balitribune.co.id | Mangupura - Sekaa Teruna Teruni (STT) memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan desa adat, melestarikan budaya Bali, serta membangun solidaritas di tengah masyarakat. Organisasi kepemudaan ini juga diharapkan menjadi ruang bagi generasi muda untuk belajar berorganisasi, mengembangkan kreativitas, dan mengambil bagian dalam pembangunan daerah.
Pesan tersebut disampaikan Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta saat menghadiri HUT ke-54 Sekaa Teruna Teruni Giri Kusuma Kelod sekaligus pelantikan anggota baru di Balai Banjar Negara Kelod, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, Sabtu (24/10/2026) malam.
Menurut Bagus Alit Sucipta, generasi muda bukan hanya penerus tradisi, tetapi juga memiliki tanggung jawab menjaga persatuan dan keharmonisan masyarakat. Karena itu, keberadaan sekaa teruna perlu diisi dengan kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi lingkungan banjar dan desa adat.
“Generasi muda adalah tulang punggung desa adat dan penerus masa depan daerah. Tetap jaga persatuan, tingkatkan kreativitas, serta teruslah berkarya untuk kemajuan Banjar Negara Kelod dan Kelurahan Sading,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi kekompakan anggota STT Giri Kusuma Kelod yang terus menjaga kebersamaan serta melestarikan tradisi dan budaya Bali. Momentum pertambahan usia organisasi diharapkan menjadi penyemangat bagi para anggota untuk meningkatkan kontribusi nyata di lingkungan masing-masing.
Sementara itu, Wakil Kelian Desa Sading Nyoman Ardika mengingatkan anggota sekaa teruna agar menjadikan organisasi sebagai tempat belajar kemandirian dan tanggung jawab. Pengalaman berorganisasi dinilai penting untuk membentuk karakter generasi muda agar mampu menjalankan tugas bersama secara baik.
“Selamat merayakan hari ulang tahun Sekaa Teruna Teruni Giri Kusuma Kelod yang ke-54. Mudah-mudahan apa yang menjadi pengabdian dari anak-anak sekalian bisa terbimbing. Mari bersama-sama krama sekalian, belajar berorganisasi dan belajar mandiri,” ungkapnya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan kepemudaan, Bagus Alit Sucipta menyerahkan bantuan dana sebesar Rp30 juta, sedangkan anggota DPRD Badung I Made Suardana memberikan bantuan Rp5 juta. Perayaan ditutup dengan pemotongan tumpeng dan penampilan kreativitas seni dari pemuda setempat.
Melalui momentum HUT ke-54 ini, STT Giri Kusuma Kelod diharapkan semakin aktif menjalankan peran sebagai wadah pembinaan generasi muda, penjaga tradisi, sekaligus penggerak kegiatan sosial dan budaya demi keberlanjutan desa adat di Kabupaten Badung.