Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Performa Tabanan di Bawah Pemerintahan Sanjaya

pengamat
Bali Tribune / Umar Ibnu AlKhatab - Pengamat Kebijakan Publik

balitribune.co.id | Sebentar lagi Komang Gede Sanjaya genap setahun memimpin Kabupaten Tabanan, ia dilantik bersama tandemnya, I Made Dirga, oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis 20 Februari 2025, seusai dilantik, Sanjaya bertekad membawa Tabanan lebih maju lagi, menjadikan Tabanan sebagai kabupaten yang madani, sebuah konsep yang mencerminkan kemandirian dan kemajuan, dan praksis dari tekad yang kuat itu bisa dilihat dari wajah Kabupaten Tabanan yang makin apik, kotanya ditata dan dihiasi dengan banyak taman kota yang ciamik, pintu masuk kabupaten dipugar dan ditambahi ormanen yang enak dipandang, jalan-jalan di pedesaan diperbaiki dan dibuat mulus, sebagai pemimpin yang visioner, penggunaan konsep madani ini relevan dengan karakteristik masyarakat Tabanan yang dikenal sebagai masyarakat yang memiliki social respect yang kuat, ramah dan toleran, sesuatu yang menjadi prasyarat utama sebuah masyarakat yang madani, dan di bawah Sanjaya konsep itu mendapatkan tempatnya yang subur.

Sebetulnya, Sanjaya sendiri bukanlah sosok baru di Tabanan, ia adalah wakil bupati 10 tahun, bupati 5 tahun, dan kini masih di posisi bupati untuk periode kedua, artinya ia tahu betul bagaimana mengubah gumi Tabanan menjadi lebih maju dan kompetitif, posisi Tabanan yang sangat strategis di dalam lansekap politik Bali betul-betul dimaksimalkan oleh Sanjaya, ia memompa moral masyarakatnya untuk bangga menjadi orang Tabanan, ia kobarkan pula mentalitas puputan Margarana ke dalam jiwa masyarakat, dan dengan itu ia bisa menggalang semangat "ngerombo" atau gotong-royong di dalam membangun daerahnya, bagi Sanjaya, keberhasilan pembangunan Tabanan bukanlah hasil kerja dirinya sendiri, melainkan buah dari kolaborasi yang harmonis antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh elemen yang terlibat, dari situlah kita tahu bahwa keberhasilan Sanjaya adalah buat dari kesanggupannya untuk membangun keterlibatan semua pihak, dan di dalam teori good governance, keterlibatan banyak pihak adalah prasyarat utama bagi lahirnya pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan responsif, dengan demikian, konsep madani yang dibawa Sanjaya menemukan titik pijaknya yang kuat di dalam praktek good governance, dan karena itu Sanjaya sangat responsif dengan ekspektasi masyarakat yang menginginkan Tabanan lebih maju dan kuat dari sebelumnya.

Hemat kita, sebagai jalur penghubung yang penting antara Bali Selatan dan Bali Barat, Tabanan harus punya citra yang kuat sebagai kabupaten yang madani, tidak ada lagi satire, bahwa melewati jalan di Tabanan seakan melewati gelombang laut, tidak nyaman dilewati karena jalannya jelek, di bawah Sanjaya, perlahan tetapi pasti satire itu mulai hilang, ke mana-mana orang mulai merasakan kenyamanan karena jalannya sudah bagus, dan yang lebih membahagiakan lagi bahwa Tabanan di bawah Sanjaya mampu menurunkan angka kemiskinan dari sekitar 4,4% pada 2024 menjadi 4,23% pada 2025, demikian pula tingkat pertumbuhan ekonomi Tabanan dari 4.86% pada Desember 2024 menjadi 5.54% tahun 2025 pada triwulan ketiga, perpaduan antara keberhasilan di sektor infrastruktur dan di sektor ekonomi akan membuat citra Tabanan sebagai kabupaten yang madani akan semakin kuat, sebab, capaian apapun tidak akan ada gunanya jika tidak diikuti oleh capaian di sektor ekonomi, ekonomi yang tumbuh positif akan menciptakan kesejahteraan yang merata di tengah masyarakat, dan jika pertumbuhan ekonomi terus dimajukan, maka penciptaan masyarakat Tabanan yang madani yang diidamkan Sanjaya tidaklah sulit, di sinilah letak ujiannya, bagaimana Sanjaya terus menjaga dan menaikan tingkat pertumbuhan ekonomi sembari terus mencari terobosan yang kreatif untuk membangun Tabanan, kreativitas Sanjaya sangat dibutuhkan di tengah akselerasi pembangunan di berbagai wilayah di Bali, dan Tabanan diharapkan bisa memainkan peran yang strategis guna menumbuhkan perekonomian yang sehat demi kemajuan Bali di masa depan.

