Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

TPA Sente Resmi Ditutup Permanen, Gunungan Sampah Mulai Diurug Tanah

TPA
Bali Tribune / DIURUG - TPA Sente mulai diurug tanah

balitribune.co.id | Semarapura - Proses penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sente di Desa Pikat, Kecamatan Dawan, Klungkung, kini memasuki tahap fisik. Sebagai langkah penutupan permanen, gunungan sampah yang telah menumpuk selama bertahun-tahun di lokasi tersebut mulai ditutup dengan proses pengurugan tanah, Senin (2/2).

Berdasarkan pantauan Bali Tribune di lokasi, sejumlah alat berat dikerahkan untuk meratakan sekaligus menimbun tumpukan sampah. Langkah ini merupakan upaya pemerintah daerah untuk memulihkan area yang selama ini menjadi lokasi penampungan sampah residu terbesar di Kabupaten Klungkung.

Selain pengurugan, akses keluar-masuk TPA Sente juga telah ditutup total. Pagar bambu dipasang tepat di pintu masuk guna memastikan tidak ada lagi kendaraan, baik truk dinas maupun mobil pikap warga, yang membuang sampah ke lokasi tersebut. Aksi pemasangan pagar ini merupakan inisiatif warga setempat yang dilakukan sejak Sabtu (31/1/2026).

“Pagar dipasang oleh warga supaya tidak ada lagi yang buang sampah ke sini,” ujar salah seorang petugas di lokasi yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Meskipun pagar tersebut bersifat nonpermanen, langkah ini terbukti efektif menghentikan aktivitas pembuangan sampah ilegal yang sempat terjadi pascapengumuman penutupan. Pengurugan tanah menjadi penanda kuat bahwa fungsi TPA Sente sebagai tempat pembuangan akhir benar-benar telah berakhir.

Seiring dengan kebijakan ini, pengelolaan sampah residu di Klungkung kini sepenuhnya dialihkan ke TOSS Center. Di fasilitas tersebut, para petugas melakukan pemilahan sampah plastik maupun organik secara intensif sebelum diproses lebih lanjut.

Pemerintah Kabupaten Klungkung juga terus mengoptimalkan pengolahan sampah residu menjadi Solid Refuse Fuel (SRF). Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Klungkung, I Nyoman Sidang, menjelaskan bahwa pengolahan residu kini difokuskan menggunakan mesin Composting Treatment Bio Layer (CTBL).

“Mesin CTBL yang ada di TOSS Center kami manfaatkan secara maksimal untuk mengolah sampah residu menjadi SRF,” jelas Nyoman Sidang.

Ia menegaskan, optimalisasi di TOSS Center merupakan strategi utama Pemkab Klungkung pascapenutupan TPA Sente. Hal ini dilakukan untuk mencegah munculnya kembali praktik pembuangan sampah terbuka (open dumping) serta menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan di wilayah Klungkung.

wartawan
SUG
Category

Dari Jurnalis untuk Suwat, Nonok Usung Kepemimpinan yang Turun ke Masyarakat

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah 14 tahun berada di bawah kepemimpinan yang sama, Desa Suwat kini memasuki momentum penting untuk menentukan arah baru. I Putu Darmendra alias Nonok (38) maju sebagai calon Kepala Desa Suwat dengan membawa semangat perubahan melalui gerakan LAGAS, Lan Bangun Suwat Sareng-Sareng.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Gus Par Ajak Warga Kubu Jadi Garda Terdepan Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan

balitribune.co.id I Amlapura - Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata, yang akrab disapa Bupati Gus Par secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Masyarakat dalam Upaya Mencegah Kebakaran Lahan di Kecamatan Kubu, yang berlangsung di Aula Kantor Camat Kubu, Senin (31/8/2026). 

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gandeng PT KAI, Pemkab Badung Siapkan Moda Trem Penghubung Kuta hingga Canggu

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Kabupaten Badung, dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi menandatangani Naskah Kesepakatan Bersama rencana pengembangan perkeretaapian di Kabupaten Badung, Selasa (1/9/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Jalan di Desa Gelap Gulita, Dewan Pertanyakan Anggaran LPJU Rp15 Miliar

balitribune.co.id I Bangli - Masalah  penerangan jalan umum (LPJU) di Kabupaten Bangli yang masih terfokus pada satu wilayah, mendapat  sorotan tajam dari legislatif. Anggota DPRD Bangli, Ida Bagus Made Santosa, mempertanyakan pengelolaan dana penerangan jalan yang disebut mencapai sekitar Rp15 miliar, namun  disalah satu sisi kondisi sejumlah jalan terutama  di kawasan pedesaan justru masih minim penerangan atau gelap gulita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.