Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Duta Jembrana Tampil di PKB XLVIII, Membawa Spirit Tradisi dari Ujung Barat Pulau Dewata

PKB
Bali Tribune / PEMENTASAN - Antusiasme sekha seni dari sejumlah desa/kelurahan yang tampil dalam berbagai pementasan selama rangkaian PKB XLVIII menjadi representasi keberagaman budaya Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Pesta Kesenian Bali menjadi panggung terbesar bagi pelestarian seni, budaya, dan tradisi Bali. Di antara ribuan seniman yang tampil selama hampir sebulan penyelenggaraan, Kabupaten Jembrana kembali menunjukkan eksistensinya dengan mengirimkan sederet duta kesenian terbaik yang mewakili kekayaan budaya masyarakat di ujung barat Pulau Dewata.

Kehadiran duta seni menjadi representasi keberagaman budaya Jembrana yang hidup dan eksis di tengah masyarakat. Tidak sekadar mengikuti agenda tahunan, keikutsertaan Jembrana menjadi bukti bahwa daerah yang dikenal sebagai tanah kelahiran musik Jegog ini terus menjaga denyut kehidupan seni tradisi melalui regenerasi seniman, pembinaan sanggar, hingga pelestarian warisan seni turun-temurun.

Berdasarkan jadwal resmi PKB XLVIII, sedikitnya sepuluh penampilan duta Kabupaten Jembrana mengisi berbagai kategori, mulai dari parade, lomba, hingga pergelaran seni. Penampilan perdana dimulai pada Minggu (14/6/2026) melalui Utsawa (Parade) Joged Bumbung Tradisi yang dibawakan Sekha Joged Bumbung Klasik Stuti Dharma Khanti dari Desa Yehembang Kauh, Kecamatan Mendoyo.

Pada hari yang sama, Sanggar Candra Metu dari Desa Baluk, Kecamatan Negara, turut berlaga pada Wimbakara (Lomba) Gender Wayang, membawa semangat generasi muda dalam melestarikan seni tabuh klasik Bali. Empat hari berselang yakni pada Kamis (18/6/2026), giliran Sekha Joged Bumbung Duta Suara dari Desa Manistutu, Kecamatan Melaya, tampil menawan dalam Parade Joged Bumbung Tradisi.

Sanggar Seni Krisna Candaka Abinawa dari Desa Nusasari menjadi wakil Jembrana pada Lomba Balaganjur Remaja yang mempertemukan kelompok-kelompok terbaik dari berbagai kabupaten di Bali. Sedangkan Parade Gong Kebyar Anak-anak yang dibawakan Sanggar Seni Kumara Widya Suara dari Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo menjadi simbol penting regenerasi seniman di Jembrana.

Komitmen pembinaan seni tradisional juga terlihat ketika Sanggar Seni Manik Asta Gina dari Desa Baluk dalam Lomba Taman Penasar pada Senin (22/6/2026). Sehari berikutnya, Sekha Gong Kebyar Wanita Kusuma Sari dari Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya, tampil pada Parade Gong Kebyar Wanita, memperlihatkan semakin besarnya peran perempuan dalam menjaga keberlangsungan seni karawitan.

Pada Minggu (28/6/2026), Sanggar Seni Ghora Yowana Budaya dari Kelurahan Lelateng, Negara menampilkan Parade Palegongan Klasik Khas, salah satu bentuk seni tari klasik Bali yang membutuhkan penguasaan teknik serta penghayatan tinggi. Memasuki Juli, semangat Jembrana semakin terasa. Sekha Gong Kebyar Widya Taruna dari Desa Pohsanten, Mendoyo tampil pada Parade Gong Kebyar Dewasa.

Kesenian khas identitas Kabupaten Jembrana tampil pada Rekasadana (Pergelaran) Jegog Mebarung oleh Paguyuban Jegog Pring Agung pada Senin (6/7/2026). Pergelaran ini menjadi salah satu penampilan yang selalu dinantikan karena menghadirkan kekuatan bunyi bambu raksasa yang hanya dimiliki Jembrana. Bahkan pagelaran Jegog tersebut menjadi momentum mensejajarkan tradisi seni budaya lokal.

