Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Prestasi Melejit, Bonus Atlet Porjar Badung Terjepit

Para Atlet
Bali Tribune / ATLET - Para Atlet Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Kabupaten Badung.

balitribune.co.id | Mangupura - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung menyoroti mandeknya pencairan bonus bagi ratusan atlet pelajar peraih medali dalam Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Provinsi Bali 2026. Meski kompetisi telah usai sejak Juni lalu, para pahlawan olahraga Gumi Keris tersebut hingga kini belum menerima hak atas janji bonus apresiasi prestasi senilai Rp4,5 juta hingga Rp7 juta per orang.

Porjar Provinsi Bali 2026 sendiri telah berlangsung pada 5–10 Juni 2026 di Denpasar. Namun, beberapa bulan setelah pelaksanaan kejuaraan, realisasi bonus yang dijanjikan masih dinantikan para atlet. Padahal, para atlet yang berhasil mengharumkan nama Kabupaten Badung dijanjikan bonus Rp7 juta untuk peraih medali emas, Rp5,5 juta untuk perak, dan Rp4,5 juta untuk perunggu.

Persoalan tersebut mencuat dalam rapat kerja Komisi IV DPRD Badung bersama Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Badung, Selasa (3/11/2026).

Anggota Komisi IV DPRD Badung, I Gede Joni Pergawa, secara langsung mempertanyakan penyebab belum cairnya bonus para atlet berprestasi tersebut.

"Apa benar bonus atlet Porjar belum cair? Apa masalahnya?" tanya Joni dalam rapat kerja tersebur.

Ia mengaku persoalan ini mulai menjadi perbincangan di kalangan atlet Badung. Karena itu, pemerintah daerah diminta segera memberikan kepastian dan merealisasikan bonus yang telah dijanjikan.

"Kami berharap segera dicairkan," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Disdikpora Badung IGN Made Dwipayana tidak menampik bahwa bonus atlet peraih medali emas, perak, dan perunggu Porjar 2026 belum dapat dicairkan.

Ia menjelaskan, anggaran bonus sebenarnya sudah dialokasikan dalam APBD induk 2026. Namun, pencairannya menghadapi kendala karena besaran anggaran harus menyesuaikan rincian perolehan medali, baik kategori perorangan maupun beregu.

Menurutnya, jumlah perolehan medali emas dan kategori perorangan mengalami peningkatan sehingga kebutuhan anggaran tidak sesuai dengan perhitungan awal. Akibatnya, pemerintah daerah harus melakukan koreksi dan pergeseran anggaran melalui APBD Perubahan 2026.

"Anggarannya sebenarnya sudah dialokasikan di induk 2026. Namun, karena perolehan medali emas dan kategori perorangan meningkat, anggarannya harus dikoreksi dan digeser ke anggaran perubahan," jelasnya.

Dwipayana menambahkan, SK perubahan anggaran baru terbit pada 16 Oktober 2026. Saat ini, proses pencairan bonus sedang berjalan dengan melibatkan Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Badung.

"SK perubahan baru keluar tanggal 16 Oktober. Sekarang sedang dalam proses pencairan. Kami juga dibantu teman-teman BPKD agar bonus ini bisa segera cair," kata Dwipayana.  

wartawan
ANA
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Tunda Pinjam Rp1,6 Triliun untuk Infrastruktur

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menunda rencana pinjaman daerah senilai Rp 1,6 triliun yang semula diproyeksikan untuk membiayai pembangunan infrastruktur pada 2027. Penundaan dilakukan karena sejumlah pekerjaan konstruksi belum siap dieksekusi. Pemkab Badung memilih mengandalkan pendapatan asli daerah (PAD) untuk membiayai pembangunan koridor Gatot Subroto–Canggu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DPRD Bali Usulkan Sistem Tol Gate untuk Wisman, Retribusi Rp1 Juta Terintegrasi Asuransi

balitribune.co.id | Singaraja - Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali Ida Gede Komang (IGK) Kresna Budi mengusulkan pembenahan menyeluruh terhadap tata kelola retribusi wisatawan mancanegara (wisman). Ia mendorong penerapan sistem terpadu satu pintu atau tol gate di luar Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, yang dilengkapi perlindungan asuransi, fasilitas kesehatan, serta pelayanan bernuansa budaya Bali.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Sampah Liar Cemari Hutan Suter, DLH Bangli Mulai Perketat Pengawasan hingga Pasang CCTV

balitribune.co.id | Bangli - Aktivitas pembuangan sampah liar yang mencemari kawasan Hutan Suter, Kecamatan Kintamani, menjadi sorotan. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangli akan memperketat pengawasan dan membuka peluang pemasangan kamera pengawas (CCTV) di titik rawan. Hal ini untuk mencegah aksi serupa terulang.kembali kedepannya.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.