Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Soal Stok Obat-Jaspel RSU Tabanan, Ketua DPRD Minta Manajemen Dievaluasi

ketua dprd tabanan
Bali Tribune / Ketua DPRD Tabanan, I Nyoman Arnawa

balitribune.co.id I Tabanan - Ketua DPRD Tabanan, I Nyoman Arnawa, akhirnya angkat bicara soal kondisi manajamen RSU Tabanan. Mulai dari persoalan stok obat yang berkurang hingga jaspel atau jasa pelayanan bagi pegawai yang belum terbayar selama dua bulan.

Bahkan, Arnawa mencetuskan adanya evaluasi penuh terhadap manajemen RSU Tabanan dengan kondisi yang mencuat saat ini. “Kalau bisa dievaluasi. Dan, ini saya sudah minta ke Komisi IV untuk melakukan rapat kerja,” tukas Arnawa pada Rabu (11/3/2026).

Ia mengaku sangat prihatin dengan kondisi RSU Tabanan saat ini, khususnya terkait dengan ketersediaan obat yang bersinggungan langsung dengan keperluan pasien dan berkaitan dengan layanan. “Stok obat berkurang. Jaspel tidak terbayarkan. Ada apa di rumah sakit ini? Jujur saya sangat prihatin,” tegasnya.

Apalagi, sambungnya, persoalan di RSU Tabanan ini bukan saja sampai ramai di media sosial. Mulai dari persoalan jaspel yang belum terbayar sampai dengan kondisi ketersediaan obat di depo farmasi yang muncul dari curhatan dokter di internal.

Baginya, terlepas curhat dokter itu merupakan komunikasi internal di manajemen, informasi yang disampaikan lewat voice note itu menandakan kondisi RSU Tabanan dalam keadaan tidak baik. “Itu hati nuraninya yang bicara. Itu artinya ada masalah di rumah sakit. Terlepas itu urusan internal,” tegasnya.

Karena itu, secara kelembagaan, ia selaku Ketua DPRD Tabanan meminta Komisi IV untuk segera melakukan rapat kerja dengan manajemen RSU Tabanan. Ia berharap, rapat kerja itu bisa memberikan solusi atas persoalan yang sedang terjadi di RSU Tabanan. Saat disinggung soal peralihan sistem pencatatan rekam medis dari manual ke digital yang menjadi pangkal persoalannya, Arnawa tambah gerah. “Apapun alasannya bisa dibuat kalau bicara alasan. Tetapi kinerja manajemen ini mesti mempersiapkan diri,” sergahnya.

Persiapan yang ia maksudkan adalah saat peralihan sistem tersebut, manajemen mestinya sudah siap dengan kemungkinan buruk yang terjadi serta mitigasinya. “Harus siapkan diri. Sistem apapun harus dilaksanakan dengan benar. Jangan sebatas ikut sana, ikut sini. Hormat sana, hormat sini, pekerjaannya sendiri terbengkalai,” sindirnya.

Karena itu, ia sudah meminta Komisi IV untuk segera melakukan rapat kerja dengan manajemen RSU Tabanan soal obat dan jaspel tersebut. “Saya akan ikut pimpin rapat itu,” tegasnya. 

wartawan
JIN
Category

Lomba Layang-Layang 2026, Ribuan Rareangon Matemuwirasa di Pengambengan

balitribune.co.id | Negara - Ribuan rareangon (pecinta layang-layang) dari berbagai daerah di Bali tumpah ruah memadati Sirkuit All In One Pengambengan, Negara, Minggu (30/8/2026). Mereka antusias mengikuti lomba layang-layang tahunan yang menjadi agenda rutin Kabupaten Jembrana sekaligus wadah silaturahmi pencinta tradisi layangan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Baru Tiba di Guyana, PMI Asal Jembrana Tewas Kecelakaan

balitribune.co.id | Negara - Kembali Pekerja Migran Indonesia (PMI) dilaporkan meninggal dunia di luar negeri. Seorang pemuda asal Desa Perancak, Kecamatan Jembrana I Komang Tedy Arsa Bantara Putra yang memiliki panggilan Tedy ini meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Guyana, Amerika Selatan. Saat kejadian korban tengah dalam perjalanan menuju lokasi tempatnya bekerja.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perlu Komitmen Soal  Anggaran Transportasi Publik Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Seiring bertambahnya penduduk, berkembangnya kawasan perkotaan, serta meningkatnya aktivitas ekonomi dan pariwisata, kebutuhan akan sistem transportasi yang mampu melayani mobilitas masyarakat secara aman, nyaman, efisien, dan berkelanjutan juga meningkat.

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Jembrana Tetapkan Dua Perda

balitribune.co.id | Negara - Setelah melalui proses pembahasana, DPRD Kabupaten Jembrana kini telah menyetujui dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda). Kedua Perda anyar tersebut adalah Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2026 dan Perda Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat serta Pelindungan Masyarakat.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.