Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Petani Kopi di Kintamani Memenuhi Syarat Proyek Perdagangan Karbon Kebun Kopi

kopi
Bali Tribune / petani kopi di Desa Catur Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli saat panen raya pada Juni 2026

balitribune.co.id | Bangli - Ibu-ibu petani kopi di Kintamani Kabupaten Bangli bersiap melakukan perdagangan karbon. Mengingat, petani kopi setempat telah mengimplementasikan pertanian dengan menggunakan pupuk organik yang menjadi salah satu syarat untuk perdagangan karbon kebun kopi. 

Kelian Krama Istri Desa Ayah Catur Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli, Anastiawati mengatakan, usai mendapatkan sosialisasi atau edukasi mengenai perdagangan karbon kebun kopi, sebagai petani kopi di desa setempat sangat tertarik dalam perdagangan karbon tersebut. "Dengan adanya perdagangan karbon, ibu-ibu petani kopi di Catur semakin bersemangat melakukan penghijauan dan merawat tanaman di kebunnya. Kita bisa membuat kebun kita bagus dan bisa belajar kedepannya ibu-ibu di desa kami bisa berjalan menggunakan perkebunan organik. itu adalah nilai bonusnya. Jadi perdagangan karbon yang saya simpulkan adalah bagaimana kita merawat, kita mendapatkan imbalan," jelasnya di desa setempat, Kintamani, Bangli beberapa waktu lalu. 

Menurutnya, perdagangan karbon kebun kopi ini akan membawa keuntungkan bagi para petani setempat. "Kita merawat kebun kita secara organik untuk memaksimalkan karbon untuk menjaga lingkungan. Kami juga mendapat imbalan dari karbon yang diserap oleh tumbuh-tumbuhan yang ada di kebun kami," katanya. 

Pasalnya, para petani kopi di Catur sudah terbiasa merawat tanamannya. Sehingga tidak ada kendala yang dihadapi dalam memenuhi syarat perdagangan karbon kebun kopi tersebut. "Pertanian secara alaminya harus dirawat apalagi mendapatkan bonus dari perdagangan karbon menambah semangat merawat tanaman dengan sebagus-bagusnya. Sehingga meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil pertanian kami dan bonusnya di harga karbon. Jadi kita dapat pendapatan tambahan di karbon. Kepada ibu-ibu petani lainnya di desa kami akan kami berikan pemahaman, dan semangat untuk bisa merawat lingkungan agar bisa menghasilkan nilai plus atau tambahan pendapatan dari perdagangan karbon," bebernya.

Kata dia, petani kopi di Catur selama ini sudah terbiasa menggunakan pupuk organik dari kotoran ayam. Apalagi saat ini sudah ada formula untuk fermentasi kotoran ayam sebelum dijadikan pupuk yang akan menghasilkan pupuk organik dengan kualitas lebih baik dari sebelumnya. 

"Saya sudah mencoba (pupuk dengan kotoran ayam yang sudah difermentasi), kebetulan responnya (tanaman) bagus selama satu minggu sudah ada perubahan. Karena saya percaya karena kotoran ayam bagus untuk pengaplikasian karena ada fermentasinya. Jadi kami merasa aman. Petani di sini bisa menggunakan," imbuhnya. 

Ia mengakui, penghasilan utama petani di Catur adalah dari kopi dan jeruk, namun penghasilan secara ekonomi dari tanaman perkebunan ini sekali dalam setahun dengan puncak panen raya antara Juni hingga Juli. "Dengan merawat pohon-pohon di sekitarnya ada nilai tambah itu bonus terbesar buat kami petani. Perdagangan karbon, baru disosialisasikan di Catur mengawali dari Desa Ayah," ujarnya.

Ia menyebutkan, saat ini di Desa Ayah Catur terdapat 113 anggota yang merupakan ibu-ibu petani kopi. "Jadi kami mengajak perempuan di Desa Catur yang aktivitas kesehariannya di pertanian, maka ingin membagikan pengetahuan (terkait perdagangan karbon) dulu, dampak positifnya, nilai tambah untuk pemasukan pendapatan keluarga," bebernya.

