balitribune.co.id | Jakarta - Pemerintah Kota Denpasar terus berupaya memperkuat strategi komunikasi dan diseminasi informasi pembangunan daerah. Langkah strategis ini diwujudkan melalui kegiatan Pekan Informasi Pembangunan (PIP) yang melibatkan Forum Wartawan Denpasar (Forward) dalam kunjungan kerja ke Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi DKI Jakarta pada 6–8 Oktober 2026.
Rombongan Pemkot Denpasar dipimpin oleh Asisten Administrasi Umum (Asisten III) Setda Kota Denpasar, I Putu Wisnu Kusuma Wijaya, didampingi Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setda Kota Denpasar, Ni Putu Ayu Yuni Sugiantari. Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala Diskominfotik Provinsi DKI Jakarta, Marulina Dewi, di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (7/10/2026).
Kunjungan ini bertujuan membedah pola kolaborasi antara pemerintah daerah dan media massa dalam mengawal publikasi serta diseminasi program-program pembangunan.
Kepala Diskominfotik DKI Jakarta, Marulina Dewi, menegaskan bahwa keterbukaan informasi dan transparansi merupakan kunci utama kesuksesan pembangunan daerah.
"Jalinan komunikasi dan kerja sama dengan rekan-rekan media memberikan ruang yang sangat terbuka bagi informasi pembangunan. Kami secara rutin melakukan analisis harian terhadap pemberitaan di media cetak, media online, hingga media sosial," ujar Marulina.
Ia menambahkan, media memiliki peran vital sebagai pilar utama publikasi sekaligus kanal kontrol sosial yang konstruktif agar pesan kebijakan dapat tersampaikan secara efektif kepada masyarakat.
Sementara itu, Asisten III Setda Kota Denpasar, I Putu Wisnu Kusuma Wijaya, menyampaikan apresiasinya atas praktik baik (best practice) yang telah diterapkan oleh Pemprov DKI Jakarta. Pihaknya berencana mengadopsi model kolaborasi tersebut untuk diterapkan di Kota Denpasar.
"Studi tiru ini sangat berharga bagi kami. Model kolaborasi Pemprov DKI Jakarta dengan media akan kami pelajari dan adaptasi. Harapannya, sinergi yang makin erat antara pemerintah dan media dapat meningkatkan keterbukaan informasi serta partisipasi publik dalam pembangunan Kota Denpasar," pungkas Wisnu Wijaya.