Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Rekayasa Lalu Lintas di Ubud akan Dievaluasi

Kemacetan Ubud
Bali Tribune / KEMACETAN - Pergeseran kemacaten lalu lintas di Ubud.

balitribune.co.id I Gianyar - Dua hari uji coba rekayasa arus lalu lintas di Ubud rupanya masih akan dievaluasi. Meskipun efektif mengurai kemacetan di Jalan Raya Peliatan (Jalan Cok Gede Rai), kemacetan berpindah ke Jalan Sugriwa, Padang Tegal Ubud. Jalur pengecualian dua arah di persimpangan Setra Dalem Puri menuju parkiran juga menuai sorotan.

Pantauan di lapangan, Selasa (25/8/2026), kondisi lalu lintas di jam padat masih terlihat sama dengan hari pertama Uji Coba Rekayasa lalu lintas. Skenario menjadikan Jalan Made Lebah searah dari Simpang Banjar Kalah menuju simpang Pertamina Pengosekan sangat efektif mengurai kemacetan di  Jalan Raya  Peliatan. Karena Jalan Made Lebah ini sangat vital fungsinya sebagai penghubung antar kawasan padat aktivitas. Hanya saja pembuangan semua mengarah ke pusat kota Ubud, baik melalui jalan Monkey Forest maupun Jalan Sugriwa. Ujung-ujungnya  kendaraan menumpuk di Jalan Raya Ubud (Jalan Cok Putra Sudarsana) bahkan hingga terkunci atau stuck.

Menariknya, dari evaluasi sementara dari dinas perhubungan,  muntahan kendaraan di Jalan Sugriwa ini rencananya akan diurai lagi  dengan menambah jalur keluar ke Peliatan. Atas rencana ini,  Jalan Raya Peliatan akan kembali ditambah beban muntahan. " Jika polanya di- Pingpong begini, ya sama saja. Kita ikuti saja skenarionya, semoga menemukan formulasi yang lebih efektif, " harap warga Peliatan, Kadek Sulastana.

Selain itu, Kadek juga menyoroti  arus bolak balik pengkecualian parkir di simpang Dalem Puri yang seyogyanya dievaluasi. Karena di  ujung jalan searah di Tebesaya yang notabena persimpangan  justru  dua arah  hanya untuk parkir. "Persimpangan adalah ujung jalan yang rentan memicu kemacetan. Ini aneh saja, masak diujung jalan searah bisa dua arah. Bagi kendaraan parkir kan bisa melalui Jalan Tebesaya, bukannya main potong yang berkontribusi menambah kemacetan," sorotnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Gianyar, I Wayan Artawan, mengakui terdapat perubahan pola pergerakan kendaraan. Kepadatan yang sebelumnya banyak terjadi di jalur menuju Jalan Made Lebah kini justru bergeser ke ruas Jalan Sugriwa hingga Jalan Cok Putra Sudarsana. “Dengan pemberlakuan ini kita sudah melihat dari arah Nyuh Kuning yang menuju ke Pengosekan, arah ke Ubud Kota dan Padangtegal, mengalami sedikit kepadatan. Utamanya di jalur Pengosekan-Padangtegal menuju Jalan Sugriwa yang tembus ke arah Jalan Cok Putra Sudarsana atau Jalan Raya Ubud,” ujar Artawan.

Di sisi lain, penerapan rekayasa lalu lintas memberikan dampak positif terhadap ruas Jalan Made Lebah dan kawasan Pengosekan. Artawan menjelaskan, selama ini cukup banyak kendaraan dari arah Singakerta, Jalan Nyuh Kuning, dan Lodtunduh yang berbelok ke kanan atau ke timur menuju Jalan Made Lebah. Namun, kendaraan tersebut tidak seluruhnya menuju pusat Ubud. “Pembebanan kendaraan banyak sebenarnya bukan langsung mengarah ke Ubud. Di Jalan Raya Pengosekan itu dari arah Singakerta, Jalan Nyuh Kuning dan Lodtunduh belok kanan atau timur menuju Jalan Made Lebah,” jelasnya.

