maria Tabanan. 
 
Seperti diketahui selama tahun 2018 sebanyak 290 orang telah mengikuti uji kompetensi yang diadakan di P2MKP Karya Lestari yang merupakan satu-satunya tempat uji kompetensi profesi bagi pelaku industri kelautan dan perikanan di Bali.
 
Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, Kepala Dinas Perikanan I Made Subagia, Ketua TUK P2MKP Karya Lestari Ni Made Putriningsih Wirna, Direktur LSP KP Herry Maryoto dan Direktur BNSP  Utami Widiasih.
 
Ni Made Putriningsih Wirna dalam laporannya mengungkapkan adapun tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk mengantisipasi pemberlakuan Masyarakat Ekonomi Asia (MEA). Dalam hal ini diperlukan upaya untuk memperkuat daya saing tenaga kerja Indonesia dipasar global maupun kinerja Aparatur Pemerintah serta pelaku usaha perikanan dengan menempatkan penguasaan kompetensi sebagai fokus pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan. 
 
Dijelaskan jumlah peserta yang telah mengikuti uji kompetensi sebanya 290 orang dengan rincian 240 orang melalui anggaran PSS BNSP tahun 2018, 30 orang dari APBD melalui dana hibah ke P2MKP Karya Lestari dan 20 Orang dari APBD melalui kegiatan di Dinas Perikanan Kabupaten Tabanan. Pihaknya juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang terlibat. 
 
Herry Maryoto mengungkapkan bahwa Kabupaten Tabanan dalam 3 bulan terakhir sangat luar biasa dalam pengakuan kompetensi. Dirinya berharap pencanangan Indonesia Kompeten 2025 bisa menjadi lebih cepat dicanangkan setidaknya 2023. “Saya lihat prestasi Kabupaten Tabanan dalam pengakuan kompetensi sangat luar biasa. Berdasar laporan P2MKP saat ini sudah tercatat 290 orang. Saya optimis bahwa Tabanan bisa mendukung Indonesia Kompeten.” ungkapnya.
 
Dijelaskan sertifikat kompetensi ini memberikan banyak manfaat diantaranya dapat menghadapi MEA dan persaingan kerja serta jaminan dan pengakuan yang akan didapatkan oleh pemegang sertifikat/industri tersebut. “Dengan adanya sertifikat kompetensi ini akan membuktikan bahwa seseorang atau industri tersebut telah kompeten dan berstandar. Sehingga ada jaminan dan pengakuan dari negara terhadap kompetensi SDM. Saya harap ke depannya ini terus di tingkatkan.” imbuhnya.
 
Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Wabup Sanjaya memberikan apresiasinya kepada LSP-KP, Dinas Perikanan, P2MKP Karya Lestari serta semua pihak yang telah terlibat dalam kegiatan ini, serta kepada semua penerima sertifikat. Pihaknya menjelaskan dalam upaya pemanfaatan potensi sumberdaya perikanan yang cukup besar diperlukan Sumber Daya Manusia yang berkualitas dan memiliki kompetensi profesi sebagai tenaga kerja, khususnya di bidang usaha kelautan dan perikanan.
 
Dengan kompetensi profesi yang telah dimiliki, para pelaku industry di sektor perikanan akan mampu memproduksi ikan dan membuat aneka olahan ikan yang bergizi tinggi, harga terjangkau dan digemari masyarakat. “Pemerintah Kabupaten Tabanan mendorong juga sertifikasi UKM pengolahan ikan sebagai bukti autentik atas mutu dan kelayakan konsumsi produk olahan hasil perikanan untuk meningkatkan daya saing di era MEA,” imbuhnya.