Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Terima Kasih Pak Cok Ace

Bali Tribune / Umar Ibnu Alkhatab - Analisis Kebijakan Publik

balitribune.co.id | Penyerahan rekomendasi kepada pasangan Wayan Koster dan Nyoman Giri Prasta oleh Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri untuk menjadi calon gubernur dan wakil gubernur yang akan bertarung dalam Pilkada Provinsi Bali pada bulan November 2024 mendatang, secara otomatis mengakhiri kiprah Wakil Gubernur Bali 2018-2018, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati.

Sosok yang dikenal luas dengan panggilan Pak Cok Ace itu menerima dengan lapang dada keputusan DPP PDIP yang dibacakan oleh Sekretaris Jenderal DPP PDIP dan secara simbolis penyerahan dokumen rekomendasi oleh Ketua Umum DPP PDIP pada tanggal 22 Agustus 2024 dalam forum penetapan calon kepala daerah yang diusung oleh PDIP pada gelombang ketiga pengumuman itu. Kepada penulis, Pak Cok Ace menyampaikan rasa syukurnya atas apa yang ia peroleh dari PDIP berupa kehormatan dan kepercayaan untuk menjalankan tugas sebagai seorang wakil gubernur selama lima tahun, 2018-2024

Dengan tidak lagi menjabat, kita tak akan melihat lagi sosok yang santun dan ramah ini menyapa masyarakat dalam kapasitasnya sebagai pejabat politik dan publik sekaligus pada tahun-tahun mendatang.

Namun demikian, kiprah Pak Cok Ace dalam masyarakat tidak akan berakhir, bahwa ia akan terus memajukan masyarakat Bali dalam kapasitasnya sebagai warga biasa yang memiliki pengalaman dan pengetahuan yang luas dengan predikat yang ia sandang sebagai budayawan, akademisi, dan praktisi dunia kepariwisataan.

Pak Cok Ace akan hadir sebagai narasumber yang aktif menyebarkan gagasan pemajuan masyarakat Bali, dan atmosfer tersebut telah ia ciptakan  sehingga tak heran jika seusai tak lagi menjabat sebagai wakil gubernur beliau kini diundang ke sana ke mari guna berbagi pengetahuan dan pengalamannya dalam banyak hal. Artinya, masyarakat akan tetap melihat kiprah Pak Cok Ace dalam banyak hal, namun dalam sosok yang lain, bukan sosok seorang wakil gubernur, tetapi sosok warga biasa yang lebih luwes dalam bergaul, sosok yang mudah berbagi pengetahuan tanpa batasan formal.

Kita tentu mengapresiasi posisi baru yang dimainkan oleh Pak Cok Ace di tengah masyarakat Bali hari ini dan hari-hari yang akan datang itu. Tidak banyak tokoh yang seusai menjabat masih terus berkiprah di tengah masyarakat. Hanya bisa dihitung dengan jari.

Dalam pesan yang dikirimkan kepada penulis, Pak Cok Ace menyatakan tekad untuk tidak akan surut bekerja dan berjuang untuk menjadikan kondisi masyarakat Bali menjadi lebih baik. Beliau juga menyampaikan komitmennya untuk mendukung pemerintahan yang akan datang dengan harapan agar program-program yang belum berjalan sesuai dengan rencana pada masa dirinya menjadi tandem Pak Koster agar dapat diteruskan pada periode selanjutnya.

Itulah sebabnya mengapa kita patut mengapresiasi peran baru Pak Cok Ace ini karena ia telah meletakkan posisinya pada track yang tepat, yakni sebagai warga biasa yang siap memajukan masyarakat Bali dan membantu pemerintah yang baru untuk mewujudkan semua program yang telah direncanakan.

Pak Cok Ace sangat meminati masalah-masalah kebudayaan, khususnya kebudayaan yang hidup di dalam masyarakat Bali, dan karena itulah tindakan dan ucapannya sangat dipengaruhi oleh kebudayaan Bali yang adiluhung. Ia berusaha menjadi manusia yang bermanfaat bagi siapapun tanpa harus memanfaatkan kesempatan untuk menyerang siapapun.

Akhirnya kita mengucapkan terima kasih atas peran barunya itu sekaligus mengucapkan terima kasih atas dedikasinya selama menjalani tugas sebagai wakil gubernur. Banyak hal yang telah ia lakukan bersama pak Koster dan karena itulah ia telah banyak meninggalkan legacy bagi masyarakat Bali. Hubungan yang harmonis di antara dirinya dan Pak Koster selama menjabat telah ikut menjadi legacy yang patut ditiru oleh siapapun yang kelak menjadi pemimpin. Perumpamaan yang dipakai Pak Koster untuk menyebut dirinya dan Pak Cok Ace sebagai Baladewa dan Krisna, atau sebaliknya, sangat tepat guna menggambarkan hubungan di antara keduanya.

Tentu ada gejolak di dalam hubungan mereka, tetapi keduanya pandai menutupi gejolak itu, dan Pak Cok Ace sendiri telah memahami konsekuensinya sebagai seorang wakil gubernur, dan karena itu ia tetap menjalankan tugasnya tanpa merusak pakem yang berlaku: menjaga keseimbangan agar tak oleng demi tiba di dermaga harapan dengan baik.

Terima kasih Pak Cok Ace, selamat menikmati kehidupan baru sebagai warga biasa yang humble dan ingin terus berbagi. Jika ingin melukis, sebagaimana yang pernah Pak Cok Ace katakan kepada penulis di sebuah kedai tahu gunting di pinggiran jalan By Pass Ngurah Rai di suatu sore, maka lukislah pengalaman yang pernah Pak Cok Ace alami, suka dan duka, agar bisa dinikmati oleh semua orang dan dapat menginspirasi siapapun khususnya anak-anak muda yang kelak menjadi pemimpin Bali.

wartawan
Umar Ibnu Alkhatab
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

“Challenge” Berhadiah Berujung Penipuan, Polisi Buleleng Tangkap Pelaku dan Ungkap Enam Korban

balitribune.co.id I Singaraja - Satreskrim Polres Buleleng mengungkap kasus penipuan dengan modus challenge berhadiah Rp200 ribu. Seorang pria berinisial PS (25) ditetapkan sebagai tersangka setelah diduga membawa kabur telepon genggam milik enam korban dengan total kerugian sekitar Rp15 juta.

Baca Selengkapnya icon click

Ketua DPRD Buleleng Minta Target PAD 2027 Ditetapkan Realistis

balitribune.co.id I Singaraja - Penetapan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Buleleng dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027 menjadi perhatian DPRD Buleleng. Dewan meminta target pendapatan disusun secara realistis dengan tetap mempertimbangkan kondisi ekonomi dan kemampuan daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Januari-Juli 2026, Bandara I Gusti Ngurah Rai Layani 13 Juta Penumpang

balitribune.co.id I Kuta - Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali mencatat melayani hingga 13,2 juta pergerakan penumpang selama periode Januari-Juli  2026. Jumlah pergerakan penumpang tersebut terbagi atas 8,5 juta penumpang rute internasional dan 4,7 juta penumpang rute domestik.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

5.000 Ojol Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan di Enam Wilayah

balitribune.co.oi | Mangupura - Semangat 'brotherhood' tidak berhenti di jalan. Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) bersama BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada 5.000 mitra pengemudi ojek online (Ojol) di enam wilayah. Perlindungan yang semula dirancang selama lima bulan, Agustus hingga Desember 2026, diputuskan HDCI untuk dilanjutkan hingga tiga tahun.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.