Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

UKM Tangguh Perlu Dikelola Secara Profesional

diskusi
DISKUSI PANEL - Pembicara dalam diskusi panel yang mengusung tema “Meningkatkan Akses UKM Ke Perbankan” di Hotel Ibis Denpasar, Senin (30/5).

Denpasar, Bali Tribune

Usaha Kecil Mikro (UKM) memegang peranan penting dalam lajunya perekonomian masyarakat. Meski jalan berliku kerap dihadapi, namun ketangguhan UKM tidak bisa dipungkiri.Fleksibilitas yang tinggi jika dibandingkan dengan usaha yang kapasitasnya besar.

UKM perlu mendapat perhatian khusus dan dukungan dari pemerintah dalam menumbuhkan penetrasi, baik itu dari segi sumber daya manusia (SDM), permodalan, ataupun pemasaran.
Hal itu dikatakan Kepala Dinas Koperasi Provinsi Bali, Dewa Nyoman Patra, sebagai narasumber mewakili Wakil Gubernur Bali dalam diskusi panel “Meningkatkan Akses UKM Ke Perbankan” di Hotel Ibis Denpasar, Senin (30/5). Lebih lanjut, ia memaparkan, jumlah UKM yang tersebar di Bali ada sekitar 250 ribu. “Jadi dengan UKM yang jumlahnya 265 ribu itu, bagaimana dengan usaha kita bersama usaha kecil itu bisa diangkat menjadi mikro, dan selanjutnya,” katanya.


Mendorong usaha kecil mikro untuk bisa naik kelas menurutnya diperlukan jalan keluar dari persoalan yang kerap dihadapi UKM seperti SDM, Permodalan, dan Pemasaran. “Di sinilah diperlukan peranan pemerintah sebagai leading sector yang diharapkan mampu menggerakkan sektor kecil mikro ini, agar bisa lebih maju lagi,” tandasnya.


Ia mengharapkan peran serta semua pihak yang punya kepedulian terhadap sektor kecil mikro ini secara bersama mensosialisasikan kepada khalayak sebagai bagian mengangkat perekonomian masyarakat Bali khususnya. “Paradigma masyarakat mesti diubah, terutama bagi mereka yang baru tamat sekolah kejuruan, ataupun perguruan tinggi untuk tidak lagi berpikir untuk kerja, tapi bagaimana menciptakan lapangan pekerjaan yang bisa menyerap tenaga kerja,” sebutnya lagi.
Lantas ia juga mengatakan, dengan ditumbuhkannya jiwa kewirausahaan di kalangan generasi muda, selain tercipta lapangan kerja, yang paling penting mampu menyerap tenaga kerja di sektornya. “Pemerintah Provinsi Bali terus berupaya mendorong kewirausahaan agar bisa tumbuh melalui dinas terkait,” tuturnya.


Sekretaris Asosiasi Mebel dan Kerajinan Indonesia, Luther Teguh Margono, yang hadir dalam diskusi ini mengungkapkan, banyak sekali pihak yang salah kaprah dalam memperlakukan UKM ini. “Persepsi atau salah kaprahnya orang memperlakukan UKM ini mesti dijernihkan dulu, karena ini merupakan fondasi dasar dalam membentuk kebijakan selanjutnya,” tukasnya.
Selain menjabarkan skema penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang saat ini tengah digelontorkan pemerintah, ia beranggapan akan terjadi penurunan penganguran terbuka sebesar 26 persen bila penyaluran itu memang benar. “Penurunan sebesar 26 persen untuk pengangguran terbuka ini berdasarkan skema perhitungan yang kami miliki, dan ini bisa jadi obat yang mujarab bagi pemerintah dalam mengurangi pengangguran terbuka tadi,” ungkap Luther.
Ketua Kadin Provinsi Bali, AA Alit Wiraputra, yang juga hadir dalam sesi diskusi kali ini mempertanyakan keseriusan pemerintah dalam pengelolaan UKM, serta menyoroti skema penyaluran KUR oleh perbankan. “Data yang kami kumpulkan dari kabupaten/kota yang ada di Bali jumlah UKM yang terdaftar baru sekitar 38 ribu artinya jumlah itu hanya sekitar 20 persen dari 265 ribu UKM yang ada di Bali,” ucapnya.


Menurutnya, kondisi ini harus menjadi pemikiran kita bersama. Apalagi, menurutnya, terkait dengan tantangan dan peluang UKM ke depan. “Pasar, akses, dan teknologi jadi kendala para UKM kita, saya agak prihatin dengan kondisi UKM kita yang bisa dibilang mati suri,” katanya. Ia mengakui UKM lebih banyak dikuasai pengusaha besar yang notabene pemilik modal, mereka hanya dijadikan anak perusahaan yang hanya jadi mesin produksi bagi korporasi.

