balitribune.co.id | Gianyar - Dugaan tindak pidana pencurian dengan modus hipnotis yang oleh WNA di wilayah Ubud didalami m serius Satreskrim Polres Gianyar bersama Polsek Ubud. Bahkan secara marathon telah telah melakukan penyelidikan selama sepekan. Jejak kendaraan pelaku kini diidentifikasi.
Seizin Kapolres Gianyar AKBP James I. S. Rajagukguk, Kasi Humas Polres Gianyar Ipda Gusti Ngurah Suardita mengatakan, penyelidikan dilakukan dengan mengumpulkan keterangan saksi, menelusuri rekaman CCTV, serta mencari jejak kendaraan yang diduga berkaitan dengan kejadian tersebut, Kamis (24/9/2026).
“Polres Gianyar memberikan atensi terhadap laporan tersebut. Tim dari Satreskrim bersama Polsek Ubud masih melakukan penyelidikan dengan menelusuri keterangan saksi, rekaman CCTV, serta kendaraan yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut,” ujar Ipda Gusti Ngurah Suardita.
Menurutnya, penelusuran kendaraan dan petunjuk lainnya tidak hanya dilakukan di wilayah Gianyar. Polisi juga mengembangkan penyelidikan hingga ke luar Kabupaten Gianyar untuk mencari titik terang mengenai identitas dan keberadaan pihak yang diduga terlibat. “Penyelidikan masih terus dikembangkan berdasarkan informasi dan petunjuk yang ditemukan di lapangan,” katanya.
Polisi mengimbau masyarakat maupun wisatawan agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di tempat umum. Warga juga diminta tidak mudah percaya kepada orang yang baru dikenal serta menjaga barang berharga.
“Apabila menemukan aktivitas atau perilaku yang mencurigakan, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat ditindaklanjuti,” pungkasnya.
Hingga kini, penyelidikan masih berlangsung. Polisi menyatakan perkembangan kasus akan disampaikan sesuai hasil penyelidikan dan ketentuan hukum yang berlaku.