Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Peringati Hari Anak Nasional, Bandara Ngurah Rai Hadirkan Rangkaian Program Edukasi

kesenian
Bali Tribune / KESENIAN - Sanggar Seni Balindra bersama siswa-siswi SMP Negeri 1 Kuta menampilkan kesenian tradisional Bali Tabuh Rindik dan Tari Joged Bumbung kepada pengguna jasa bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

balitribune.co.id I Kuta - Memperingati Hari Anak Nasional yang jatuh pada Kamis (23/7/2026), PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai melalui program 'InJourney Community Care' menyelenggarakan serangkaian kegiatan edukatif yang melibatkan anak-anak di sekitar kawasan bandara. Rangkaian kegiatan tersebut terdiri atas sosialisasi peraturan bermain layang-layang di sekitar bandara, serta pengenalan tugas dan fasilitas 'Airport Rescue Fire Fighting' (ARFF) Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan sosialisasi mengenai aturan bermain layang-layang di sekitar bandara kepada siswa dan siswi SD Negeri 04 Tuban, Badung. Edukasi ini diberikan untuk meningkatkan pemahaman mengenai aturan larangan bermain layang-layang di Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) sekitar bandara. Melalui kegiatan tersebut, sebanyak 84 siswa dan siswi SD Negeri 04 Tuban diajak memahami pentingnya menjaga ruang udara tetap aman serta peran masyarakat dalam mendukung operasional penerbangan dengan mengutamakan keselamatan.

Pada kegiatan selanjutnya, pihak bandara juga memperkenalkan tugas dan fasilitas personel 'Airport Rescue and Fire Fighting' (ARFF) Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai kepada 28 siswa dan siswi SD Negeri 03 Tuban, Badung. Dalam sesi ini, anak-anak diperkenalkan dengan tugas dan tanggung jawab petugas ARFF, peralatan penyelamatan yang digunakan, serta simulasi sederhana yang memberikan gambaran mengenai upaya penanganan keadaan darurat di lingkungan bandara. 

General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Nugroho Jati, mengatakan bahwa peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum yang tepat untuk menanamkan budaya keselamatan sejak usia dini sekaligus memperkenalkan berbagai profesi yang berperan penting dalam menjaga kelancaran operasional penerbangan. 

“Kami berharap edukasi ini dapat membangun kesadaran anak-anak sebagai agen perubahan di lingkungan masing-masing. Pemahaman mengenai keselamatan penerbangan, termasuk risiko bermain layang-layang di sekitar bandara, merupakan tanggung jawab bersama yang perlu ditanamkan sejak dini. Selain itu, kami juga memperkenalkan peranan personel ARFF yang dikemas secara menarik dan edukatif,” ujar Nugroho Jati.

Tidak hanya berfokus pada edukasi keselamatan, Bandara I Gusti Ngurah Rai juga menghadirkan InJourney Community Upskilling, sebuah program yang menjadikan bandara sebagai ruang untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi komunitas. Melalui program ini, bandara membuka kesempatan bagi berbagai komunitas lokal untuk menampilkan kreativitas, bakat, dan kemampuan mereka kepada masyarakat luas, sekaligus menciptakan pengalaman yang lebih berkesan bagi para pengguna jasa bandara.

Pada kesempatan tersebut, Sanggar Seni Balindra bersama siswa-siswi SMP Negeri 1 Kuta menampilkan kesenian tradisional Bali Tabuh Rindik dan Tari Joged Bumbung kepada pengguna jasa bandara. Penampilan tersebut menjadi wadah bagi para pelajar untuk mengembangkan rasa percaya diri, menunjukkan kemampuan yang dimiliki, serta memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada penumpang domestik maupun internasional yang melintas di Bandara I Gusti Ngurah Rai.

‘’Melalui pelaksanaan InJourney Community Care dan InJourney Community Upskilling, kami berkomitmen untuk hadir sebagai agent of development yang memberikan manfaat sosial berkelanjutan bagi masyarakat. Berbagai program yang dihadirkan diharapkan mampu memperkuat hubungan antara bandara dengan komunitas sekitar, sekaligus mendukung tumbuh kembang generasi muda yang peduli terhadap keselamatan, berkarakter, dan mampu mengembangkan potensi terbaiknya,” pungkas Nugroho Jati. 

wartawan
YUE
Category

Sanggar Seni Kasturi Rekonstruksi Tari Baris Paku, Penari Pantang Konsumsi Daging Babi

balitribune.co.id I Bangli - Sanggar Seni Kasturi, Banjar Sabang, Desa Adat Selulung, menggelar revitalisasi kearifan lokal melalui rekonstruksi Tari Baris Paku, Minggu (12/7/2026). Rekonstruksi digelar sebagai  upaya pelestarian terhadap tari sakral yang ada di wilayah Kintamani bagian barat ini.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BRI Life Tekankan Pentingnya Manajemen Keuangan dan Proteksi Menjaga Aset

balitribune.co.id | Denpasar - Memiliki rumah dan aset dinilai belum cukup untuk menjamin ketenangan finansial. Masyarakat perlu menerapkan manajemen keuangan yang baik dengan menyeimbangkan alokasi dana untuk investasi, kebutuhan hidup, dan proteksi agar aset yang telah dikumpulkan tidak terkuras ketika menghadapi risiko.

Baca Selengkapnya icon click

Lewat Proyek Karbon Hutan Kopi Kintamani sebagai Wadah Alami Menyerap dan Menyimpan CO2

balitribune.co.id | Bangli - Coop Coffee Foundation mengajak awak media di Bali untuk melihat secara langsung proyek pemulihan hutan kopi Kintamani di Desa Catur, Kabupaten Bangli, Kamis (9/7) yang telah menjadi desa pilot pelaksanaan proyek karbon program Tropical Landscape Grant Funding (TLGF). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

World Climbing Series 2026, Desak Made Kembali Persembahkan Emas

balitribune.co.id I Denpasar - Atlet panjat tebing Desak Made Rita Kusuma Dewi kembali mempersembahkan medali emas untuk Indonesia dari nomor speed putri di ajang World Climbing 2026.

Setelah sebelumnya meraih emas pada World Climbing Series Krakow 2026 di Polandia, Sabtu (4/7/2026) pekan lalu, atlet asal Bali ini kembali meraih emas di World Climbing Series Chamonix 2026, Prancis pada Minggu (12/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Sisir Penerima Bansos Hingga ke Banjar-Banjar, Pemkab Jembrana Kerahkan Ribuan ASN

balitribune.co.id I Negara - Ribuan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jembrana tak lagi hanya berkutat di balik meja kantor. Mulai Jumat (10/7/2026), mereka turun langsung menyusuri desa, lingkungan, hingga banjar-banjar untuk mendata dan memverifikasi kondisi masyarakat. Misi yang diemban bukan sekadar mengumpulkan data, melainkan memastikan bantuan sosial benar-benar diterima warga yang berhak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.