Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tender Pembangunan Gedung RSU Memasuki Masa Sanggah

Bali Tribune /LAHAN - Lokasi Pembangunan Gedung 1A dan 1B RSU Bangli.



balitribune.co.id | Bangli - Proses tender untuk kegiatan fisik pembangunan gedung 1A dan 1B Rumah Sakit Umum (RSU) Bangli dengan pagu anggaran Rp 75 Miliar memasuki masa sanggah. Dari 36 peserta hanya satu penyedia yang ajukan penawaran.

Ketua Pokja Pemilihan V Bagian Pengadaan Barang Jasa Setda Bangli Ngurah Juli Adi Saputra mengatakan, terkait kegiatan fisik di RSU Bangli pihaknya pengumuman dilakukan secara terbuka dan untuk dokume penawaran telah diaplud.”Pokja bekerja secara transparant,” ujarnya, Kamis (2/11/2021).

Lanjut Ngurah Juli, dalam kegitan tender pihaknya dapat pendampingan dari pihak Kejaksaan Negeri Bangli, Tipikor Polres Bangli dan Inspektorat. Setelah dilakukan ferifikasi terkait adimistrasi, kualifikasi dan teknis serta harga, kata Ngurah Juli ditetapkan pemenang yakni PT Sanur Jaya dengan harga penawaran Rp 71.250.507.916. Karena ditetapkan satu pemenang, maka dilakukan nego harga penawaran dan akhirnya jatuh pada angka Rp 71.226.198.000. Kata Ngurah Juli saat ini proses masuk masa sanggah yakni dari tanggal 1 sampai 6 Desember 2021. ”JIka tidak ada lakukan sanggah, kita akan serahkan ke Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk tindak lanjut kontrak kegiatan,” tegasnya.

Humas RSU Bangli Sang Kompiang Wijaya mengatakan, kegiatan fisik meliputi pembangunan gedung 1A dan 1B. Untuk pembanguann gedung 1A yakni untuk lantai bawah berupa ruang LAB dan Rontgen. Sedangkan lantai 1 untuk ruang IGD dan Bank Darah. Sementara lantai II untuk  ruang Ponek dan lanati III untuk ruang ICU, CCU dan NICU.

Sedangkan untuk gedung 1B yakni lantai bawah untuk ruang Farmasi, Rekam Medis dan Poliklinik. Sedangkan lantai II untuk ruangan CSSD, ruang persiapan operasi, ruang pulih sadar dan CSSD. Sementara lanati III untuk kamar operasi.

wartawan
SAM
Category

OJK Buka Jalan Demutualisasi Bursa Efek, Kepemilikan Saham Dibatasi 5 Persen

balitribune.co.id | Jakarta - Struktur kepemilikan Bursa Efek di Indonesia memasuki babak baru. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menerbitkan Peraturan OJK Nomor 13 Tahun 2026 tentang Pemegang Saham Bursa Efek (POJK 13 Tahun 2026), yang menjadi dasar hukum pelaksanaan demutualisasi Bursa Efek.

Regulasi tersebut berlaku sejak diundangkan pada 17 September 2026. OJK menjelaskan penerbitan aturan itu melalui siaran pers, Senin (21/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

APBD Buleleng Defisit Rp200 Miliar, Pembangunan RSUD Dibiayai Lewat Pinjaman Daerah

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng menyiapkan skema pembiayaan melalui pinjaman daerah untuk mendukung revitalisasi dan pemenuhan sarana prasarana Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buleleng. Kebijakan tersebut berdampak pada postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang diproyeksikan mengalami defisit lebih dari Rp200 miliar.

Baca Selengkapnya icon click

Antisipasi Banjir, Sedimentasi di Tukad Mati Kembali Dikeruk

balitribune.co.id |  Denpasar - Bencana banjir bandang yang terjadi tahun lalu, belantaran Tukad Mati Denpasar yang terparah. Memasuki musim hujan, Pemerintah Kota Denpasar bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida melakukan pengerukan sedimentasi di alur Tukad Mati, Jalan Pura Demak I, Pemecuta kelod, Selasa (22/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perajin Pelinggih Keluhkan Penurunan Kualitas Bahan Batu Alam

balitribune.co.id | Bangli - Perajin batu alam di Kabupaten Bangli saat ini kerap menerima permintaan pesanan dari kalangan rumahtangga, akomodasi wisata dan pihak pengelola Pura. Batu alam yang dijadikan bahan untuk membuat Pelinggih atau bangunan suci umat Hindu Bali, ketersediaannya masih memadai namun terjadi penurunan kualitas batu alam. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.