Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tak Wajar, Nenek Berusia 85 Tahun Ditemukan Tewas di Kamarnya

Bali Tribune / TKP - Anggota kepolisian dari Polsek Kubu saat melakukan olah TKP di rumah tempat ditemukannya korban tewas

balitribune.co.id | Amlapura - Ni Nyoman Sukra, seorang nenek berusia 85 tahun asal di Banjar Dinas Batu Meyeh, Desa Tianyar Barat, Kecamatan Kubu, Kabuaten Karangasem, ditemukan tidak bernyawa di kamarnya, pada Sabtu (4/1) sore. Wanita tua tersebut diduga menjadi korban pembunuhan karena keluarga maupun petugas dari kepolisian melihat korban meninggal tidak wajar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Bali Tribune, Minggu (5/1), sebelumnya pada hari hari Jumat (3/1) sekitar pukul 19.00 wita, Saksi Ni Wayan Nukerti (Menantu Korban) sempat melihat korban sedang duduk di teras rumahnya sebelum kemudian Nukerti masuk ke dalam rumahnya yang jaraknya sekitar 10 meter dari rumah tinggal korban.

Kemudian keesokan harinya yakni pada Sabtu (4/1) sekitar pukul 07.00 Wita, Nurati menyuruh anaknya Ni Ketut Juliani untuk melihat korban yang sedang tertidur di kamarnya, namun setelah beberapa saat juliani datang sambil menangis mencari ibunya dan mengatakan bahwa badan korban dalam kondisi dingin. Mendengar cerita anaknya tersebut, Nukerti pun berlari sambil menangis menuju rumah korban untuk mengecek kondisi korban.

Benar saja, setelah di cek ternyata kondisi tubuh korban dalam keadaan kaku dengan posisi tubuh agak miring ke kanan, kepala korban menghadap ke selatan menoleh ke kanan, mulutnya terbuka, posisi tangan kanan dibawah kepala, tangan kiri terlipat, kaki korban dalam keadaan tertekuk. Saat korban meninggal Nurati bersama suaminya I Nengah Budiana yang juga anak korban kemudian mengecek barang-barang milik korban yang disimpan di laci kamar mandi, dan ternyata barang berupa 1 pasang  Sumpel emas, 1 buah cincin emas permata putih, dan 1 buah cincin emas permata hitam yang dipakai dijari manis tangan kiri korban hilang, sementara dompet tempat menyimpan perhiasan emas milik korban ditemukan di bawah kasur.

Bersamaan dengan kejadian korban tewas,  satu orang karyawan penjaga kandang Ayam Potong  yang bernama Ilham alias Teplon, juga tidak ada di tempat tinggalnya di mana yang bersangkutan tidur di salah satu kamar di belakang rumah korban. Nurati sendiri mengaku terakhir kali melihat  Ilham pada hari Jumat (3/1/2025) sekitar pukul 19.00 wita, dimana saat itu saksi Nurati sempat menitip untuk dibelikan bakso, tapi saat itu Ilham mengatakan tidak ada dagang Bakso.

Setelah itu Nurati mengaku tidak bertemu lagi dengan Ilham. Pun demikian pada Sabtu (4/1/2025) sekitar pukul 05.00 wita anak korban I Nengah Budiana saat sedang bersih-bersih dihalaman rumah tidak melihat sepeda motor milik Ilham, kemudian mengecek kamar Ilham dalam keadaan terkunci hanya ada sepasang sandal jepit warna hitam. Kemudian sekitar pukul 14.00 wita, Budiana mengecek ke kandang yang lagi 1 di Selatan karena pada saat itu ada sedang panen ayam untuk mencari Ilham dengan maksud untuk minta tolong memindahkan mobil Mercy yang terparkir di garasi.

Namun setelah dicek di kandang lagi satunya, ternyata Ilham juga tidak ada disana, kemudian dicek di kamarnya ternyata kamarnya dalam keadaan terkunci. Nudiana pun mendobrak kamar tidur Ilham dan setelah pintu bisa terbuka barang-barang Ilham sudah tidak ada di kamarnya, termasuk juga dengan 1 unit Sepeda motor Yamaha Mio warna hitam milik Ilham juga sudah tidak ada.

Adapun hasil pemeriksaan oleh Tim Medis Puskesmas Kubu 2 Pukul 15.30 Wita terhadap tubuh korban, diketahui jika kaku pada tubuh korban diperkirakan lebih dari 8 jam, kaku pada kedua tangan dan kedua kaki, alat kelamin (rahim) turun, wajah terdapat luka gores, alat Kelamin keluar cairan dan ada luka lebam di kedua pergelangan tangan.

“Kasus ini tengah dalam penyelidikan anggota dari Polsek Kubu, sejumlah saksi sudah dimintai keterangan termasuk sejumlah barang bukti juga sudah diamankan anggota,” jelas Kasi Humas Polres Karangasem, Iptu I Gede Sukadana, membenarkan adanya kasus tersebut.

wartawan
AGS

Ramadhipa Siap Melesat, Jaga Asa Papan Atas Moto3 Junior Aragon

balitribune.co.id | Jakarta – Pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM), M. Kiandra Ramadhipa, siap menghadapi putaran keenam FIM Moto3 Junior World Championship 2026 di MotorLand Aragón, Spanyol, 25–27 September 2026. Berada di posisi kelima klasemen sementara dengan 80 poin, Ramadhipa bertekad memanfaatkan dua balapan di Aragón untuk terus bersaing di papan atas.

Baca Selengkapnya icon click

Sensatia Gandeng Seven Clean Seas Bersihkan 173 Kg Sampah di Pantai Padang Galak

balitribune.co.id | Denpasar - Sensatia berkolaborasi dengan Seven Clean Seas menyelenggarakan aksi bersih pantai di Pantai Padang Galak, Bali, pada Sabtu (19/9/2026). Kegiatan ini melibatkan 75 peserta yang terdiri dari masyarakat setempat dan karyawan Sensatia, yang bersama-sama mengumpulkan sekitar 173 kg sampah dari kawasan pesisir tersebut. Sampah yang terkumpul terdiri dari 41 kg sampah organik, 35 kg sampah plastik, dan 97 kg sampah residu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sengketa Tanah Subak Kerdung, Kuasa Hukum Sebut Ada BAP Palsu

balitribune.co.id | Denpasar – Babak baru persidangan sengketa tanah di Subak Kerdung, Pedungan, mengungkap sejumlah fakta di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (24/9/2026). Tim kuasa hukum terdakwa Anak Agung Ngurah Darmawan menilai kasus yang menimpa kliennya merupakan bentuk kriminalisasi yang diwarnai dugaan rekayasa dokumen dan BAP palsu.

Baca Selengkapnya icon click

Keluarga Berintegritas, Rumahku Surgaku

balitribune.co.id | Keluarga berintegritas tengah menjadi impian besar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di dalam upaya mereka memberantas korupsi di tanah air. KPK beranggapan bahwa nilai-nilai antikorupsi perlu tumbuh dan dipraktikkan mulai dari keluarga karena keluarga merupakan lingkungan pertama tempat di mana seseorang belajar tentang kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polres Bangli Bongkar Sindikat Jual Beli Bayi Lintas Provinsi

balitribune.co.id | Bangli - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bangli berhasil membongkar sindikat tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus jual beli bayi. Dalam kasus yang menggegerkan ini, polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka dan mengamankan empat orang bayi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.