balitribune.co.id | Bangli - Memperingati Hari Rabies Sedunia (World Rabies Day) 2026, Pemerintah Kabupaten Bangli menggandeng Yayasan Bali Animal Welfare Association (BAWA) dan FOUR PAWS International menggelar aksi kolaboratif bertajuk “Bersama Lebih Kuat (Stronger Together)”. Berlokasi di Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (PLUT KUMKM) Kabupaten Bangli, inisiatif ini mempertegas komitmen terpadu memutus rantai penularan rabies di Pulau Dewata.
Mengusung pendekatan holistik One Health, kegiatan ini menjembatani keterkaitan antara kesehatan manusia, kesejahteraan hewan, dan kelestarian lingkungan. Upaya pengendalian tidak hanya berfokus pada percepatan cakupan vaksinasi dan respons cepat terhadap luka gigitan, tetapi juga menekankan edukasi kepemilikan hewan yang bertanggung jawab serta manajemen populasi berbasis perlakuan manusiawi.
Rangkaian acara Hari Rabies Sedunia 2026 di Kabupaten Bangli terbagi ke dalam tiga pilar agenda strategis:
Lokakarya Rabies dan Kesejahteraan Hewan (Animal Welfare Workshop): Mengusung tema “Dari Kesejahteraan Hewan Menuju Pemberantasan Rabies: Memperkuat Komunitas Melalui One Health”, forum ini mempertemukan pemangku kepentingan lintas sektor Pemkab Bangli—seperti Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan; Dinas Kesehatan; BAPPEDA; Disdikpora; Disparbud; BPBD; Satpol PP; Diskominfo; hingga Puskeswan Bangli dan Kintamani. Forum ini menjadi sarana evaluasi capaian penanganan rabies dari aspek kesehatan masyarakat maupun hewan guna merumuskan langkah penanggulangan yang terpadu dan berkelanjutan.
Kompetisi Edukasi Sekolah: Menyasar generasi muda sebagai agen perubahan, kegiatan bertajuk “Setiap Suara Berarti, Setiap Tindakan Berharga, Lebih Kuat Bersama!” melibatkan siswa Sekolah Dasar di Kecamatan Bangli. Edukasi interaktif dikemas melalui Lomba Menggambar Poster, Mewarnai, Video Edukasi Rabies dan Kesejahteraan Hewan, hingga Lomba Yel-Yel Rabies untuk menanamkan kesadaran dini terkait pencegahan rabies, protokol pertolongan pertama luka gigitan, serta penanganan penelantaran hewan.
Layanan Kesehatan Hewan Gratis: Mengangkat sub-tema “Bersama Lebih Kuat: Hewan Sehat, Keluarga Selamat”, tim medis veteriner menyelenggarakan program sterilisasi, kastrasi, dan vaksinasi rabies gratis bagi anjing peliharaan maupun anjing komunitas di area parkir Gedung PLUT KUMKM Bangli. Intervensi medis ini menjadi wujud nyata pengendalian populasi anjing secara etis, berkelanjutan, dan efektif.
“Eliminasi rabies bukanlah perjuangan satu pihak semata, melainkan kerja bersama lintas disiplin dan lapisan masyarakat. Melalui sinergi One Health dan kepedulian terhadap kesejahteraan hewan, kita sedang membangun benteng ketahanan kesehatan yang kokoh demi keselamatan seluruh warga Bangli,” ujar Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bangli.
Melalui momentum ini, Pemkab Bangli bersama mitra mengajak masyarakat untuk aktif memvaksinasi hewan peliharaan, memelihara dengan bertanggung jawab, serta segera mengakses fasilitas kesehatan terdekat apabila terjadi gigitan Hewan Penular Rabies (HPR). Target eliminasi rabies diyakini dapat terwujud saat pemerintah, komunitas, dan warga bergerak selaras.
Tentang Penyelenggara Peringatan Hari Rabies Sedunia 2026 di Kabupaten Bangli merupakan kemitraan strategis antara Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bangli bersama jajaran OPD Pemkab Bangli, Yayasan BAWA (Bali Animal Welfare Association), dan FOUR PAWS International. Sinergi ini berdedikasi mewujudkan Bali bebas rabies melalui perlindungan kesehatan masyarakat serta penegakan prinsip kesejahteraan hewan.