Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pesanan “Petulangan” Ngaben di Tengah PPKM Darurat

Bali Tribune/ PATUNG SINGA - Undagi petulangan Anak Agung Gede Oka Pemayun, saat mengerjakan petulangan/Patung Singa untuk sarana kremasi pengabenan.




balitribune.co.id | Gianyar  - Bulan Juli hingga awal September, di sejumlah desa adat tengah mengadakan upacara ngaben, baik secara massal ataupun peorangan. Kondisi ini membuat prajuru adat harus putar otak untuk memastikan tidak ada pelanggaran terhadap PPKM Darurat.  Warga  adat yang sudah mempersiapkan upacara jauh-jauh hari pun tidak mungkin ditunda.  Pesanan petulangan ngaben yang diterima sejumlah undagi di Gianyar, seperti  patung Singa, Lembu, Bade dan lainnya tetap berlanjut.
 
Anak Agung Gede Oka Pemayun, salah seorang undagi petulangan sarana ngaben di Jalan Raya Udayana, Banjar Getas Kawan, Buruan  Blahbatuh, ditemui Senin (5/7) justru terlihat sibuk untuk menuntaskan pesanan.
 
Sebagai seniman tradisional, dirinya sempat was-was dengan pemberlakukan PPKM Darurat ini. Namun, karena pemesannya sudah melakukan persiapan jauh-jauh hari, ucapara ngaben tetap dilaksanakan dan pesanannya pun tidak ada yang dibatalkan.
 
“Justru di bulan-bulan ini kami banyak pesanan.  Meksi ada PPKM, tak mungkin  pula pemerintah  berani membatalkan atau menghalangi umat melaksankan yadnya,“ yakinnya. 
 
Disebutkan, dirinya pun harus melibatkan sejumlah asisten untuk mempercepat penyelesaikan pesanan petulangan.  Namun dia memastikan protokol kesehatan tetap dijaga, karena tempat kerjannya cukup luas.
 
“Kami juga harus kejar  target, karena dekat-dekat ini banyak desa adat di Gianyar melaksanakan ngaben massal,  dan pesanan ini sudah harus kami kirim beberapa hari sebelum hari puncak pembakaran," ujarnya.
 
Tambahnya, di bulan-bulan ini boleh dibilang musim  pesanan padat, dan tidak mungkin menolak pesanan. Terlebih di saat pandemi ini,  dirinya dan sebagian besar  warga  mengalami  kesulitan ekonomi.
 
“Kalau hari-hari biasa, kami tetap mendapat pesanan petulangan, tapi jumlahnya tak banyak. Karena pesanannya bukan kolektif, melainkan  untuk ngaben atau pelebon perorangan," jelasnya.
 
Berbeda dengan di awal-awal pandemi diakuinya pesanan kosong. Hal ini dikarenakan banyak pihak desa adat melakukan penundaan upacara ngaben massal. Kalaupun ada satu dua yang terpaksa harus dikremasi, saat itu banyak yng memilih prosesi dilaksanakan di tempat-tempat krematorium. “Sekarang  desa adat kan tidak bisa menunda upacara ini, hanya saja  karena situasi sulit, harga kita turunkan, biar sama-sama jalan," ujarnya.
 
Penurunan harga petulangan ini kata Oka sangat jauh. Harga yang normalnya Rp6 juta kini jual Rp4-5 juta. Kendati ada penurun  harga kualitas petulangan masih tetap sama. Mulai bentuk, ornamen payasan tidak ada pengurangan agar tetap terlihat metaksu.
 
Sementara terkait bahan, dikatakan tidak ada kesulitan berati. Namun harga bahan mulai naik, seperti lem yang dulu 15 ribu kini 20 ribu.
 
"Peranan kami ini kan tidak serta merta bisnis, namun juga harus ada sisi ngayahnya. Jadi   harga petulangan kami sesuaikan  agar dapat melayani  krama yang sedang beryadnya di tengah pandemi ini," jelasnya lagi.
wartawan
ATA

Jenazah PMI Tedy Tiba di Perancak, Kabar Duka Kembali Datang dari Taiwan

Lagi, PMI Asal Jembrana Meninggal di Luar Negeri

balitribune.co.id | Negara - Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Jembrana yang meninggal di luar negeri kini bertambah lagi. Teranyar seorang PMI dilaporkan meninggal di Negara Taiwan. Sedangkan Jenazah PMI, I Komang Tedy Arsa Biantara Putra (24) yang meninggal di Amerika Selatan tiba di rumah duka di Desa Perancak pada Senin (21/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Sekda Karangasem I Ketut Sedana Merta Pimpin Acara Pelepasan ASN dan Pejabat yang Memasuki Purnabakti

balitribune.co.id | Amlapura - Sekda Karangasem, I Ketut Sedana Merta memimpin upacara pelepasan sejumlah pejabat dan ASN di lingkungan Pemkab Karangasem yang sudah memasuki masa purnabakti atau pensiun. Kegiatan pelepasan ini dilaksanakan di Aula Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberda Daya Manusia (BKPSDM) Karangasem, Senin (21/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

ISPA Tembus 800 Kasus di Buleleng, Sekolah Mulai Terapkan Masker

balitribune.co.id | Singaraja - Penyebaran Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) menjadi perhatian di Kabupaten Buleleng. Sejumlah sekolah mulai menerapkan kebijakan penggunaan masker bagi siswa saat berada di lingkungan sekolah. Di tengah kondisi tersebut, Dinas Kesehatan Buleleng juga mewaspadai peningkatan sejumlah penyakit lain, termasuk diare akut dan suspek demam tifoid.

Baca Selengkapnya icon click

Bantah Data di Media Sosial, DLH Tabanan Tegaskan Kualitas Udara Berada di Kategori Sedang

balitribune.co.id | Tabanan - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tabanan meluruskan informasi yang beredar di media sosial mengenai status kualitas udara daerah tersebut yang disebut masuk dalam daftar sepuluh besar kota paling berpolusi di Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polres Tabanan Segera Limpahkan Berkas Kasus Juwuk Legi

balitribune.co.id | Tabanan – Penyidik Satreskrim Polres Tabanan bersiap melimpahkan berkas perkara pengeroyokan pencuri ayam di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti ke Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat.

Pelimpahan tahap pertama tersebut ditargetkan rampung pada pekan ini setelah jajaran kepolisian menuntaskan seluruh rangkaian rekonstruksi atau reka ulang adegan.

Baca Selengkapnya icon click

Curi Uang di Tabanan, Dua Warga Iran Ditangkap di Kuta

balitribune.co.id | Tabanan - Tim dari Polres Tabanan menangkap dua orang warga negara Iran yang sempat mencuri uang pedagang sembako di wilayah Kecamatan Selemadeg belum lama ini. 

Kedua warga negara Iran yang saat ini masih menjalani pemeriksaan di Polres Tabanan itu berinisial MB (47) dan HM (54). Keduanya ditangkap Tim Satreskrim Polres Tabanan pada sebuah penginapan di kawasan Kuta, Badung, pada Minggu (20/9/2026) malam.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.