Menurut Artawan, arus kendaraan yang melintas menuju wilayah utara Bali melalui jalur tersebut selama ini menjadi salah satu penyebab kepadatan di Jalan Made Lebah, Jalan Raya Teges, hingga Jalan Cok Gede Rai. Dengan rekayasa baru, akses kendaraan dari arah Singakerta, Nyuh Kuning, dan Lodtunduh untuk berbelok ke timur menuju Jalan Made Lebah dibatasi. “Hanya perlintasan ini yang bikin padat, karena mereka mengikuti Google Maps untuk menuju ke Tegallalang, Kintamani dan Tampaksiring. Kalau kendaraan yang memang di Ubud, mereka sudah memiliki jalur sendiri, sudah mengerti,” kata Artawan.

Menyikapi kondisi ini, evaluasi akan dilakukan bersama jajaran Dishub Gianyar dan Satlantas Polres Gianyar berdasarkan kondisi lalu lintas di lapangan. Salah satu opsi yang tengah dipertimbangkan adalah menambah pintu keluar kendaraan dari arah Ubud dengan mempertimbangkan pembukaan akses dari depan Puri Peliatan sebagai salah satu alternatif untuk mengurai kepadatan yang terjadi di simpang Ambengan. 

wartawan
ATA
Category

Badung Tunda Pinjam Rp1,6 Triliun untuk Infrastruktur

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menunda rencana pinjaman daerah senilai Rp 1,6 triliun yang semula diproyeksikan untuk membiayai pembangunan infrastruktur pada 2027. Penundaan dilakukan karena sejumlah pekerjaan konstruksi belum siap dieksekusi. Pemkab Badung memilih mengandalkan pendapatan asli daerah (PAD) untuk membiayai pembangunan koridor Gatot Subroto–Canggu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DPRD Bali Usulkan Sistem Tol Gate untuk Wisman, Retribusi Rp1 Juta Terintegrasi Asuransi

balitribune.co.id | Singaraja - Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali Ida Gede Komang (IGK) Kresna Budi mengusulkan pembenahan menyeluruh terhadap tata kelola retribusi wisatawan mancanegara (wisman). Ia mendorong penerapan sistem terpadu satu pintu atau tol gate di luar Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, yang dilengkapi perlindungan asuransi, fasilitas kesehatan, serta pelayanan bernuansa budaya Bali.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Sampah Liar Cemari Hutan Suter, DLH Bangli Mulai Perketat Pengawasan hingga Pasang CCTV

balitribune.co.id | Bangli - Aktivitas pembuangan sampah liar yang mencemari kawasan Hutan Suter, Kecamatan Kintamani, menjadi sorotan. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangli akan memperketat pengawasan dan membuka peluang pemasangan kamera pengawas (CCTV) di titik rawan. Hal ini untuk mencegah aksi serupa terulang.kembali kedepannya.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Teriakan Minta Tolong di Tengah Laut, Gede Ardana Ditemukan Tewas di Pantai Kalibukbuk

balitribune.co.id | Singaraja - Teriakan minta tolong dari arah laut mengawali tragedi yang merenggut nyawa Gede Ardana (49 th) warga Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng. Nelayan tersebut ditemukan meninggal dunia saat menyelam untuk berburu ikan di perairan Pantai Kalibukbuk, Kamis (29/10/2026) dini hari. 

Baca Selengkapnya icon click

Truk Tabrak Daihatsu Xenia, Turis Asing Patah Tulang

balitibune.co.id | Singaraja - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Nasional Singaraja–Gilimanuk KM 68,1, tepatnya di wilayah Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, Kamis (29/10/2026) sekitar pukul 10.10 Wita. Sebuah truk dump diduga mengalami rem blong saat melintasi jalan menurun hingga menabrak mobil Daihatsu Xenia dari arah berlawanan.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.