Pihak Hill Bumi, Gilar Prakoso mengatakan, untuk 1 hektare tanaman kopi bisa menyerap 3-5 kredit karbon dengan nilai Rupiah tergantung dari pasar. Kata dia, di Indonesia harga 1 kredit karbon Rp 24 ribu. "Nilainya berbeda-beda tergantung kualitas projek kegiatannya apa, nilainya berbeda-beda. Misalnya di sawah, padi kita ubah dari sisa sawah berapa, sisa padi pembakaran kita jadikan pupuk organik. Pohon-pohon baru itu ada nilainya masing-masing. Daya serap karbon ini bisa berkurang dan bertambah tergantung pada perawatan tanaman. Makanya kami di sini melibatkan kelompok tani untuk mengajarkan dan kita juga turun ke lapangan untuk menjaga jangan hanya di awal habis itu tidak dijaga dan dirawat. Proses ini yang akan menentukan nilai karbon," katanya.

Ia menjelaskan, perdagangan karbon dipilih di Kintamani, karena perkebunan kopi di wilayah setempat sudah di kelilingi hutan. "Jadi win-win area daya menyerap karbon akan lebih bagus kalau digabungkan (hutan Kintamani dengan perkebunan kopi)," ujarnya.

wartawan
YUE
Category

Sabet Pole Position, Bintang Pranata Finis Kedua di IM4AC Mandalika

balitribune.co.id | Mataram - Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM), Bintang Pranata, berhasil mengamankan podium kedua pada race pertama Idemitsu Moto4 Asia Cup (IM4AC) 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (10/10/2026).

Capaian ini menjadi podium kedua bagi Bintang sepanjang keikutsertaannya dalam musim balap IM4AC 2026.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Wakili Bali di Cari Aman Academy 2026, Siswa SMK PGRI 2 Badung Siap Pelopori Keselamatan Jalan

balitribune.co.id | Semarang - Komitmen Astra Motor Bali dalam mewujudkan budaya keselamatan berkendara di dunia pendidikan terus diperkuat. Melalui ajang perdana Cari Aman Academy 2026 yang digelar PT Astra Honda Motor (AHM) di Semarang, 6–8 Oktober 2026, perwakilan pelajar dari SMK PGRI 2 Badung sukses menunjukkan dedikasinya sebagai agen perubahan (change maker).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lagi Liburan di Bedugul, Buronan Kasus Penipuan Rp50 Miliar Ditangkap Tim Gabungan Kejaksaan

balitribune.co.id | Denpasar - Tim Adhyaksa Monitoring Center (AMC) Kejaksaan Agung RI bersama Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali berhasil mengamankan terpidana kasus penipuan properti, Firman Handoko, pada Jumat (9/10/2026).

Terpidana dalam kasus penipuan senilai Rp50 miliar tersebut ditangkap di sebuah rumah makan di kawasan Bedugul, Kabupaten Tabanan, saat sedang menikmati liburan bersama istri dan kedua anaknya.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

DPRD Badung Dukung Pembinaan Generasi Muda, Edy Sanjaya dan Yunita Oktarini Hadiri HUT Sekaa Teruna Catur Asrama

balitribune.co.id | Mangupura - Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Wayan Edy Sanjaya dan Yunita Oktarini, menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-48 Sekaa Teruna (ST) Catur Asrama yang dirangkaikan dengan pelantikan pengurus masa bakti 2026–2028 di Banjar Delod Sema, Desa Kekeran, Kecamatan Mengwi, Jumat (9/10/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sambut MotoGP Mandalika 2026, Telkomsel Perkuat 296 BTS 4G dan 5G di Lombok

balitribune.co.id | Mataram - Telkomsel memastikan kesiapan infrastruktur jaringan broadband dan layanan pelanggan untuk mendukung kelancaran gelaran MotoGP Mandalika 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada 9–11 Oktober 2026.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Ketua DPRD Badung Hadiri Rakor Percepatan Program 3 Juta Rumah, Dorong Sinergi Penyediaan Hunian Layak

balitribune.co.id | Denpasar - Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Pelaksanaan Program 3 Juta Rumah di Provinsi Bali yang dipimpin Gubernur Bali, I Wayan Koster, di Gedung Kertha Sabha, Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jumat (9/10/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.