Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Plang Aksara Bali Salah Dibiarkan Terpasang

Sejumlah sekolah masih tetap memasang plang papan nama sekolah yang penulisan aksara Balinya salah.

BALI TRIBUNE - Sejak ditetapkan penggunaan aksara Bali secara serentak di Provinsi Bali beberapa waktu lalu, seperti pada papan nama instansi mapun kantor, hingga kini masih ada papan nama kantor yang justru menggunakan aksara Bali penulisannya salah. Seperti kesalahan penulisan pada papan nama hampir di seluruh SD di wilayah Kecamatan Mendoyo. Kendati mengetahui ada kesalahan penulisan, namun Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Jembrana meminta pihak sekolah membiarkan papan nama sementara itu tetap dipasang. Bahkan, kesalahan penulisan aksara Bali yang diduga karena penyedianya satu sumber itu terjadi hampir di seluruh papan nama sekolah pada SD Negeri di Kecamatan Mendoyo. Berdasarkan informasi, untuk papan nama sementara berukuran 3x1 meter itu setiap SD diminta membayar Rp 100 ribu. Namun setelah selesai pembuatannya, baru diketahui adanya kesalahan penulisan aksara Bali tersebut. Kendati saat mengetahui adanya kesalahan itu para guru dan kepala sekolah sudah sempat meminta pengganti kepada pihak penyedia namun pihak penyedia justru enggan menggantinya karena alasan khawatir rugi. Sehingga spanduk yang juga tidak sesuai dengan ukuran papan nama sebelumnya itu  hingga kini masih dibiarkan dipasang di depan beberapa SD. Seperti pada plang papan nama sejumlah SD yang ada di Pohsanten, Tegalcangkring dan Pergung yang masih memasang papan nama tulisan salah itu. Sementara itu pihak Dinas Dikpora Jembrana menyatakan telah menyikapi adanya papan nama SD beraksara Bali yang salah penulisan di hampir seluruh SD di Mendoyo, dengan alasan waktu yang mepet menjelang akhir tahun dan akan ada penggantian papan nama permanen justru meminta SD membiarkan papan nama sementara itu tetap dipasang. Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dikpora Jembrana, Dewa Putu Wardana Astawa saat dikonfirmasi menyatakan pihaknya sudah menyikapi adanya kesalahan massal penulisan aksara Bali pada papan nama SD di Mendoyo tersebut. Namun pihaknya tidak mengetahui secara pasti penyebab sampai adanya kesalahan penulisan aksara Bali di seluruh SD di satu kecamatan tersebut. Pihaknya juga mengaku meminta agar sementara dibiarkan saja penggunaannya meskipun memang terjadi salah penulisan. Karena sifatnya hanya sementara dan waktu mepet, Dinas meminta kepada SD Negeri tersebut tetap memasang papan nama berbahan spanduk itu sampai akhir tahun 2018 ini.  Dipastikannya nantinya plang papan nama SD yang salah tulis itu akan diganti.  “Waktunya sisa sebentar. Sambil menunggu adanya pembuatan plang papan nama baru, kami memang minta agar biarkan dulu saja,” paparnya. Dikatakannya pada tahun 2019 mendatang telah dianggarkan pembuatan kembali papan nama baru yang penulisannya sesuai. Pihaknya juga telah memberikan contoh tulisan aksara Bali yang benar kepada pihak sekolah untuk nantinya dipasang pada papan nama baru. “Nanti tidak lagi spanduk seperti sekarang. Di semua SD juga akan pakai plang papan nama permanen. Kami sudah berikan contohnya yang benar,” tandasnya.

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

5 Kebakaran dalam Sebulan, Polres Bangli Ancam Pidanakan Pelaku Pembakaran Hutan

balitribune.co.id | Bangli - Peristiwa kebakaran kerap mengancam kawasan hutan Bangli. Sepanjang September 2026, sedikitnya lima kali kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di wilayah hukum Polres Bangli. Meminimalisir terjadi kebakaran hutan, polisi pun mengeluarkan peringatan keras. Pelaku yang sengaja membakar hutan atau lahan terancam dipidanakan.

Baca Selengkapnya icon click

Defisit Rp96,324 Miliar, P-APBD Buleleng 2026 Akhirnya Diketok

balitribune.co.id | Singaraja - Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Kabupaten Buleleng Tahun Anggaran 2026 akhirnya mendapat persetujuan DPRD Buleleng. Di balik kesepakatan tersebut, pemerintah daerah harus menjalankan postur anggaran dengan defisit mencapai Rp96,324 miliar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Salah Satu Tersangka Kasus Jual Beli Bayi dalam Kondisi Hamil

balitribune.co.id | Bangli - Penyedik Satreskrim Polres Bangli telah menetapkan tiga tersangaka dalam kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang melibatkan transaksi jual beli bayi. Ketiga tersangka yakni l IWD (35) warga Desa Songan, Kecamatan Kintamani; JR alias Ria (26), warga asal Pandeglang, Banten; dan CS alias Putri (18), warga Lampung, sudah sejak sepekan meringkuk di ruang tahanan Polres Bangli. 

Baca Selengkapnya icon click

Copot Sekda Klungkung, Bupati Satria Tepis Spekulasi Politik

balitribune.co.id | Semarapura - Bupati Klungkung I Made Satria secara mendadak mengganti Sekretaris Daerah (Sekda) Klungkung A.A. Gede Lesmana dan melantik Gusti Ngurah Agung Mahajaya sebagai Penjabat (Pj) Sekda Klungkung. Prosesi pelantikan berlangsung di Ruang Rapat Praja Mandala, Kantor Bupati Klungkung, Senin (28/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Siat Geni di Tuban, Tradisi Melempar Api untuk Menetralisasi Energi Negatif

balitribune.co.id | Mangupura - Puluhan yowana Desa Adat Tuban, Kecamatan Kuta, Badung, kembali melaksanakan tradisi Siat Geni di sisi Timur Pura Dalem Kahyangan Tuban, Sabtu (26/9/2026) malam. Tradisi ini digelar bertepatan dengan Purnama Kapat dan menjadi bagian dari rangkaian Puncak Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Pedudusan Agung, Menawa Ratna, dan Tawur Balik Sumpah Utama.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.