Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tali Penarik Putus, Evakuasi Dua Kapal Kandas di Pantai Tanah Ampo Gagal

Bali Tribune/ MASIH KANDAS - Kapal tongkang yang kandas setelah dihantam gelombang tinggi di perairan tanah Ampo, Manggis, Karangasem.



balitribune.co.id | Amlapura - Upaya evakuasi terhadap dua kapal yang kandas di areal pesisir Pantai Tanah Ampo, Kecamatan Manggis, Karangasem, yakni kapal Tug Boat atau kapal penarik KM Perkasa Wana, dan Kapal Tongkang bernama lambung Simindo 4 milik PT Alpiando Karya Kartika, masih terus dilakukan oleh operator kapal dengan pihak Depo Pertamina Manggis.

Kasat Polairud, Polres Karangasem, AKP. I Gusti Agung Bagus Suteja, kepada media ini Rabu (13/7/2022) menyebutkan, jika Rabu pagi proses evakuasi kembali coba dilakukan oleh pihak operator kapal dan Depo Pertamina Manggis, dengan cara menarik kapal yang kandas tersebut agar bisa mengapung kemabali ketengah perairan. “Tadi pagi coba ditarik menggunakan kapal penarik, namun gagal. Tali penariknya putus, padahal tali tersebut baru didatangkan,” bebernya.

Ia menyebutkan pihaknya bersama anggota terus memantau perkembangan proses evakuasi dua kapal yang kandas tersebut. Namun demikian tim yang mengevakuasi kapal kandas tersebut masih terus berupaya melakukan evakuasi sambil menunggu air laut mengalami titik pasang tertinggi. “Yang di evakuasi itu kapal Tug Boat-nya pak, kalau kapal tongkangnya kan harus diperbaiki karena mengalami kebocoran,” bebernya.

Untuk diketahui, dua kapal tersebut kandas di pesisir Pantai Tanah Ampo, atau tepatnya di timur Dermaga Cruise Tanah Ampo, setelah dihantam gelombang tinggi dan angin kencang hingga terseret arus pada Senin (11/7/2022) petang.

Kapal Tug Boat dan Kapal Tongkang tersebut memang berada di tengah perairan Tanah Ampo untuk mengerjakan proyek pemasangan tiang pancang Depo Pertamina Manggis. Menurut keterangan dari Nahkodanya kepada petugas Polairud Polres Karangasem, kapal tersebut telah berada di perairan Tanah Ampo sejak tujuh bulan lalu. Di dua kapal tersebut bekerja sebanyak 9 orang ABK.

wartawan
AGS
Category

Pecatu Darurat Air dan Marak Pencurian Meteran, Made Sumerta Desak Progres Nyata PDAM Badung

balitribune.co.id | Mangupura -  Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Made Sumerta, memberikan atensi serius terhadap rentetan kasus pencurian meteran air (water meter) milik Perumda Tirta Mangutama (PDAM) Badung yang kian masif di wilayah Kuta Selatan. Selain masalah kriminalitas, politisi PDI Perjuangan ini juga menyoroti krisis distribusi air yang tak kunjung teratasi di Desa Pecatu.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Adi Arnawa Hadiri Prosesi Ngodak Pelawatan di Pura Dalem Bebalang Carangsari

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri sekaligus menjadi upasaksi dalam rangkaian Karya Ngodak Pelawatan Ida Sesuhunan di Pura Dalem Bebalang, Desa Adat Carangsari, Kecamatan Petang, Rabu (25/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mahkamah Agung Ambil Sumpah Dewan Komisioner OJK Baru, Perkuat Stabilitas Sektor Keuangan Nasional

balitribune.co.id | Jakarta - Tujuh Anggota Dewan Komisioner (ADK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mengucapkan sumpah jabatan di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Rabu (25/3/2026). Pengambilan sumpah dilakukan langsung oleh Ketua Mahkamah Agung Sunarto berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 30/P Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan Anggota Dewan Komisioner OJK.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kadisparbud Bangli Tegaskan Pungutan Retribusi Kintamani yang Viral Adalah Resmi dan Sesuai SOP

balitribune.co.id | Bangli - Pungutan retribusi wisata Kintamani, Bangli kembali viral dan menuai pro-kontra. Pasalnya, pungutan retribusi dilakukan di badan jalan. Menyikapi realita tersebut, Kadis Pariwisata Dan Kebudayaan (Disparbud) Bangli I Wayan Dirgayusa angkat bicara. Mantan Camat Kintamani ini mengatakan bahwa petugas yang melakukan pungutan adalah petugas resmi Pemkab Bangli. 

Baca Selengkapnya icon click

Proyek Shortcut 9-10 Terancam Mandek, Warga Pegayaman Tolak Ganti Rugi Lahan

balitribune.co.id I Singaraja - Pembangunan proyek jalan pintas (shortcut) titik 9 dan 10 yang melintasi Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng, masih menyisakan persoalan pelik. Sejumlah warga pemilik lahan menyatakan keberatan dan menolak nilai ganti rugi yang ditetapkan pemerintah karena dianggap tidak adil dan jauh dari harapan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.