Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Siswa SMPN 2 Marga Kerauhan Massal

kesurupan
Bali Tribune / KERAUHAN - Suasana SMPN 2 Marga yang lengang setelah pihak sekolah menghentikan aktivitas belajar dan mengajar lebih awal menyusul insiden kerauhan massal pada Rabu (4/2)

balitribune.co.id | Tabanan - Sebanyak 15 siswa putri di SMPN 2 Marga di Desa Kukuh, Kecamatan Marga, mengalami kerauhan massal pada Rabu (4/2) pagi. Insiden ini mengakibatkan aktivitas belajar dihentikan lebih awal demi menjaga kondusivitas lingkungan sekolah.

Peristiwa bermula sekitar pukul 08.00 Wita saat seluruh siswa berkumpul di halaman sekolah untuk melaksanakan persembahyangan Tri Sandya dan kegiatan rutin literasi. Tiba-tiba, salah satu siswa jatuh pingsan dan berteriak histeris, hingga kondisi tersebut dengan cepat merembet ke belasan siswa putri lainnya.

Pihak sekolah dibantu warga sekitar segera melakukan upaya penanganan secara niskala melalui bantuan jro mangku untuk menenangkan para siswa. Setelah kondisi berangsur membaik, para siswa diberikan Makan Bergizi Gratis (MBG) sebelum akhirnya dipulangkan untuk beristirahat di rumah masing-masing.

Pelaksana tugas atau Plt Kepala SMPN 2 Marga, Ni Made Dian Kurnia memastikan situasi sudah tertangani meskipun orangtua diminta menjemput anak-anak mereka. "Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, seluruh siswa dipulangkan lebih awal pada pukul 09.30 Wita setelah mendapatkan Makan Bergizi Gratis (MBG). Orang tua siswa juga langsung dihubungi oleh pihak sekolah untuk menjemput," kata Dian Kurnia.

Berdasarkan keterangan di lapangan, salah satu siswa yang kerauhan sempat menunjuk ke arah bebatuan di pinggir Telabah Anyar yang merupakan saluran irigasi Subak Delod Kukuh. Pihak sekolah kini berencana meminta petunjuk tokoh agama setempat untuk mencegah kejadian serupa terulang. 

"Tetapi ini masih tetap akan kami tanyakan lagi pada pemangku, selain juga tetap memberikan edukasi pada siswa agar proses sembahyang ditingkatkan lagi," jelasnya.

Rencananya, sekolah di lahan seluas 91 are ini akan menggelar Upacara Guru Piduka di Padma Sekolah dan Tugu Karang. Pihak sekolah juga mempertimbangkan untuk kembali melaksanakan upacara Rsi Gana yang terakhir kali digelar sekitar 20 tahun silam. 

“Kami nanti akan kembali berkoordinasi dengan pemangku Pura Dangka, karena sekolah ini masih di wewidangan Pura Dangka untuk pelaksanaan upacaranya,” jelasnya.

Dalam waktu dekat, pihak sekolah berencana upacara itu bisa terlaksana saat Tumpek Uye pada Sabtu (7/2/2026) nanti. 

“Kalau dari pihak sekolah rencananya Sabtu ini atau saat Tumpek Uye, cuma masih kami tanyakan kembali apakah patut," pungkasnya.

wartawan
JIN
Category

Desa Adat Sesetan Gelar Mapandes Massal

balitribune.co.id | Denpasar - Desa Adat Sesetan kembali menggelar Karya Atma Wedana dan Mapandes Kinambulan secara massal di Pemelisan Desa Adat Sesetan, Rabu (9/9/2026). Ratusan krama, baik dari dalam maupun luar wilayah Sesetan, tampak memadati areal bale peyadnyan untuk mengikuti rangkaian prosesi Manusa Yadnya dan Pitra Yadnya ini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Satgas Pangan Pusat Sidak Harga Beras di Denpasar

balitribune.co.id | Denpasar - Satgas Pangan Pusat bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Satgas Pangan Daerah menggelar inspeksi mendadak (sidak) di wilayah Denpasar, Kamis (10/9/2026). Langkah ini diambil untuk memastikan harga beras tetap terkendali sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), mutu terjaga, dan penyalurannya berjalan lancar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pembangunan Videotron di Penelokan Dihentikan Sementara

balitribune.co.id | Bangli - Menyikapi viralnya pembangunan videotron di pertigaan Penelokan Kintamani di media sosial disikapi oleh pemerintah daerah kabupaten Bangli. Tim yang beranggotakan dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Satpol PP serta Dinas Lingkungan turun ke lokasi pembangunan pada Kamis (10/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Polres Bangli Serahkan Penanganan Bayi Terlantar ke Dinsos

balitribune.co.id | Bangli - Setelah menjalani perawatan intensif di RSUD Bangli sejak tanggal 7 September 2026 kini  kondisi bayi terlantar yang ditemukan di Desa Songan, Kintamani  membaik dan telah dinyatakan sehat. Pihak Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bangli akan segera mengirim bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut ke Dinas Sosial Provinsi Bali guna proses selanjutnya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.