Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Warga Kediri Temukan Jenazah Mengambang di DAM Nyitdah

Evakuasi
Bali Tribune / EVAKUASI - Proses evakuasi jenazah laki-laki yang ditemukan mengapung di DAM Nyitdah, Banjar Sema, Desa/Kecamatan Kediri, pada Kamis (15/10/2026).

balitribune.co.id | Tabanan – Warga Kediri dikagetkan dengan penemuan jenazah seorang pria yang mengambang di DAM Nyitdah, Banjar Sema, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Kamis pagi (15/10/2026).

Jasad korban yang belakangan diketahui beridentitas I Made Sugiarta (41) tersebut ditemukan secara tidak sengaja saat seorang warga sedang melangsungkan ritual upacara adat mecolongan di lokasi setempat.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh saksi I Made Kusuma Kristina (34) sekitar pukul 08.15 Wita. Ia kebetulan sedang menggelar upacara mecolongan untuk anaknya di lokasi DAM Nyitdah. Tiba-tiba ia melihat sesosok mayat dalam posisi mengambang di genangan air dam.

Temuan tersebut lantas dilaporkan kepada Kepala Wilayah Banjar Sema dan diteruskan ke jajaran Polsek Kediri. Petugas kepolisian dari Polsek Kediri yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan serta evakuasi. 

Kapolsek Kediri Kompol Putu Budiawan menyampaikan, pihaknya masih melakukan penelusuran lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kematian korban. “Belum diketahui dengan pasti apa yang menjadi penyebab meninggalnya korban,” ujar Kompol Putu Budiawan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi penemuan oleh petugas Puskesmas, jasad korban dicatat sudah mengalami proses pembusukan.  Pria yang berdomisili di Banjar Pande, Desa Kediri tersebut diperkirakan telah meninggal dunia sekitar 24 jam sebelum ditemukan.

Kendati demikian, petugas tidak menemukan adanya indikasi tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Di pinggir sungai lokasi kejadian, petugas mengamankan sejumlah barang peninggalan milik korban yang ditinggalkan secara utuh.

Barang-barang tersebut meliputi satu lembar baju lengan pendek warna hitam bertuliskan Bareksa, celana pendek hitam lusuh, selembar kamen batik. Selain itu, petugas juga menemukan uang tunai di saku belakang sebesar Rp 159 ribu dan saku depan kanan sebesar Rp 65 ribu. Untuk penanganan medis lanjutan, jenazah korban dievakuasi menuju RS Singasana di Desa Nyitdah, Kecamatan Kediri untuk dilakukan pemeriksaan luar.

Budiawan membeberkan bahwa pihak keluarga korban memilih tidak melanjutkan kasus tersebut ke jalur hukum. “Sebagai catatan, pihak keluarga korban menganggap peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak melaporkan ke ranah hukum dan dilakukannya otopsi,” pungkas Budiawan. 

wartawan
JIN
Category

OJK Buka Jalan Demutualisasi Bursa Efek, Kepemilikan Saham Dibatasi 5 Persen

balitribune.co.id | Jakarta - Struktur kepemilikan Bursa Efek di Indonesia memasuki babak baru. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menerbitkan Peraturan OJK Nomor 13 Tahun 2026 tentang Pemegang Saham Bursa Efek (POJK 13 Tahun 2026), yang menjadi dasar hukum pelaksanaan demutualisasi Bursa Efek.

Regulasi tersebut berlaku sejak diundangkan pada 17 September 2026. OJK menjelaskan penerbitan aturan itu melalui siaran pers, Senin (21/9/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

APBD Buleleng Defisit Rp200 Miliar, Pembangunan RSUD Dibiayai Lewat Pinjaman Daerah

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng menyiapkan skema pembiayaan melalui pinjaman daerah untuk mendukung revitalisasi dan pemenuhan sarana prasarana Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buleleng. Kebijakan tersebut berdampak pada postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang diproyeksikan mengalami defisit lebih dari Rp200 miliar.

Baca Selengkapnya icon click

Antisipasi Banjir, Sedimentasi di Tukad Mati Kembali Dikeruk

balitribune.co.id |  Denpasar - Bencana banjir bandang yang terjadi tahun lalu, belantaran Tukad Mati Denpasar yang terparah. Memasuki musim hujan, Pemerintah Kota Denpasar bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida melakukan pengerukan sedimentasi di alur Tukad Mati, Jalan Pura Demak I, Pemecuta kelod, Selasa (22/9/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perajin Pelinggih Keluhkan Penurunan Kualitas Bahan Batu Alam

balitribune.co.id | Bangli - Perajin batu alam di Kabupaten Bangli saat ini kerap menerima permintaan pesanan dari kalangan rumahtangga, akomodasi wisata dan pihak pengelola Pura. Batu alam yang dijadikan bahan untuk membuat Pelinggih atau bangunan suci umat Hindu Bali, ketersediaannya masih memadai namun terjadi penurunan kualitas batu alam. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.