Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

PSSI Badung Ingin Anggaran Tak Dipangkas

kompetisi
Nyoman Graha Wicaksana

BALI TRIBUNE - Askab PSSI Badung berharap di tahun 2018 ini anggaran yang diberikan KONI Badung tidak terjadi pemotongan seperti di tahun 2017 lalu. Sepanjang 2017, Askab PSSI Badung mendapat gelontoran Rp 1,2 miliar dari pengajuan awal Rp 3,5 miliar.

"Kalau dihitung-hitung sepanjang 2017 kemarin, justru kami kebanyakan norok, karena anggaran yang kami terima itu tidak bisa menutupi semua kompetisi yang Badung ikuti," ujar Ketum Askab PSSI Badung Nyoman Graha Wicaksana, di Kuta, Minggu (7/1).

Dijelaskan Graha, kompetisi yang diikuti PSSI Badung selama 2017 lalu antara lain mulai PS Badung Liga 2, Persekaba Bali, Liga U-15 dan Liga U-17 (Piala Soeratin). Menurutnya, kalau dihitung-hitung menghabiskan Rp 2 miliar sepanjang tahun 2017 tersebut.

Bahkan, disebutkannya, kompetisi U-17 Piala Soeratin di mana wakil Badung lolos ke babak perempat final tidak mendapat bantuan dari pusat. Padahal, lanjut Graha Wicaksana, janji dari pusat dulu dikatakan jika lolos ke nasional, tim bersangkutan akan dibantu.

Dan juga, kata pria yang akrab disapa Koming ini, Bupati Badung Nyoman Giri Prasta menegaskan agar sepakbola di-support secara total tanpa embel-embel pemotongan anggaran. "Beruntung juga kami masih bisa dibantu pihak swasta seperti hotel, catering dan akomodasi. Dan juga gotong royong pengurus lainnya," ungkap Koming.

Atas pengalaman itu, Askab PSSI Badung masih belum bisa mengatakan secara detail event atau kejuaraan apa saja yang akan diikuti oleh Badung.

"Kami berharap anggaran itu bisa disetujui sepenuhnya di tahun 2018 ini, karena pembinaan terus berjalan dan semua kompetisi nasional dan daerah bisa diikuti semuanya," tandas Graha.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Kasanga Festival 2026 Siap Digelar, 16 Besar Ogoh-Ogoh Akan Ikuti Pawai dan Suguhkan Penampilan Kesenian

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar kembali akan menggelar Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6 - 8 Maret 2026 di kawasan Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung. Tak seperti tahun lalu, pelaksanaan parade ogoh-ogoh dilakukan dengan sistem parade seperti peed aye saat Pesta Kesenian Bali (PKB). Selain itu, Kasanga Festival tahun ini difokuskan pada penampilan seni, tanpa ada konser musik.

Baca Selengkapnya icon click

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Denpasar Ajak Seluruh Stakeholder Jaga Keamanan, Kondusifitas dan Kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga keamanan, kondusifitas dan kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 Tahun 2026. Rangkaian tersebut dimulai dari Pelaksanaan Prosesi Makiyis/Melasti, Tawur Agung Kesanga, Malam Pangerupukan, Nyepi dan Ngembak Geni.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati ​Gus Par Sebut Karangasem ‘Laboratorium Kerukunan’ Melalui Pagelaran ‘Sunaring Jagat’ di Taman Soekasada Ujung

balitribune.co.id | ​Amlapura - Pesona magis Taman Soekasada Ujung menjadi saksi bisu kemegahan kolaborasi budaya dalam acara Pagelaran Tari "Sunaring Jagat", Minggu (1/3/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata yang akrab disapa Gus Par, untuk menegaskan bahwa Karangasem adalah daerah yang terbuka dan sangat menghargai perbedaan.

Baca Selengkapnya icon click

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.