Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Puskesmas II Sanur Direncanakan Pindah Lokasi 

puskesmas
Bali Tribune / DIPINDAH - Puskesmas II Denpasar Selatan di Sanur rencana dipindah.

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar tengah mengkaji rencana relokasi Puskesmas II Denpasar Selatan yang saat ini berlokasi di Jalan Danau Buyan III, Sanur. Relokasi diusulkan sebagai langkah jangka panjang untuk memastikan keberadaan fasilitas pelayanan kesehatan tersebut berada di atas aset milik pemerintah daerah. 

Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, Ida Bagus Yoga Adi Putra, mengatakan Puskesmas II Denpasar Selatan saat ini berdiri di atas lahan milik Yayasan Pembangunan Sanur (YPS).

Menurutnya, status kepemilikan lahan tersebut perlu menjadi perhatian pemerintah daerah agar keberlangsungan pelayanan kesehatan masyarakat dapat ditunjang dengan fasilitas dan aset yang lebih memadai. “Status lahannya bukan milik daerah. Ke depan bisa direlokasi ke tempat yang lebih layak,” kata Yoga, Senin (28/9/2026).

Ia menyebut salah satu lokasi yang dapat dipertimbangkan berada di wilayah Sanur Kaja. Pihaknya bahkan telah berkoordinasi dengan Perbekel Sanur Kaja terkait kemungkinan pemanfaatan lahan bekas depo untuk lokasi baru puskesmas. “Dengan Perbekel Sanur Kaja sudah sempat koordinasikan, ada lahan bekas depo yang bisa dipindah ke sana,” ujarnya.

Yoga berharap rencana relokasi tersebut dapat direalisasikan dengan tetap mempertimbangkan akses dan kebutuhan masyarakat. Dengan lokasi baru, Puskesmas II Denpasar Selatan diharapkan dapat dibangun dengan fasilitas yang lebih representatif sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat semakin optimal.

Ia juga berharap fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah Denpasar Selatan dapat memiliki standar yang tidak jauh berbeda dengan puskesmas ramah ibu dan anak yang telah dibangun di Jalan Gunung Agung, Denpasar Barat.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, membenarkan bahwa lahan yang saat ini digunakan Puskesmas II Denpasar Selatan merupakan aset milik YPS.

Menurut Eddy, pihak yayasan juga telah beberapa kali mengingatkan pemerintah mengenai status kepemilikan lahan tersebut. Memang itu aset YPS. Dari YPS juga beberapa kali sudah mengingatkan,” kata Eddy.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Pemkot Denpasar melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) akan mencari alternatif aset milik pemerintah kota yang dapat dimanfaatkan sebagai lokasi puskesmas.

Eddy menegaskan, pemerintah tidak ingin mengambil keputusan secara terburu-buru. Kajian secara komprehensif akan dilakukan untuk menentukan langkah terbaik terkait keberadaan Puskesmas II Denpasar Selatan.
“Melalui BPKAD akan mencari aset milik Pemkot yang bisa digunakan. Kami akan melakukan kajian komprehensif terkait puskesmas ini,” ujarnya.

Dengan kajian tersebut, Pemkot Denpasar akan mempertimbangkan aspek kepemilikan aset, kelayakan lokasi, serta kebutuhan pelayanan masyarakat sebelum menentukan langkah selanjutnya terkait rencana relokasi Puskesmas II Denpasar Selatan. 

wartawan
JRO
Category

Bos PMA Asal India Kabur Bawa Ratusan Miliar, Komisaris Serahkan Mobil Mewah ke Polda Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Aksi investasi bodong berkedok jual beli emas kembali menelan ratusan korban di Indonesia. Direktur Utama PT Nellafa Refinery and Bullion sekaligus PT Nellafa Fine Jewellery, Jaya Krishna Reddy, warga negara asing (WNA) asal India, dilaporkan kabur ke luar negeri setelah melarikan dana dan emas nasabah yang diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Gerebek Bandar Sabu Polisi Temukan Senpi

balitribune.co.id | Singaraja - Satresnarkoba Polres Buleleng menangkap seorang petani berinisial MN (50) di rumahnya, Banjar Dinas Tamblingan, Desa Munduk, Banjar, Buleleng (3/9/2026). Penangkapan tersangka pengedar sabu ini justru membuka kasus pidana lain setelah polisi menemukan senjata api (senpi) rakitan beserta delapan butir amunisi ilegal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jenazah Dua PMI Jembrana Segera Pulang

balitribune.co.id | Negara - Pemerintah Kabupaten Jembrana memfasilitasi pemulangan jenazah dua Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Jembrana yang meninggal dunia di luar negeri. Kedua almarhum, yakni I Komang Tedy Arsa Biantara Putra dan Putu Darmayasa (52), dipulangkan melalui jalur internasional dan jadwal yang berbeda.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.