“Yang paling penting sebenarnya bagaimana melindungi UKM kita yang ada di Bali,” imbuhnya. Ia menyebutkan, kesulitan yang kerap dihadapi UKM di lapangan yaitu terkait tumpang tindihnya peraturan antara pemerintah pusat dan daerah. “Kita harapkan kebijakan pemerintah daerah lebih bisa berdaulat, sehingga bisa jadi tuan rumah didaerahnya sendiri,” tandas Alit. Ia juga berharap pengelolaan UKM lebih profesional, karena diakui atau tidak, SDM-nya masih rendah dan perlu adanya pembinaan.

Alit juga menyentil pihak perbankan karena sulitnya proses kredit oleh UKM sangat berbeda dengan proses untuk kredit komsumtif. “Tidak ada keterbukaan dalam penyaluran KUR, yang kita inginkan cuma transparansi pihak perbankan dalam penyaluran KUR yang jadi haknya para UKM ini,” tegasnya. Ia menuntut berharap perbankan mengedukasi para UKM khususnya, bagaimana mekanisme penyaluran KUR dan transparansi dalam penyaluran. Banking Head Bank Mandiri Bali Nusra, Rodi Judo Dahono, hanya menjelaskan skema penyaluran KUR pada masyarakat sesuai dengan mekanisme perbankan.

wartawan
Arief Wibisono
Category

Lomba Kreasi Pangan Lokal Buleleng Jadi Ajang Inovasi dan Penguatan Ekonomi

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng mendorong pemanfaatan pangan lokal melalui Lomba Kreasi Pangan Lokal 2026 yang digelar di lapangan parkir timur Kantor Bupati Buleleng, Kamis (20/8/2026). Kegiatan dalam rangkaian Buleleng Festival (Bulfest) ini diikuti 18 peserta dari pelaku usaha kuliner serta pelajar SMA/SMK jurusan tata boga.

Baca Selengkapnya icon click

Mesin Pirolisis Molor Beroperasi karena Teknisi Asing Belum Datang

balitribune.co.id I Semarapura  - Mesin olah sampah berteknologi pirolisis di TOSS (Tempat Olah Sampah Setempat) Centre di Dusun Karangdadi, Desa Kusamba tidak kunjung beroperasi. 

Hal ini lantaran harus menunggu teknisi ahli dari luar negeri, sebelum nantinya mesin tersebut diuji coba dan dioperasikan. Sementara sampah residu yang tidak bisa diolah, saat ini kian menumpuk di TOSS Centre.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Anggaran Daerah Cekak, Pemkab Bangli Tunggu Regulasi Pusat Pengangkatan PPPK Jadi PNS

balitribune.co.id I Bangli - Wacana pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta peralihan PPPK paruh waktu menjadi Penuh Waktu membuat sumringah  para tenaga pendidik di Kabupaten Bangli.  

Baca Selengkapnya icon click

Polres Gianyar Bekali 77 Pelajar Pemahaman AI

balitribune.co.id I Gianyar - Sebanyak 77 siswa SMA, SMK, dan MA di Kabupaten Gianyar mengikuti Training of Trainer (TOT) pemahaman kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang digelar Polres Gianyar, Kamis (20/8/2026). 

Kegiatan yang berlangsung di SMA Negeri 1 Blahbatuh tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian meningkatkan literasi digital pelajar di tengah pesatnya perkembangan teknologi AI.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PAMTS Atur Distribusi Air, Dampak Proyek Infrastruktur PUPR di Gianyar

balitribune.co.id I Gianyar - Perumda Air Minum Tirta Sanjiwani (PAMTS) Gianyar melakukan penyesuaian pola distribusi air bersih menyusul pelaksanaan peningkatan infrastruktur oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) di sejumlah wilayah Kabupaten Gianyar. Penyesuaian tersebut berdampak pada gangguan pelayanan sementara, khususnya di wilayah pelayanan Kecamatan Sukawati. 

Baca Selengkapnya icon click

KPU Badung Soroti Potensi Pencatutan Nama Warga dalam Keanggotaan Parpol

balitribune.co.id I Mangupura - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Badung menyoroti masih adanya persoalan validitas data keanggotaan partai politik (Parpol). Sejumlah warga bahkan mengaku namanya tercantum sebagai anggota Parpol, padahal tidak pernah merasa mendaftar atau memberikan persetujuan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.