Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tika Pagraky Tutup Surya Metu Fest

Tika Pagraky
Bali Tribune / SAJIAN PENUTUP - Penampilan Tika Pagraky menjadi sajian penutup dalam rangkaian Surya Metu Fest Vol. III di Nusa Penida, Selasa (11/8/2026).

balitribune.co.id I Semarapura - Penampilan Tika Pagraky menjadi salah satu sajian penutup yang menyita perhatian dalam rangkaian Surya Metu Fest Vol. III bertema “Segara Raksha” di Nusa Penida, Selasa (11/8/2026).

Antusiasme penonton terlihat sejak Tika Pagraky naik ke atas panggung. Area festival dipadati para penggemar, dengan dominasi penonton perempuan. Lagu-lagu bertema cinta yang dibawakan Tika Pagraky dinilai dekat dengan pengalaman dan perasaan perempuan, sehingga suasana pertunjukan semakin emosional dan penuh antusiasme.

Alunan lagu cinta yang dipersembahkan Tika Pagraky membuat para penonton larut dalam suasana. Tidak sedikit penggemar yang ikut bernyanyi dan menikmati setiap lagu hingga penampilan berakhir.

Penampilan tersebut sekaligus menjadi salah satu momen terakhir sebelum rangkaian Surya Metu Fest Vol. III secara resmi ditutup. Namun, semangat kegiatan tidak berhenti sampai di sana. Setelah festival ditutup, masyarakat dan wisatawan masih dapat menikmati pameran UMKM yang akan berlangsung hingga 20 Agustus 2026.

Secara resmi, Surya Metu Fest Vol. III ditutup oleh Camat Nusa Penida I Kadek Yoga Kusuma. Dalam kesempatan tersebut, ia mengapresiasi seluruh rangkaian kegiatan festival yang telah berjalan dan berharap penyelenggaraan tahun mendatang dapat dikemas semakin apik dan menarik.

Menurutnya, festival ke depan dapat terus dikembangkan dengan memadukan berbagai unsur sehingga menjadi ruang bersama bagi masyarakat dan pelaku kreativitas.

“Ke depan, kita berharap kemasan festival bisa lebih apik lagi. Budaya, seni, hiburan, dan olahraga dapat menjadi satu kesatuan,” ujar I Kadek Yoga Kusuma.

Konsep tersebut dinilai penting untuk menjadikan Surya Metu Fest bukan sekadar hiburan, tetapi juga ruang untuk merawat budaya, mengembangkan kreativitas masyarakat, sekaligus mendorong aktivitas ekonomi melalui UMKM dan pariwisata.

 Yoga Kusuma menyatakan bahwa dengan ditutupnya rangkaian pertunjukan utama, Surya Metu Fest Vol. III: Segara Raksha meninggalkan catatan tentang bagaimana budaya, seni, olahraga, hiburan, dan ekonomi kreatif dapat dipertemukan dalam satu perhelatan di Nusa Penida.

wartawan
SUG
Category

Tipikor Polres Bangli Obok-Obok Pengerjaan Proyek Revitalisasi SD dan SMP

balitribune.co.id | Bangli - Guna memastikan program Revitalisasi Satuan Pendidikan di Kabupaten Bangli berjalan sesuai dengan juknis, Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Bangli melakukan klarifikasi dengan menyasar sekolah (SD-SMP) penerima bantuan program pemerintah pusat tersebut. Kegiatan revitalisasi menyasar 20SD dan 4 SMP dengan total anggaran sekitar Rp 24 miliar lebih

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Bupati Kembang Tinjau Langsung Perbaikan Sejumlah SD di Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Perbaikan sejumlah fasilitas sekolah di Kabupaten Jembrana mendapat perhatian khusus dari Bupati I Made Kembang Hartawan. Tak ingin hanya menerima laporan di atas meja, Bupati Kembang turun langsung meninjau proses perbaikan di SD N 2 Banjar Tengah dan SD N 2 Loloan Barat pada Selasa (15/9/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Keyakinan Konsumen Bali Tetap Kuat di Tengah Normalisasi Aktivitas Ekonomi

balitribune.co.id | Denpasar - Keyakinan konsumen di Bali tetap berada pada level optimistis pada Agustus 2026. Bank Indonesia mencatat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Bali berada di level 123,1, masih jauh di atas ambang optimistis 100 dan lebih tinggi dibandingkan IKK nasional yang tercatat 118,5.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Kemarau Panjang Ancam Habitat Satwa Liar di TNBB

balitribune.co.id | Singaraja - Musim kemarau berkepanjangan mulai menjadi perhatian di kawasan Taman Nasional Bali Barat (TNBB). Kondisi kering tidak hanya berpotensi menurunkan ketersediaan sumber air bagi satwa liar, tetapi juga meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Petani Garam Karangdadi Kusamba Kembali ke Sistem Tradisional

balitribune.co.id | Semarapura - Petani garam tradisional di pesisir Karangdadi, Desa Kusamba, Kabupaten Klungkung, resmi meninggalkan sistem pembuatan garam media tunnel. Metode yang diperkenalkan Kementerian Sosial (Kemensos) sejak tahun 2022 tersebut tidak lagi digunakan lantaran hasil produksinya ditolak oleh pasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.