Rangkaian penampilan Duta Kabupaten Jembrana ditutup pada Rabu (8/7/2026) melalui Parade Drama Gong Tradisi oleh Sekha Drama Gong Sanggraha Budaya dari Desa Yehkuning, Kecamatan Jembrana. Drama Gong menjadi penutup yang memperlihatkan perpaduan seni tari, tabuh, dialog, sastra, dan nilai-nilai budaya Bali dalam satu pertunjukan yang utuh. Pementasan ini sarat nilai keteladanan.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jembrana, Anak Agung Komang Sapta Negara mengatakan keikutsertaan duta seni Kabupaten Jembrana dalam PKB bukan semata mengejar prestasi atau pengakuan. Lebih dari itu, menurutnya ajang seni dan budaya tahunan ini menjadi ruang penting untuk memperkenalkan identitas budaya daerah kepada masyarakat Bali, wisatawan, hingga generasi muda.

Jembrana menegaskan dirinya sebagai salah satu daerah yang memiliki kekayaan seni tradisi yang kuat. Dikatakannya setiap kelompok yang tampil membawa cerita, filosofi, dan kekayaan tradisi yang lahir dari kehidupan masyarakat Jembrana. Di tengah derasnya arus globalisasi dan pesatnya perkembangan budaya populer, konsistensi menjadi investasi jangka panjang dalam menjaga warisan budaya lokal.

Regenerasi seniman, pembinaan sanggar, dan dukungan pemerintah daerah menjadi fondasi agar kesenian tradisional tidak hanya bertahan sebagai peninggalan masa lalu, tetapi terus berkembang sebagai bagian dari kehidupan masyarakat modern. “Penampilan sepanjang PKB membawa satu pesan: budaya akan tetap hidup selama terus diwariskan, dipentaskan, dan dicintai generasi penerusnya,” tandasnya.

wartawan
PAM
Category

Mandalika Racing Series, Astra Motor Racing Team Sapu Bersih 7 Podium

balitribune.co.id | Mandalika - Astra Motor Racing Team (ART) kembali menunjukkan taji di kancah balap nasional. Di bawah naungan Astra Motor, tim ini berhasil memborong tujuh podium dalam putaran ketiga Kejuaraan Nasional Mandalika Racing Series yang berlangsung pada 25–26 Juli 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tanah Lot Art and Food Festival VII Digelar Akhir Agustus 2026

balitribune.co.id I Tabanan – Manajemen Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot bersiap menggelar Tanah Lot Art and Food Festival VII yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Agustus 2026.

Festival tahunan ini dirancang untuk menghadirkan perpaduan harmonis antara pertunjukan seni budaya, hiburan rakyat, serta sajian kuliner khas Bali yang melibatkan langsung para pelaku UMKM lokal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hujan Disertai Angin Kencang Terjang Wilayah Dawan, Picu Kerusakan Bangunan hingga Jalan Longsor

balitribune.co.id I Semarapura - Cuaca ekstrem berupa curah hujan tinggi yang disertai angin kencang menerjang wilayah Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung sejak Minggu malam (26/7/2026) pukul 23.00 WITA hingga Senin pagi (27/7/2026) pukul 05.00 WITA.

Peristiwa alam tersebut memicu sejumlah kerusakan bangunan warga hingga bencana tanah longsor di beberapa titik.

Baca Selengkapnya icon click

Badung Mulai Ground Breaking JLS dan Shortcut Berawa–Umalas–Kedampang–Teuku Umar Barat

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung resmi memulai mega proyek infrastruktur jalan untuk mengurai kemacetan di kawasan wisata. Langkah ini ditandai dengan seremoni Ground Breaking Pembangunan Jalan Lingkar Selatan (JLS) dan Shortcut Berawa–Umalas–Kedampang–Teuku Umar Barat dengan total anggaran mencapai Rp 2,9 triliun.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.