Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Usai Dilantik, Pantarlih Langsung Turun Lakukan Coklit

Bali Tribune / COKLIT - Suasana coklit di kediaman Bupati Sang Nyoman Sedana Arta.

balitribune.co.id | Bangli - Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) di Bangli resmi dilantik dan pelantikan dilaksanakan di masing-masing desa/kelurahan pada Senin (24/6). Usai dilantik, pantarlih langsung turun lakukan coklit.

Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Bangli, I Made Surya Darma Yuda mengatakan, pelantikan Pantarlih dilaksanakan di masing-masing desa/kelurahan. Namun untuk Kecamatan Susut saja pelantikannya dijadikan satu, yakni di Balai Banjar Tanggahan Peken, Desa Sulahan. 

Kata Surya Darmada Yuda, jumlah Pantarlih yang dilantik hari ini sebanyak 717 orang. Jumlah tersebut tergantung pada jumlah TPS dan jumlah pemilih di masing-masing TPS. 

"Di Bangli, dari jumlah 455 TPS, akan tetapi untuk TPS yang jumlah pemilihnya lebih dari 400 orang, maka terdapat dua Pantarlih. Dengan begitu, jumlah Pantarlih di Bangli jumlah lebih dari jumlah TPS. Ini disesuikan dengan jumlah pemilih dalam TPS," ujarnya.  

Setelah dilantik, para Pantarlih selanjutnya akan diberikan Bimtek dan langsung melakukan proses pencocokan dan penelitian (coklit), ke rumah-rumah warga atau pemilih. Pada hari yang sama juga dilaksanakan proses coklit serentak ke tokoh-tokoh masyarakat. 

Ditemui usai  coklit, Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta mengatakan, telah dilakukan Coklit oleh petugas Pantarlih Desa Sulahan dan data sudah cocok. Selain itu dilakukan e-coklit. "Kita sebagai pemilih sekarang sudah bisa memantau dan melihat sendiri data kita yang masuk didata nasional," ujarnya. 

Ditambahkan pula, masyarakat Bangli bersama-sama mensukseskan Pilkada Bangli dengan diawali suksesnya Coklit. "Besok kawan-kawan penyelenggara melakukan Coklit ke semua komponen masyarakat termasuk disabilitas. Difabel juga menjadi konsentrasi dari penyelenggara. Kami berharap pemilih bisa aktif untuk mensukseskan Pilkada dengan meningkatkan persentasi kehadiran saat pemilihan," ujarnya.

wartawan
SAM
Category

Polda Bali Kerahkan Personel Amankan Antrean BBM

balitribune.co.id | Denpasar - Merespons situasi antrean panjang Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah SPBU di wilayah Bali, Polda Bali bersama jajaran Polres dan Polsek menerjunkan ratusan personel mengamankan dan mengatur lalulintas di lapangan, Selasa (13/10/2026). Di lapangan personel berkoordinasi dengan pengelola SPBU dan instansi terkait.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Seribu KK Lebih Terdampak Kekeringan di Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Kekeringan di Jembrana dampaknya semakin dirasakan. Menyusutnya air dari hulu mengakibatkan sejumlah wilayah mengalami krisis air bersih. Seribu kepala keluarga (KK) lebih beberapa bulan terakhir hanya berharap dari distribusi bantuan air bersih instansi terkait. 

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tiga Warga Buleleng Meninggal Gara-Gara Rabies, Dinkes Soroti Rendahnya Kesadaran Penanganan Gigitan

balitribune.co.id | Singaraja - Ancaman rabies di Kabupaten Buleleng masih menjadi persoalan serius. Hingga September 2026, kasus gigitan hewan penular rabies (GHPR) tercatat cukup tinggi, dengan tiga orang dilaporkan meninggal dunia akibat penyakit tersebut. Minimnya pelaporan setelah gigitan dan ketidakpatuhan menjalani vaksinasi menjadi perhatian Dinas Kesehatan (Dinkes) Buleleng dalam memperkuat upaya pencegahan.

Baca Selengkapnya icon click

Pasokan BBM Terbatas, Antrean Panjang Terjadi di SPBU Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Antrean panjang kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) masih terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Jembrana hingga Selasa (13/10/2026). Terbatasnya pasokan membuat BBM bersubsidi jenis Pertalite cepat habis. Bahkan, di sejumlah SPBU, BBM nonsubsidi jenis Pertamax juga kosong.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BBM Langka, Nelayan Tabanan Tak Bisa Melaut

balitribune.co.id | Tabanan – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang melanda Kabupaten Tabanan berdampak serius pada sektor perikanan hingga membuat para nelayan setempat tak bisa melaut.

Kondisi memprihatinkan ini terjadi justru di tengah puncaknya musim panen lobster yang semestinya menjadi ladang rezeki bagi masyarakat pesisir.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.