Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

SMKN 4 Bangli Rancang Program Lintas Mata Pelajaran

Bali Tribune/Kasek SMKN 4 Bangli I Wayan Suparta.


balitribune.co.id | Bangli - SMKN 4 Bangli merancang program lintas mata pelajaran. Dengan program lintas mata pelajaran ini nantinya siswa dapat mengikuti pelajaran pada jurusan yang berbeda. Program anyar ini bisa diikuti siswa kelas XI.
 
Kepala SMKN 4 Bangli I Wayan Suparta menjelaskan, program lintas mata pelajaran yakni program yang dapat diikuti siswa kelas XI. Dengan program ini para siswa tidak hanya menekuni satu jurusan saja, namun diberikan ruang untuk untuk mengikuti jurusan tambahan. "Kelas IX ini akan mengikuti dua jurusan sekaligus," ujarnya, Senin (28/6/21). 
 
Untuk program ini, jurusan tambahan yang dapat dipilih adalah perhotelan dan tata boga. Sementara SMKN 4 Bangli membuka  tujuh jurusan yakni Perhotelan, Tata Boga, Seni Tari, Seni Kerawitan, Desain Komunikasi Visual, Pedalangan serta Tata Kecantikan Kulit dan Rambut. “Dengan program lintas mata pelajaran,  jika siswa saat ini memilih jurusan Seni Tari, pada kelas XI dapat mengikuti program lintas mata pelajaran baik itu jurusan perhotelan ataupun tata boga,” sebutnya. 
 
Kata Wayan Suparta, alasan di rancangan program ini tidak lain untuk meningkatkan kemampuan para siswa serta mengasah kreatifitas.Sejatinya banyak siswa memiliki kemampuan Seni Tari namun tidak percaya diri untuk memilih jurusan tersebut. Bahwa ada anggapan Seni Tari tidak memberikan penghasilan yang mumpuni. "Sebetulnya punya bakat di bidang Tari, namun dipilih jurusan lain. Jurusan yang dinilai memiliki peluang besar," sebutnya.  
 
Lebih lanjut, dengan dibukanya program lintas mata pelajaran ini diharapkan bisa mengakomodir kebutuhan siswa. Terkait program ini sekolah juga menggandeng salah satu Kampus pendidikan dan pelatihan di bidang pariwisata. Untuk terlaksana program ini tentu perlu dilakukan persiapan kurikulum. Kemudian untuk pelaksanaan lintas mata pelajaran akan dilakukan seusai mengikuti jurusan awal. "Pagi mengikuti pembelajaran sesuai jurusan awal, setelah itu dilanjutkan jurusan tambahan," sambungnya. 
 
Nantinya pada kelas XII, siswa yang mengikuti program lintas mata pelajaran akan mengikuti ujian di dua jurusan. Tentu sertifikat yang diterima juga dari kedua jurusan. "Siswa memiliki keahlian lebih, tentu peluang juga lebih besar ketika terjun di dunia usaha/industri," tegasnya. 
 
Wayan Suparta juga menyebutkan siswa diberikan kebebasan untuk memilih, jika tidak mengikuti program ini juga tidak masalah. "Tetap mengikuti satu jurusan tidak masalah. Jika mengambil kelas tambahan juga tidak akan dibebankan biaya lagi," ungkapnya. 
wartawan
SAM
Category

Negara Hadir untuk Rakyat, Kasdam IX/Udayana Pimpin Groundbreaking 24 Titik Jembatan Garuda

balitribune.co.id | Singaraja - Komitmen TNI Angkatan Darat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah pelosok kembali dibuktikan. Kasdam IX/Udayana, Brigjen TNI Taufiq Hanafi, memimpin acara peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Jembatan Garuda yang dipusatkan di Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, Senin (30/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Telkomsel Bangun COMBAT di Desa Sadi, Perkuat Sinyal Perbatasan RI–Timor Leste

balitribune.co.id | NTT - Komitmen Telkomsel dalam memperluas akses konektivitas digital hingga wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal kembali diwujudkan melalui hadirnya Compact Mobile BTS (COMBAT) di Desa Sadi, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada pertengahan Maret 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

OJK Respons Putusan KPPU: Industri Pinjaman Daring Harus Sehat, Transparan, Berintegritas

balitribune.co.id | Jakarta - Melalui siaran pers yang disampaikan pada Jumat (27/3), OJK menegaskan pihaknya mencermati putusan Ketua Majelis KPPU dalam Perkara Nomor 05/KPPU-I/2025 berkaitan dengan dugaan pelanggaran Pasal 5 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tahun 2026, Tabanan Target Investasi Rp1,2 Triliun

balitribune.co.id I Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan memasang target nilai investasi sebesar Rp1,2 triliun pada 2026 dengan mengandalkan sektor penunjang pariwisata dan UMKM sebagai motor penggerak utama.

Target ambisius ini dibarengi dengan kebijakan penataan zonasi ketat guna memastikan pembangunan tetap selaras dengan kelestarian lingkungan, khususnya di wilayah hulu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.