Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tebing di Pinggir Jembatan Peken Belayu - Kukuh Longsor Lagi

Tebing longsor
Bali Tribune / LONGSOR - Tebing di pinggir jembatan Peken Belayu-Kukuh di Desa Peken Belayu, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, yang longsor kembali pada Rabu (22/4/2026) sore.

balitribune.co.id I Tabanan - Tebing di pinggir jembatan Peken Belayu-Kukuh di Desa Peken Belayu, Kecamatan Marga, longsor lagi pada Rabu (22/4/2026) sore. Tak hanya itu, material tebing yang longsor itu membuat gelombang air pada aliran Sungai Yeh Ge menerjang areal wantilan pura yang ada di seberangnya.

Camat Marga I Gede Nengah Sugiarta, mengonfirmasi bahwa longsor terjadi di sisi barat tebing sekitar pukul 15.00 Wita atau berbarengan dengan hujan yang sedang terjadi di kawasan itu. "Longsor terjadi jam tiga sore tadi. Ketika hujan deras. Air mengikis tanah di longsoran pertama sehingga longsor susulan kembali terjadi di sebelahnya," jelas Sugiarta.

Ia menyebutkan, pihaknya bersama tokoh masyarakat setempat sudah melaporkan kejadian ini ke Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bali. Harapannya, longsor yang berimbas pada jembatan yang menghubungkan Desa Peken Belayu dan Kukuh itu segera mendapatkan penanganan teknis. Apalagi, jalur yang melintasi jembatan itu merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali karena menjadi penghubung Kabupaten Tabanan dan Badung. "Kami berharap segera diatensi agar tidak menimbulkan kejadian yang lebih besar," tegas Sugiarta.

Sejauh ini, sambungnya, kendaraan dengan tonase berat dianjurkan untuk tidak melintasi jalur tersebut. Imbauan ini sudah disampaikan sejak longsor pertama pada Rabu (15/4) dan dipertegas lagi pada Selasa (21/4/2026). Pembatasan bagi kendaraan bertonase berat seperti truk tersebut dilakukan agar tidak terjadi longsor susulan dan risiko kecelakaan bagi pengendara yang melintasi jembatan itu. Apalagi, setiap ada kendaraan besar lewat, getaran dari kendaraan berat itu kerap memicu rontoknya material tanah dari bibir tebing. "Saat kendaraan besar melintas, tanah yang kecil-kecil langsung jatuh," ujarnya.

Secara terpisah, Perbekel Desa Peken Belayu Ida Bagus Nyoman Parwata mengungkapkan bahwa warga sekitar sekarang ini was-was dengan kemungkinan terjadinya longsor susulan. Karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat di sekitar longsor tersebut untuk menjauh dan tidak melakukan aktivitas apapun di dekat lokasi longsor tersebut. 

wartawan
JIN
Category

Babat Hutan Lindung, Dua Tersangka Jalani Proses Hukum

balitribune.co.id | Negara - Kasus pembabatan hutan dan penebangan kayu secara ilegal (illegal logging) di Kawasan Hutan Lindung Banjar Pengajaran Kaler, Desa Berangbang, Negara dipastikan terus bergulir. Kedua tersangka berinisial IGS dan IGKL kini masih menjalani proses hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Swatantra Buleleng Serap 280 Ton Jagung, Pasokan Lokal Menipis hingga Akhir Tahun

balitribune.co.id | Singaraja - Perumda Swatantra Kabupaten Buleleng berupaya menjaga ketersediaan jagung untuk pakan ternak di tengah meningkatnya kebutuhan peternak ayam petelur. Hingga Oktober 2026, perusahaan daerah tersebut telah menyerap sekitar 280 ton jagung dari petani lokal. Namun, terbatasnya produksi dan meningkatnya permintaan membuat pasokan mulai menipis.

Baca Selengkapnya icon click

Jika Gagal Panen, Petani Badung Dapat Ganti Rugi Rp6 Juta per Ha

balitribune.co.id | Mangupura - Petani di Kabupaten Badung yang mengalami gagal panen berpeluang mendapatkan ganti rugi sebesar Rp6 juta per hektare melalui program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). Menariknya, petani tidak perlu membayar premi karena biaya asuransi ditanggung pemerintah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kakek Tuna Netra di Selemadeg Tewas Terpeleset di Parit

balitribune.co.id | Tabanan - Seorang kakek penyandang disabilitas netra bernama I Ketut Muncul (69) ditemukan tewas membusuk di saluran air tegalan miliknya di Banjar Apit Yeh, Desa Manikyang, Kecamatan Selemadeg, Rabu (21/10/2026). Korban diduga terpeleset dan jatuh tengkurap ke dalam parit saat sedang mengumpulkan pelepah kelapa kering.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Kasus Korupsi Satpol PP Jembrana, Jaksa Tunggu Tindaklanjut BPKP

balitribune.co.id | Negara - Hingga kini penanganan perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Satpol PP Kabupaten Jembrana Tahun Anggaran 2022 hingga 2025 terus bergulir. Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana menunggu tindaklanjut ekpose yang telah dilaksanakan bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pengambengan (BPKP) Perwakilan Provinsi Bali.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.