Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

UMKM Badung Tembus 58.302 Usaha

Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (DiskopUKMP) Badung Anak Agung Sagung Rosyawati SE MM.
Bali Tribune / Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (DiskopUKMP) Badung Anak Agung Sagung Rosyawati SE MM.

balitribune.co.id | Mangupura - Jumlah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Badung yang telah mengantongi Nomor Induk Berusaha (NIB) terus meningkat. Dalam kurun waktu dua tahun, jumlahnya melonjak dari 27.162 usaha pada 2023 menjadi 58.302 usaha pada 2025 atau bertambah sebanyak 31.140 usaha.

Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (DiskopUKMP) Badung Anak Agung Sagung Rosyawati SE MM mengatakan pertumbuhan ekonomi menjadi salah satu faktor utama peningkatan tersebut.

“Pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Badung yang terus mengalami peningkatan setelah terlepas dari pandemi Covid-19 menjadi salah satu faktor utama meningkatnya jumlah UMKM,” ujar Rosyawati.

Menurutnya, pemulihan ekonomi setelah pandemi Covid-19 turut membuka peluang bagi masyarakat untuk merintis usaha baru maupun mengembangkan usaha yang telah berjalan.

Berdasarkan data DiskopUKMP Badung, jumlah UMKM ber-NIB pada 2021 tercatat sebanyak 22.647 usaha, kemudian meningkat menjadi 25.542 usaha pada 2022 dan 27.162 usaha pada 2023. Jumlah tersebut melonjak menjadi 44.248 usaha pada 2024 sebelum kembali bertambah menjadi 58.302 usaha pada 2025. Peningkatan paling signifikan terjadi pada 2024, ketika aktivitas ekonomi Badung mulai kembali bergerak setelah pandemi.

“Lonjakan paling signifikan terjadi pada 2024, ketika aktivitas perekonomian Badung mulai kembali bergerak setelah melewati masa pandemi. Kondisi ini turut mendorong masyarakat untuk merintis usaha baru maupun mengembangkan usaha yang telah berjalan,” jelas Rosyawati.

Pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin banyak pelaku usaha yang tercatat secara resmi, meskipun jumlah UMKM ber-NIB tidak serta-merta menggambarkan keseluruhan usaha yang aktif beroperasi di Badung.

Pertumbuhan UMKM juga terlihat pada sektor yang berkaitan dengan aktivitas ekonomi dan pariwisata. Pada periode 2023–2024, usaha rumah atau warung makan mencatat kenaikan sebesar 110,4 persen, sedangkan perdagangan eceran berbagai macam barang meningkat 105,2 persen. Kedua sektor tersebut menjadi bidang usaha dengan pertumbuhan terbesar berdasarkan data yang disampaikan DiskopUKMP Badung.

“Pada periode 2023–2024, rumah atau warung makan mengalami peningkatan sebesar 110,4 persen. Kemudian, perdagangan eceran berbagai macam barang meningkat 105,2 persen,” ungkap Rosyawati. 

Peningkatan ini memperlihatkan perkembangan usaha kuliner dan perdagangan yang melayani kebutuhan masyarakat maupun konsumen di kawasan pariwisata.

Selain kuliner dan perdagangan, aktivitas jasa perseorangan lainnya juga mengalami peningkatan sebesar 104,56 persen pada periode 2023–2024. Rosyawati menyebut sektor tersebut termasuk dalam tiga bidang usaha yang mencatat kenaikan terbesar. Perkembangan ini menunjukkan bahwa pertumbuhan UMKM di Badung berlangsung pada beragam bidang, tidak hanya usaha yang berkaitan langsung dengan penjualan makanan dan barang.

Pada periode 2024–2025, aktivitas jasa perseorangan lainnya kembali mengalami peningkatan sebesar 44,05 persen. Sementara itu, sektor real estat yang dimiliki sendiri atau disewakan juga dilaporkan mengalami kenaikan signifikan. Namun, data yang disampaikan belum merinci besaran persentase pertumbuhan sektor real estat tersebut.

