Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Unik, Akomodasi Wisata di Ubud Tawarkan Paket Lamaran Menikah

akomodasi
Bali Tribune / ILUSTRASI (ist)

balitribune.co.id | Ubud - Selain menjadi tempat melangsungkan pernikahan atau mengikat janji suci bersama pasangan, di destinasi wisata Ubud Kabupaten Gianyar terdapat akomodasi wisata yang menawarkan paket lamaran menikah. Paket ini cukup menarik bagi wisatawan yang datang ke Pulau Dewata untuk melamar sang kekasih hati.

Bagi wisatawan yang memesan paket tersebut, momen saat menyampaikan lamaran menjadi pengalaman istimewa dengan mengabadikan kisah cinta dilatari keindahan hutan Ubud. 

Paket lamaran menikah ini dibalut dalam ketenangan khas Ubud, dihiasi tenda-tenda mewah yang menghadirkan cara romantis untuk mengajukan pertanyaan paling bermakna dalam hidup setiap calon pasangan. Pengusaha yang merancang paket lamaran menikah, Alban Kibarer mengatakan, paket ini adalah pengalaman romantis yang dirancang bagi pasangan yang mencari keintiman, otentisitas, dan sentuhan keajaiban alam Bali saat mereka memulai babak baru bersama pasangan. 

"Baik itu momen privat di bawah kanopi, floral arch yang ditata indah, atau perayaan tenang disaksikan lembah rimbun, perjalanan yang dikurasi dengan cermat ini menjanjikan momen lamaran pernikahan yang terasa personal dan tak terlupakan," ujarnya beberapa waktu lalu.

Paket unik ini menjadi suaka pribadi untuk merayakan momen sekali seumur hidup, yang dirancang khusus untuk menjadi saksi ikatan cinta. Wisatawan dapat menikmati pengalaman ini dengan menginap dua malam, yang memadukan kenyamanan gaya hidup modern dengan keindahan lanskap Ubud yang masih alami. Setiap tenda menampilkan pemandangan hutan panoramik, jacuzzi pribadi dan interior hangat nan elegan yang dihiasi tatanan bunga romantis untuk menambah suasana intim, dekorasi tempat tidur dan kolam, flower arch buatan tangan, dan sebuah buket bunga.

Ia mengatakan, setelah momen lamaran, pengalaman berlanjut dengan acara makan malam romantis, dimana bahan-bahan premium, teknik kuliner, dan suasana tentram menyatu. Wisatawan pun dapat memanjakan diri dengan perawatan kebugaran yang menenangkan dirancang untuk membantu pasangan terhubung kembali dan melepas lelah.

Paket lamaran menikah merupakan undangan untuk menyepi dalam keindahan dan ketenangan, sekaligus pelarian romantis. Mulai dari perawatan spa yang memanjakan hingga santapan lezat, setiap momen dirancang dengan penuh pemikiran untuk merayakan cinta. Selain itu bisa bersantai di tepi kolam dengan pemandangan hutan panoramik atau menikmati momen bersama pasangan di bawah langit berbintang yang menjadi latar belakang sempurna untuk momen yang akan terukir di hati selamanya.

"Akomodasi ini bukan sekadar menyiapkan paket menginap, ini merupakan sebuah perjalanan penuh makna dan cinta, khusus untuk mengabadikan momen-momen dari pernyataan cinta, dikelilingi oleh alam Ubud yang memukau,” ujarnya.

Menurutnya, Ubud merupakan destinasi romantis, dimana alam menjadi saksi, dengan angin sepoi-sepoi yang lembut, kicauan burung, dan gemerisik dedaunan, semuanya menciptakan kisah lamaran menikah yang sempurna. Pengelola akomodasi wisata berharap paket lamaran menikah mendapat respon positif dari wisatawan.

wartawan
YUE
Category

Dari Jurnalis untuk Suwat, Nonok Usung Kepemimpinan yang Turun ke Masyarakat

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah 14 tahun berada di bawah kepemimpinan yang sama, Desa Suwat kini memasuki momentum penting untuk menentukan arah baru. I Putu Darmendra alias Nonok (38) maju sebagai calon Kepala Desa Suwat dengan membawa semangat perubahan melalui gerakan LAGAS, Lan Bangun Suwat Sareng-Sareng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Gus Par Ajak Warga Kubu Jadi Garda Terdepan Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan

balitribune.co.id I Amlapura - Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata, yang akrab disapa Bupati Gus Par secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Masyarakat dalam Upaya Mencegah Kebakaran Lahan di Kecamatan Kubu, yang berlangsung di Aula Kantor Camat Kubu, Senin (31/8/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jalan di Desa Gelap Gulita, Dewan Pertanyakan Anggaran LPJU Rp15 Miliar

balitribune.co.id I Bangli - Masalah  penerangan jalan umum (LPJU) di Kabupaten Bangli yang masih terfokus pada satu wilayah, mendapat  sorotan tajam dari legislatif. Anggota DPRD Bangli, Ida Bagus Made Santosa, mempertanyakan pengelolaan dana penerangan jalan yang disebut mencapai sekitar Rp15 miliar, namun  disalah satu sisi kondisi sejumlah jalan terutama  di kawasan pedesaan justru masih minim penerangan atau gelap gulita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.