Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tindaklanjuti Keluhan Bau Kandang Babi, Polsek dan DLH Gianyar Turun ke Lokasi

Keluhan
Bali Tribune / TURUN - Petugas turun sambangi peternak babi yang dikeluhkan warga sekitar.

balitribune.co.id | Gianyar - Menindaklanjuti keluhan warga terjadap keberadaan usaha kandang babi, Jajaran Polsek Blahbatuh bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gianyar, Satpol PP, dan perangkat desa, kembali mengecek peternakan babi milik I Ketut Darsana di Banjar Blangsinga, Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh, Senin (12/10/2026).  Pemilik kandang pun diminta untuk membersihkan dan mengiras penampungan kotoran babi yang sudha penuh dan meluber.

Pengecekan pertugas terkait ini adalah yang  kedua setelah adanya laporan masyarakat mengenai dugaan pencemaran lingkungan dari aktivitas peternakan tersebut. Dalam pengecekan itu, Bhabinkamtibmas Desa Saba Aipda I Nyoman Mara Arta bersama personel Satpol PP dan kepala dusun setempat berkoordinasi dengan pemilik usaha. Petugas juga mengecek kondisi kandang serta saluran pembuangan kotoran ternak.

Petugas DLH Gianyar melakukan pencatatan dan meminta keterangan pemilik usaha sebagai bagian dari tindak lanjut laporan warga. Pemilik ternak juga diimbau segera membersihkan dan menguras penampungan kotoran yang telah penuh guna mengurangi bau menyengat yang mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar.

Kapolsek Blahbatuh, Kompol Luh Putu Sri Sumartini, S.H., M.H., mengatakan penanganan keluhan masyarakat perlu dilakukan melalui komunikasi dan koordinasi dengan mengedepankan pendekatan humanis. “Polri hadir untuk mendengarkan keluhan masyarakat dan mendorong penyelesaian permasalahan secara humanis. Kami mengimbau pemilik usaha agar segera melakukan pembersihan penampungan kotoran ternak serta memperhatikan kebersihan lingkungan,” ujarnya.

Menurutnya, sinergi kepolisian, pemerintah daerah, perangkat desa, dan masyarakat diperlukan untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif sekaligus menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman. Dari hasil kegiatan tersebut, pemilik peternakan menyatakan akan segera membersihkan dan menguras penampungan kotoran yang telah penuh agar bau tidak sedap tidak lagi mengganggu warga sekitar. 

wartawan
ATA
Category

Tipikor Polres Bangli Obok-Obok Pengerjaan Proyek Revitalisasi SD dan SMP

balitribune.co.id | Bangli - Guna memastikan program Revitalisasi Satuan Pendidikan di Kabupaten Bangli berjalan sesuai dengan juknis, Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Bangli melakukan klarifikasi dengan menyasar sekolah (SD-SMP) penerima bantuan program pemerintah pusat tersebut. Kegiatan revitalisasi menyasar 20SD dan 4 SMP dengan total anggaran sekitar Rp 24 miliar lebih

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Bupati Kembang Tinjau Langsung Perbaikan Sejumlah SD di Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Perbaikan sejumlah fasilitas sekolah di Kabupaten Jembrana mendapat perhatian khusus dari Bupati I Made Kembang Hartawan. Tak ingin hanya menerima laporan di atas meja, Bupati Kembang turun langsung meninjau proses perbaikan di SD N 2 Banjar Tengah dan SD N 2 Loloan Barat pada Selasa (15/9/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Keyakinan Konsumen Bali Tetap Kuat di Tengah Normalisasi Aktivitas Ekonomi

balitribune.co.id | Denpasar - Keyakinan konsumen di Bali tetap berada pada level optimistis pada Agustus 2026. Bank Indonesia mencatat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Bali berada di level 123,1, masih jauh di atas ambang optimistis 100 dan lebih tinggi dibandingkan IKK nasional yang tercatat 118,5.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Kemarau Panjang Ancam Habitat Satwa Liar di TNBB

balitribune.co.id | Singaraja - Musim kemarau berkepanjangan mulai menjadi perhatian di kawasan Taman Nasional Bali Barat (TNBB). Kondisi kering tidak hanya berpotensi menurunkan ketersediaan sumber air bagi satwa liar, tetapi juga meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Petani Garam Karangdadi Kusamba Kembali ke Sistem Tradisional

balitribune.co.id | Semarapura - Petani garam tradisional di pesisir Karangdadi, Desa Kusamba, Kabupaten Klungkung, resmi meninggalkan sistem pembuatan garam media tunnel. Metode yang diperkenalkan Kementerian Sosial (Kemensos) sejak tahun 2022 tersebut tidak lagi digunakan lantaran hasil produksinya ditolak oleh pasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.