Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tuberkulosis Mulai Mewabah, Badung akan siapkan tenaga penjangkau

TBC
Ilustrasi penderita TBC.

BALI TRIBUNE - Tuberkulosis (TB) kini sudah mulai mewabah. Sebagai langkah antisipasi merebak ke wilayah Badung. Pemkab terkaya di Bali berencana menyiapkan tenaga penjangkau TB di seluruh desa di Gumi Keris Badung.

Di Bali sendiri tahun 2016, diperkirakan ada sebanyak 13.600 kasus TB, namun baru tercatat 3 ribu kasus hanya 23% yang dapat ditemukan.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa saat membuka Rapat Kordinasi (Rakor) Perhimpunan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) Wilayah Bali ke-17 di Puspem Badung, Jumat (8/12).

Hadir pada acara itu, Ketua Komisi IV DPRD Badung AA Agus Nadi Putra, Kadis Kesehatan Provinsi Bali diwakili dr. Gede Wira Sunetra, Ketua Wilayah PPTI Bali I Gusti Bagus Puspa Negara serta PPTI Cabang se-Bali.

Suiasa yang juga selaku Ketua PPTI Cabang Badung menyampaikan apresiasi telah memilih Badung sebagai pelaksanaan Rakor PPTI wilayah Bali. “Kami sangat menyambut baik Rakor ini. Dan kita tidak bisa menangani Tuberkulosis  secara sepotong-sepotong saja, namun harus menyeluruh dan tuntas,” ujarnya.

Melalui rakor ini Suiasa berharap akan menghasilkan langkah-langkah nyata serta kebijakan yang harus dilakukan baik saat ini maupun untuk dimasa yang akan datang. Selain itu sebagai upaya evaluasi kegiatan yang telah dilakukan sebelumnya. Ditambahkan, khusus untuk di Kabupaten Badung telah dilakukan upaya-upaya percepatan pemberantasan tuberkulosis, salah satunya dengan menyiapkan tenaga penjangkau TB di seluruh desa yang ada di Badung.

Kenapa dilakukan hal ini, karena diyakini kasus TB ada dan terjadi di masyarakat, tetapi sebagian besar masyarakat tidak mau melaporkan dirinya termasuk menjaga kesehatannya dengan baik.

“Nanti akan ada petugas kita yang akan melakukan komunikasi, pendekatan termasuk koordinasi bahkan memediasi, memfasilitasi sekaliguas mendorong masyarakat kita di Badung untuk mau ditangani khasus TB nya. Kesehatan di Badung telah dilengkapi sarana prasarana yang memadai, sekarang tinggal mental masyarakat mau atau tidak berobat,” terangnya.

Ketua Wilayah PPTI Cabang Bali I Gusti Bagus Puspa Negara, mengharapkan dari rakor PPTI ini akan mampu meningkatan koordinasi yang intensif dari seluruh cabang PPTI di wilayah Bali. Diakui bahwa kasus TB di Indonesia menempati urutan ke dua di dunia, untuk itu diperlukan upaya nyata untuk menekan penyebaran penyakit TB tersebut.

Salah satu upaya yang harus dilaksanakan yaitu dengan menerapkan ketok pintu, dengan selogan “Temukan, Obati, Sampai Sembuh (TOSS) TB”. Puspa Negara juga mengajak seluruh cabang PPTI Bali untuk selalu bekerja dan bekerja serta melakukan terobosan, sehingga kedepan penanganan masalah TB dapat dilakukan secara maksimal.

Sementara Kadis Kesehatan Provinsi Bali yang diwakili Kabid dr. Gede Wira Sunetra menjelaskan, tuberkulosis masih menjadi masalah Global dan nasional. Berdasarkan survey Preparasi TB di Indonesia tahun 2013 dan 2014 diperkirakan ada sebanyak 1,6 juta kasus TB di Indonesia dengan 1 juta kasus baru setiap tahunnya. Tahun 2014 baru tercatat hanya 324 ribu kasus (32%) dari yang diperkirakan ada, jadi masih ada 68% yang belum diketemukan. Menemukan dan menyembuhkan pasien TB merupakan upaya terbaik dalam upaya penanggulangan dan pencegahan penyakit TB.  Dan tahun 2016, Provinsi Bali diperkirakan ada sebanyak 13.600 kasus TB di sembilan kabupaten/kota di Bali. Namun baru tercatat 3 ribu kasus hanya 23% yang dapat ditemukan. “Sebenarnya berbagai kemajuan telah dicapai dalam penanganan TB, namun tantangan program kedepan tidaklah ringan, karena terdapat kasus TB dengan penyakit penyerta seperti TB HIV, TB Kebal Obat dan TB anak. Untuk itu komitmen dari berbagai pihak multi sektoral sangat diperlukan untuk mencapai tujuan bersama yaitu bebas TB di tahun 2035,” pungkasnya.

wartawan
I Made Darna
Category

Bupati Satria Sidak Tempat Usaha Milik WNA di Nusa Penida, Temukan Bangunan Langgar Sempadan Pantai

balitribune.co.id I Semarapura - Pemerintah Kabupaten Klungkung menggelar kegiatan pemantauan kondisi wilayah yang berfokus pada pengawasan Tenaga Kerja Orang Asing (TKA) dan monitoring retribusi pariwisata di Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Kamis (30/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kementan RI Gelontor Bantuan Pembangunan Irigasi dan Alat Mesin Pertanian di Klungkung

balitribune.co.id I Semarapura - Bupati Klungkung, I Made Satria menyerahkan secara simbolis bantuan pembangunan infrastruktur irigasi dan alat mesin pertanian (alsintan) di Balai Desa Aan, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, Sabtu (1/8/2026). Bantuan yang berasal dari Kementrian Pertanian Republik Indonesia (RI) ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas, mempercepat mekanisasi, dan memperkuat ketahanan pangan nasional.

Baca Selengkapnya icon click

Kemenko Pangan Lirik Teknologi Pirolisis di TOSS Center Kusamba

balitribune.co.id I Semarapura - Bupati Klungkung, I Made Satria menerima kunjungan kerja Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Pangan Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Dr. Nani Hendiarti, di Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) Center, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Sabtu (1/8/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau secara langsung efektivitas sistem kerja mesin pirolisis dalam mengelola sampah di Kabupaten Klungkung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Wujudkan Jana Kerthi, Gubernur Koster Rayakan Tumpek Krulut Lewat Kopi dan Kuliner Lokal

balitribune.co.id | Denpasar - Gubernur Bali, Wayan Koster, merayakan Rahina Tumpek Krulut atau Hari Kasih Sayang Bali dengan menggelar aksi berbagi kopi dan kuliner gratis secara serentak di 15 titik UMKM kuliner di seluruh kabupaten/kota di Bali, Sabtu (1/8/2026). Dalam aksi tersebut, sebanyak 10.000 cup minuman serta kudapan dibagikan secara cuma-cuma kepada masyarakat, yang didominasi oleh generasi muda.

Baca Selengkapnya icon click

Prestasi Junior Indonesia, Zurich, dan Starbucks Perkuat Ekosistem Wirausaha Kreatif Muda melalui Student Company

balitribune.co.id | Jakarta - Sebanyak 1.173 siswa SMA dan SMK dari 45 sekolah di seluruh Indonesia telah menghasilkan lebih dari Rp483 juta pendapatan kolektif melalui program kewirausahaan Student Company.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.