Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wujudkan Perempuan Cerdas Keuangan, OJK-IIPOJK Hadirkan Buku Inspiratif

Bali Tribune / LUNCURKAN - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Ikatan Istri Pegawai OJK (IIPOJK) luncurkan Buku Saku Perempuan Cerdas Keuangan di Kantor OJK, Selasa (14/1).

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Ikatan Istri Pegawai OJK (IIPOJK) terus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat khususnya kelompok perempuan yang berperan penting dalam membangun masa depan bangsa dengan meluncurkan Buku Saku Perempuan Cerdas Keuangan.

Peluncuran Buku Saku Perempuan Cerdas Keuangan tersebut dilakukan oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi dan Ketua Dewan Pembina IIPOJK Ita Siregar bersamaan dengan Kegiatan Edukasi Keuangan dengan tema "Perempuan Cerdas Keuangan, Keluarga Sejahtera" di Kantor OJK, Selasa (14/1).

“Peran penting perempuan khususnya Ibu dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan terlihat dari dua peran Ibu yaitu sebagai ‘menteri keuangan’ dan ‘guru’ di keluarga. Peran Ibu sebagai ‘menteri keuangan berperan dalam mengelola keuangan keluarga dan menjaga stabilitas perekonomian keluarga. Sedangkan, peran Ibu sebagai ‘guru’, Ibu menjadi ‘guru’ pertama anak untuk mengajarkan pengelolaan keuangan dengan baik dan menciptakan generasi emas Indonesia. Selain itu, tingkat partisipasi perempuan bekerja cukup tinggi baik yang bekerja di sektor formal maupun informal, termasuk pengusaha UMKM,” kata Friderica.

Lanjutnya, peran penting perempuan dimaksud menjadikan peningkatan literasi dan inklusi keuangan perempuan sangat penting untuk dilakukan. Sehingga, dibutuhkan sinergi, komitmen dan kolaborasi dari seluruh pemangku kepentingan.

Ketua Dewan Pembina Ikatan Istri Pegawai OJK Ita Siregar menyambut baik atas peluncurkan Buku Saku Perempuan Cerdas Keuangan tersebut.

“Buku ini dapat menjadi panduan praktis bagi perempuan khususnya Ibu dalam mengelola keuangan keluarga serta mengajarkan anak untuk terhindar dari pola hidup konsumtif. Selain itu, buku ini juga memberikan pemahaman Ibu dan anggota keluarga untuk lebih waspada atas maraknya berbagai modus kejahatan di sektor jasa keuangan,” kata Ita.

Buku Saku Perempuan Cerdas Keuangan mencakup berbagai materi edukasi keuangan yang dibutuhkan oleh perempuan antara lain: membuat anggaran, mengelola tagihan, merencanakan tabungan, dan berinvestasi. Selain itu, dalam buku dimaksud juga dipaparkan tips mencari pendanaan tambahan untuk pengembangan usaha, mengawasi pengeluaran keluarga, dan berbagai pendidikan finansial lainnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Ketua Dewan Pembina IIPOJK Arulita Mirza Adityaswara beserta Anggota Dewan Pembina yaitu Irna Dian Rae, Rayi Inarno Djayadi, Indra Ogi Prastomiyono, Mona Agusman, Ani Hasan Fauzi, dan Diah Doni PJ, dan lebih dari 300 anggota IIPOJK di seluruh Indonesia.

Pada acara dimaksud juga dilakukan pelantikan pengurus IIPOJK periode 2024-2026, Sari Bambang Mukti menjadi Ketua IIPOJK. Selain itu, dilaksanakan pula kegiatan edukasi perencanaan keuangan yang disampaikan oleh Aidil Akbar Madjid, Certified Financial Planner.

Kegiatan edukasi yang merupakan bagian dari Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) tersebut terselenggara secara hybrid yang diikuti oleh 150 peserta. Selain itu, OJK yang tergabung dalam Satgas PASTI senantiasa melakukan berbagai upaya untuk memberantas penipuan di sektor jasa keuangan, aktivitas keuangan ilegal dan praktik judi online. Satgas PASTI juga telah meluncurkan Indonesia Anti Scam Centre (IASC) pada 22 November 2024. IASC merupakan forum koordinasi penanganan penipuan di sektor jasa keuangan agar dapat ditangani secara cepat dan berefek jera.

OJK berkomitmen untuk semakin menggiatkan kegiatan literasi dan inklusi keuangan khususnya bagi kelompok perempuan. OJK juga senantiasa mendukung program Asta Cita Pemerintah “Maju Bersama Menuju Indonesia Emas 2045” dan KSSK dalam rangka memajukan perekonomian dan sektor jasa keuangan.

Buku Saku Perempuan Cerdas Keuangan dapat diunduh melalui tautan: https://sikapiuangmu.ojk.go.id/FrontEnd/CMS/NewDetailMateri/573.

wartawan
ARW
Category

Belanja Badung Naik Rp1,56 Triliun, Golkar Minta Serapan Anggaran Dipercepat

balitribune.co.id | Mangupura - Fraksi Partai Golkar DPRD Badung meminta pemerintah daerah mempercepat serapan anggaran menyusul kenaikan belanja dalam Rancangan Perubahan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp1,56 triliun.

Baca Selengkapnya icon click

Belanja Badung Tembus Rp13,09 Triliun, PDIP Soroti Infrastruktur dan Wajah Pariwisata

balitribune.co.id | Mangupura - Belanja daerah Kabupaten Badung dalam RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 dirancang mencapai Rp13,09 triliun. Angka tersebut meningkat Rp1,56 triliun atau 13,56 persen dibandingkan APBD induk yang sebesar Rp11,52 triliun. Sementara pendapatan daerah dirancang Rp10,50 triliun, naik Rp170,11 miliar atau 1,65 persen dari APBD induk Rp10,33 triliun.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Upah Pekerja di Bali Dinilai Terlalu Imut, Nyoman Parta Sebut Kebutuhan Hidup Layak Harus Jadi Acuan Pengupahan

balitribune.co.id | Gianyar - Upah pekerja di Bali dinilai belum sebanding dengan tingginya biaya hidup. Upah pekerja di Bali dinilai terlalu kecil alias Imut jika dibandingkan dengan kebutuhan hidup pekerja di Bali.  

Baca Selengkapnya icon click

Gerindra Setujui Perubahan APBD Badung 2026, Soroti Infrastruktur Kuta dan Banjir

balitribune.co.id | Mangupura - Fraksi Partai Gerindra DPRD Badung menyatakan menyetujui Ranperda tentang Perubahan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026. Persetujuan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-6 Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2026–2027 di Gedung DPRD Badung, Jumat (11/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sertifikat Elektronik Pertanahan Disorot, Masyarakat Diingatkan Waspadai Data hingga Proses Peralihan Hak

balitribune.co.id | Singaraja – Munculnya sejumlah masalah pada digitalisasi layanan pertahanan memantik kekhawatiran sejumlah pihak. Terutama potensi kesalahan data, pemetaan bidang hingga lambannya proses administrasi berpotensi menimbulkan persoalan hukum dan administrasi. Karena itu masyarakat diminta untuk lebih teliti saat mengurus sertifikat berbasis digital.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.