Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pertamina Ungkap Masa Depan Penggunaan Energi Terbarukan di Indonesia

Samuel Hamonangan Lubis
Bali Tribune / Manajer Industrialisasi Sales Pertamina Patra Niaga, Samuel Hamonangan Lubis.

balitribune.co.id | Denpasar - Manajer Industrialisasi Sales Pertamina Patra Niaga, Samuel Hamonangan Lubis menekankan pentingnya biodiesel berkelanjutan bagi masa depan Indonesia. Mengingat bioenergi berpotensi untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil yang dinilai berdampak bagi keberlangsungan hidup.

Ia menyampaikan, Pemerintah Indonesia per 1 Januari 2025 telah menerapkan campuran biodiesel B40 yang merupakan langkah besar menuju ketahanan energi. Pemanfaatan bio energi ini akan terus dilakukan pada tahun depan, di mana pemerintah akan mulai malakukan penelitian untuk B50.

"Kini, kita berharap bisa melanjutkan ke B50 pada 2026, dan bahkan B100 di masa depan, kita harus mempersiapkan ini untuk mendapatkan energi yang berkelanjutan," terang dia dalam International Conference on Oil Palm and Environment (ICOPE) Series 2025 Day 3 di Bali Beach Convention, Bali, Jumat (14/2/2025).

Namun, perjalanan menuju keberlanjutan tidak tanpa rintangan. Samuel mengidentifikasi dua masalah utama, antara lain skala ekonomi dan kendala teknis. "Pemerintah memberikan insentif positif bagi petani dan produsen, sehingga produksi biodiesel meningkat, tapi isu teknis tetap ada," katanya.

Data menunjukkan peningkatan signifikan dalam realisasi penggunaan biodiesel dari 9,4 juta kiloliter pada 2021 menjadi 15,61 juta kiloliter pada 2025. Sementara pada 2026 diproyeksikan akan ada penggunaan biodiesel mencapai 19,52 juta kiloliter dengan nilai Rp 290 triliun. "Ini adalah peluang besar bagi petani dan produsen," imbuhnya.

Di sisi lain perihal harga biodiesel juga menjadi tantangan besar, dengan harga sekitar Rp 22.650-Rp 22.900 per liter sesuai wilayah. Sementara untuk diesel jenis Dexlite Rp 14.600 per liter dan Pertamina Dex Rp 14.800 per liter, artinya lebih murah daripada biodiesel.

"Pelanggan mengeluh soal harga, dan produsen perlu menstabilkan harga agar tetap terjangkau oleh masyarakat. Jika tidak terjangkau, industri akan mati. Kita tidak bisa menunggu," terang dia.

Pertamina juga berkomitmen untuk mengurangi emisi karbon dan ketergantungan bahan bakar fosil melalui diesel HVO (hydrotreated vegetable oil) sebagai alternatif. Ia menuturkan bahwa masa depan biodiesel di Indonesia tampak menjanjikan, tetapi keberhasilan bergantung pada kerjasama antara pemerintah, produsen, dan masyarakat.

"Presiden (Prabowo Subianto) mengatakan kita tidak bisa lagi mengandalkan impor, kita harus mandiri," tutup dia.

wartawan
ARW
Category

Tangani Inflasi, Pemkot Depasar Fokus Stabilkan Harga Pangan

balitribune.co.id | Denpasar - Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa memimpin Rapat Teknis Penanganan Inflasi Kota Denpasar di Kantor Wali Kota Denpasar, Selasa (22/9/2026). Rapat tersebut digelar sebagai langkah konkret Pemerintah Kota Denpasar dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi di daerah.

Baca Selengkapnya icon click

OJK Buka Jalan Demutualisasi Bursa Efek, Kepemilikan Saham Dibatasi 5 Persen

balitribune.co.id | Jakarta - Struktur kepemilikan Bursa Efek di Indonesia memasuki babak baru. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menerbitkan Peraturan OJK Nomor 13 Tahun 2026 tentang Pemegang Saham Bursa Efek (POJK 13 Tahun 2026), yang menjadi dasar hukum pelaksanaan demutualisasi Bursa Efek.

Regulasi tersebut berlaku sejak diundangkan pada 17 September 2026. OJK menjelaskan penerbitan aturan itu melalui siaran pers, Senin (21/9/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

APBD Buleleng Defisit Rp200 Miliar, Pembangunan RSUD Dibiayai Lewat Pinjaman Daerah

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng menyiapkan skema pembiayaan melalui pinjaman daerah untuk mendukung revitalisasi dan pemenuhan sarana prasarana Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buleleng. Kebijakan tersebut berdampak pada postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang diproyeksikan mengalami defisit lebih dari Rp200 miliar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Antisipasi Banjir, Sedimentasi di Tukad Mati Kembali Dikeruk

balitribune.co.id |  Denpasar - Bencana banjir bandang yang terjadi tahun lalu, belantaran Tukad Mati Denpasar yang terparah. Memasuki musim hujan, Pemerintah Kota Denpasar bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida melakukan pengerukan sedimentasi di alur Tukad Mati, Jalan Pura Demak I, Pemecuta kelod, Selasa (22/9/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.