Akhirnya, kita berharap Sanjaya bisa mengambil peran lebih aktual lagi pada tahun-tahun yang akan datang, capaian positif yang diraihnya pada tahun 2025 lalu, misalnya, pendapatan perkapita Rp 59,12 juta per tahun pada tahun 2024 kini naik menjadi Rp 62,395juta pada tahun 2025, kenaikan ini menggambarkan adanya perbaikan dalam tingkat kesejahteraan masyarakat Tabanan, jika Sanjaya terus menggulirkan kebijakan dan program yang populis, bukan tidak mungkin pertumbuhan ekonomi Tabanan akan semakin menaik, kita berharap Sanjaya terus berikhtiar memajukan Tabanan, empat tahun ke depan adalah waktu yang cukup untuk meletakkan fondasi yang kuat bagi masyarakat Tabanan, bagi kita, legacy yang ditinggalkan seorang Sanjaya akan membuat dirinya tidak saja dikenang sebagai pemimpin yang populis, tetapi juga pemimpin yang telah mengubah wajah satir Tabanan menjadi wajah yang nyaman dan menyenangkan, wallahu a'alamu bish-shawab.

Tabanan, 13 Pebruari 2026.

wartawan
RED
Category

Huma Cafe Kebobolan Lagi, Barang Berharga Dikuras Maling

balitribune.co.id I Gianyar - Pengusaha di Kabupaten Gianyar kembali dibuat resah oleh aksi pencurian. Huma Cafe di Kecamatan Tegallalang bahkan harus mengalami kejadian serupa untuk kedua kalinya. Kali ini,  pelaku tidak hanya membawa kabur sejumlah barang berharga, tetapi diduga sempat mengacak-acak sistem keamanan kafe untuk memuluskan aksinya.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Rekayasa Lalin Ubud Belum Optimal, Dishub Gianyar Turunkan Skenario Anyar

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah dua pekan Rekayasa Lalin tahap II diterapkan, ternyata belum efektif meratakan volume kendaraan di kawasan Ubud. Mulai, Selasa ( 8/9/2026) Dinas Pehubungan ( Dishub) Gianyar kembali turunkan  skenario anyar. Dalam Rekayasa Tahap III ini,  Jalan Raya Ubud dari Catus Pata hingga simpang Patung Arjuna satu jalur keluar Ubud dan  Pangosekan dari simpang Pertamina  menuju Ubud.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terdeteksi Terlibat Judol dan Pinjol, Puluhan Warga Buleleng Kehilangan Hak Penerima Bansos

balitribune.co.id I Singaraja - Sejumlah warga Buleleng terpaksa kehilangan hak penerimaan bantuan sosial (Bansos) setelah mereka ditemukan terlibat dalam permainan judi online (judol). Tidak hanya itu, beberapa diantaranya juga terpaksa dicoret dari daftar penerima bansos akibat terdeksi penerima pinjaman online (pinjol). Hal itu diungkap Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Buleleng.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Astra Motor Bali Hadirkan Kejutan Spesial dan Promo “Diskon Senyum” Harpelnas di Seluruh Jaringan AHASS

balitribune.co.id | Denpasar - Memperingati Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026, Astra Motor Bali bersama seluruh jaringan resmi sepeda motor Honda di wilayah Bali menggelar serangkaian aktivitas apresiasi khusus bagi para konsumen setia. Mengusung tema nasional “Satu Hati, Menemani Setiap Langkah”, kegiatan memanjakan konsumen ini berlangsung sepanjang bulan September 2026 dengan melibatkan ribuan pelanggan di berbagai daerah di Bali.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Pendapatan Transfer Turun Rp23 Miliar, Bupati Bangli Gaungkan Kemandirian

balitribune.co.id I Bangli - Pemerintah Kabupaten Bangli melakukan penyesuaian  terhadap struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dalam Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.

Dalam sidang paripurna dengan DPRD Bangli pada Senin (7/9/2026), Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta mengungkapkan pendapatan daerah diproyeksikan turun lebih dari Rp 22 miliar, dari sebelumnya sekitar Rp 1,27 triliun menjadi Rp 1,25 triliun.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.