Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tim Task Force FIBAA FH UNUD Ikuti Bimtek Penyiapan Program Studi Akreditasi Internasional

Bali Tribune / BIMBINGAN - Perwakilan Tim FIBAA FH Unud mengikuti Bimbingan Teknis Program Penyiapan Program Studi Akreditasi Internasional pada tanggal 4-5 Agustus 2022 di Ballroom Eastparc Hotel Yogyakarta.

balitribune.co.id | Yogyakarta - Perwakilan Tim Task Force Foundation for International Business Administration Accreditation (FIBAA) FH Unud yang terdiri dari: Wakil Dekan I, Koordinator UP3M, Ketua Task Force S1 Ilmu Hukum, Ketua Task Force S2 Ilmu Hukum dan anggota Task Force S3 Ilmu Hukum mengikuti Bimbingan Teknis Program Penyiapan Program Studi Akreditasi Internasional yang diselenggarakan pada tanggal 4-5 Agustus 2022 oleh Universitas Islam Indonesia (UII) di Ballroom Eastparc Hotel Yogyakarta secara luring sedangkan 15 anggota Tim Task Force lainnya mengikuti secara daring.

Bimtek dilakukan secara hybrid dan dibuka langsung oleh Wakil Rektor III UII. UII merupakan salah satu universitas di Indonesia yang 4 (empat) prodinya sudah terakreditasi internasional FIBAA. Keempat prodi tersebut: Program Studi Hukum Program Sarjana, Program Studi Hukum Program Magister, Program Studi Kenotariatan Program Magister, dan Program Studi Hukum Program Doktor.

FIBAA merupakan salah satu lembaga akreditasi internasional yang diakui oleh Kemendikbudristek Indonesia. Perolehan akreditasi internasional oleh sebuah prodi akan berpengaruh pada pemenuhan Indikator Kinerja Utama (IKU) 8 Program Studi Berstandar Internasional sebuah universitas.

Bimtek diikuti oleh beberapa universitas di Indonesia yang sedang mempersiapkan perolehan akreditasi internasional. Adapun beberapa materi penting yang diberikan kepada seluruh klaster (Teknik, Sains, Humaniora): Kurikulum Outcome Based Education (OBE) dan SPMI berorientasi internasional serta Praktik Penyusunan Kurikulum OBE dan Instrumen Evaluasi Diri. Materi bimtek sangat tepat dengan kondisi FH Unud saat ini karena 3 (tiga) prodinya (S1 Ilmu Hukum, S2 MIH dan S3 PDIH) sedang berproses untuk memperoleh akreditasi internasional FIBAA. (Tim UPIKS&IT FH Unud)

 

Sumber: https://www.unud.ac.id

 

 
wartawan
ARW
Category

Cuma Desa Tanpa TPS3R yang Boleh Kirim Sampah Organik

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar mulai memperketat alur pembuangan sampah ke TPA Suwung. Sampah organik kini hanya diizinkan masuk ke TPA dua kali seminggu, khusus bagi desa atau kelurahan yang belum memiliki fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Baca Selengkapnya icon click

Menteri LH: 60 Persen Warga Denpasar Sudah Disiplin Pilah Sampah

balitribune.co.id I Denpasar - Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq, memberikan apresiasi tinggi atas kemajuan signifikan tata kelola sampah di Kota Denpasar dan Provinsi Bali. Hal tersebut disampaikan saat meninjau TPST Kesiman Kertalangu, Jumat (17/4/2026), bersama Gubernur Bali I Wayan Koster dan Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gerakan Badung Peduli Sambangi Warga Disabilitas di Desa Kutuh

balitribune.co.id I Mangupura - Kepedulian dan kebersamaan terus ditunjukkan melalui kegiatan sosial Gerakan Badung Peduli yang digelar di Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini menyasar warga yang membutuhkan perhatian khusus sebagai bentuk komitmen sosial pemerintah setempat.

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Badung Dorong Insentif Petugas Kebersihan di Tengah Darurat Sampah

balitribune.co.id I Mangupura - DPRD Badung mendorong pemerintah daerah memberikan insentif kepada petugas kebersihan yang terlibat langsung dalam penanganan darurat sampah. Dorongan ini muncul seiring meningkatnya beban kerja petugas di lapangan dalam beberapa waktu terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perbaiki 37 Titik Kerusakan Akibat Bencana 2026, Perkim Badung Siapkan Rp 11,77 Miliar

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Badung menyiapkan anggaran lebih dari Rp 11,77 miliar untuk memperbaiki puluhan titik kerusakan infrastruktur akibat bencana alam pada 2026.

Sebanyak 37 titik kerusakan menjadi prioritas penanganan. Perbaikan mencakup jalan rusak, senderan jalan, hingga sistem drainase di sejumlah wilayah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.