Sebagai salah satu daerah tujuan wisata utama di Bali, Kabupaten Badung memiliki aktivitas ekonomi yang berkaitan erat dengan pergerakan wisatawan dan kebutuhan berbagai layanan. Kondisi tersebut turut menciptakan peluang bagi pelaku UMKM di bidang kuliner, perdagangan, jasa perseorangan, maupun usaha lainnya. Meski demikian, persentase pertumbuhan suatu sektor tidak selalu menunjukkan bahwa sektor tersebut memiliki jumlah usaha terbanyak.

Rosyawati menilai peningkatan jumlah UMKM yang memiliki legalitas usaha menjadi salah satu gambaran perkembangan aktivitas ekonomi masyarakat. NIB merupakan identitas pelaku usaha dalam menjalankan kegiatan bisnis secara resmi sesuai ketentuan yang berlaku. Bertambahnya jumlah usaha berizin juga menunjukkan semakin luasnya pencatatan usaha masyarakat di Kabupaten Badung.

Dengan jumlah UMKM ber-NIB mencapai 58.302 usaha pada 2025, perkembangan sektor usaha masyarakat Badung menunjukkan tren positif dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Meski demikian, pertumbuhan tersebut perlu dilihat bersama indikator lain, seperti keberlangsungan usaha, peningkatan omzet, penyerapan tenaga kerja, dan kemampuan pelaku UMKM memperluas pasar. Data DiskopUKMP Badung ini menjadi gambaran perkembangan aktivitas kewirausahaan masyarakat seiring pemulihan ekonomi setelah pandemi Covid-19. 

wartawan
ANA
Category

Optimis Target Pajak Tercapai, Bupati Badung Sampaikan Jawaban Pemerintah Atas Pandangan Fraksi DPRD

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan Jawaban Pemerintah terhadap Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD mengenai Raperda Perubahan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

DPRD Badung Minta Pembahasan APBD Perubahan 2026 Utamakan Asas Manfaat untuk Rakyat

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, menegaskan bahwa seluruh proses pembahasan Ranperda APBD Perubahan Tahun 2026 telah berjalan sesuai dengan mekanisme dan tata tertib yang berlaku di DPRD Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kemarau Panjang, Produksi Padi Buleleng Diprediksi Anjlok hingga 30 Persen

balitribune.co.id | Singaraja - Kemarau panjang mulai menggerus sektor pertanian Kabupaten Buleleng. Debit air yang terus menurun, ditambah kondisi saluran irigasi tersier yang belum memadai, membuat target Indeks Pertanaman (IP) 3 atau tiga kali tanam dalam setahun terancam tidak tercapai.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Armada Damkar Buleleng Sering Mogok Akibat Uzur, Bupati Sutjidra Janjikan Peremajaan Bertahap

balitribune.co.id | Singaraja -   Persoalan armada tua kembali menghantui layanan pemadam kebakaran di Kabupaten Buleleng. Salah satu mobil Damkar berkapasitas 5.000 liter bahkan mengalami kehilangan as roda akibat terlepas setelah bertugas memadamkan kebakaran di Desa Ambengan, Suksada, Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pengadaan LPJU dengan Skema KPBU, Dewan Minta Proses Dikawal

balitribune.co.id | Denpasar - Rencana pengadaan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) di Kota Denpasar kini memasuki tahap finalisasi feasibility study (FS). Nantinya poyek tersebut akan menjadi KPBU pertama yang dilaksanakan Pemerintah Kota Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Program JKN Jamin 29,7 Juta Kasus Penyakit Jantung dengan Pembiayaan Rp17,35 Triliun

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mendorong transformasi layanan jantung pada program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui pendekatan Value-Based Health Care. Pendekatan tersebut menempatkan health outcomes dan total biaya sepanjang siklus pelayanan sebagai dasar dalam menciptakan nilai bagi peserta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.