Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sambut Nyepi dan Idul Fitri,  Disperindag Gelar Pasar Murah

pasar murah
Bali Tribune / Suasana pasar murah di depan Masjid Agung Bangli

balitribune.co.id | Bangli - Guna menekan lonjakan harga jelang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Bangli menggelar pasar murah, Rabu (26/3). Pasar murah di gelar di depan Masjid Agung Bangli. 

"Tujuan pasar murah untuk memberikan keringanan kepada masyarakat jelang hari raya Nyepi dan Idul Fitri. Namanya juga pasar murah,  tentunya kami berikan harga lebih murah dari harga pasar," ujar Kabid Perdagangan Disperindag Bangli,  A.  A.  Ayu Ira Diah Sunariani.

Karena itu, pelaksanaan pasar murah langsung diserbu masyarakat. Produk yang dijual adalah berbagai kebutuhan pokok. Seperti, beras, gula,  telor, gas elpiji, bumbu dapur,  buah-buahan hingga sayur mayur.  

"Dalam kegiatan pasar murah ini,  kami melibatkan UMKM dan juga petani sebagai produsen langsung," kata Agung Diah.  

Sementara komoditi dan harga ditawarkan dalam pasar murah yakni, beras lokal ukuran 5 kilo harganya Ro 66 ribu. Sedangkan dipasarkan harganya Rp 68 ribu sampai Rp 70 ribu. Beras lokal ukuran 10 kg seharga Rp 130 ribu dan di pasaran Rp 140. Beras Premium ukuran 5 kg dijual Rp 75 ribu dan  dipasar Rp 77 ribu.  Berikutnya gas elpiji 3 kg, dijual dengan harga eceran tertinggi Rp18 ribu. Bawang merah seharga Rp 38 ribu dan dipasaran seharga Rp 40 ribu per kilo. Cabai rawit merah seharga Rp 110 ribu dan dipasar Rp 120 ribu per kilo. 

Sementara Lia salah satu ibu rumah tangga yang datang ke pasar murah, mengaku menyambut antusias kegiatan tersebut. Bahkan pihaknya berharap varian yang dijual dalam pasar murah agar lebih beragam. Tentunya dengan harga yang lebih murah. 

"Pelaksanaan pasar murah saya harapkan bisa meringankan beban masyarakat dalam menyambut hari raya. Variannya harus lebih banyak dan harganya agar murah meriah," sebutnya.

wartawan
SAM
Category

BBM Langka, Nelayan Tabanan Tak Bisa Melaut

balitribune.co.id | Tabanan – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang melanda Kabupaten Tabanan berdampak serius pada sektor perikanan hingga membuat para nelayan setempat tak bisa melaut.

Kondisi memprihatinkan ini terjadi justru di tengah puncaknya musim panen lobster yang semestinya menjadi ladang rezeki bagi masyarakat pesisir.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rumah dan Mobil Ludes Terbakar di Sukawana Kintamani

balitribune.co.id | Bangli - Rumah milik I Nengah Sudarma di Subak Gambir  Banjar/ Desa Sukawana, Kintamani ludes terbakar pada Selasa (13/10/2026) sekitar pukul 12.00 wita. 

Selain menghanguskan rumah semi permanen tersebut, kebakaran yang terjadi di siang bolong tersebut  turut  menghanguskan 1 unit mobil jenis pick up  dan kendaraan roda dua. Kerugian ditaksir capai Rp 200 juta.

Baca Selengkapnya icon click

Peringatan 24 Tahun Tragedi Bom Bali, Pemkab Badung Gaungkan Perdamaian dan Toleransi 

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung kembali meneguhkan komitmen toleransi global melalui doa bersama lintas agama di Monumen Ground Zero, Jalan Legian, Kuta, Senin (12/10/2026) malam. Kegiatan ini digelar untuk memperingati 24 tahun tragedi Bom Bali I (2002) sekaligus mengenang peristiwa Bom Bali II (2005).

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.