Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies di Karangasem Meningkat Dua Kali Lipat

rabies
Bali Tribune / VAKSINASI - Petugas Dinas Kesehatan Karangasem melakukan Vaksinasi Anti Rabies (VAR).

balitribune.co.id I Amlapura - Kasus gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) di Kabupaten Karangasem mengalami peningkatan dua kali lipat dari tahun sebelumnya. 

Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem mencatat total kasus gigitan HPR utamanya anjing liar yang ditangani seluruh Posko Rabies Centre (PRC) yang ada di seluruh Puskesmas dan Rumah Sakit di Karangasem dari Bulan Januari hingga April 2026 mencapai 3.379 kasus gigitan.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kabupaten Karangasem, I Gusti Bagus Putra Pertama kepada awak media, Minggu (17/5/2026) menyampaikan, jika dibandingkan dengan jumlah kasus gigitan HPR pada bulan yang sama dengan tahun 2025, kasus gigitan hewan penular rabies di Karangasem pada tahun 2026 ini mengalami peningkatan dua kali lipat.

“Kasus gigitan HPR dari awal Januari hingga April 2026 lalu meningkat hampir dua kali lipat dari tahun sebelumnya kasus gigitan HPR tertinggi itu terjadi di Bulan Januari,” ungkapnya.

Jika pada  bulan Januari 2025 terjadi sebanyak 510 kasus gigitan, pada bulan Januari 2026 jumlahnya naik menjadi 958 kasus gigitan. Bulan Februari 2025 terjadi sebanyak 400 kasus gigitan sementara pada Bulan Februari 2026 terjadi sebanyak 782 kasus gigitan, Bulan Maret 2025 terjadi 675 kasus, sementara pada Bulan Maret 2026 ini terjadi sebanyak 882 kasus gigitan, dan pada April 2025 terjadi sebanyak 734 kasus gigitan sedangkan pada bulan April 2026 tercatat sebanyak 757 kasus gigitan.

Sementara itu untuk mengantisipasi meningkatnya kasus gigitan HPR tersebut, Dinas Kesehatan Karangasem juga telah melakukan pengadaan Vaksin Anti  Rabies (VAR) dan Serum Anti Rabies (SAR) untuk manusia. Dinas Kesehatan juga memastikan ketersediaan vaksin anti rabies di masing-masing Posko Rabies Centre di seluruh Puskesmas dan Rumah Sakit di Karangasem.

“Untuk VAR kami juga sudah melakukan pengadaaan termasuk SAR juga. Dan kami pastikan saat ini SAR dan VAR tersedia di seluruh Posko Rabies Center di masing-masing Puskesmas di seluruh Kecamatan di Karangasem termasuk di Rumah Sakit,” tegasnya.

Guna menghindari resiko yang lebih fatal termasuk resiko kematian akibat terjangkit Rabies, pihaknya mengimbau warga yang terkena gigitan HPR untuk segera mencuci luka bekas gigitan menggunakan sabun dengan air mengalir, dan setelah itu agar menuju posko rabies centre guna mendapatkan suntikan vaksin anti rabies.

wartawan
AGS
Category

Dari Jurnalis untuk Suwat, Nonok Usung Kepemimpinan yang Turun ke Masyarakat

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah 14 tahun berada di bawah kepemimpinan yang sama, Desa Suwat kini memasuki momentum penting untuk menentukan arah baru. I Putu Darmendra alias Nonok (38) maju sebagai calon Kepala Desa Suwat dengan membawa semangat perubahan melalui gerakan LAGAS, Lan Bangun Suwat Sareng-Sareng.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Gus Par Ajak Warga Kubu Jadi Garda Terdepan Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan

balitribune.co.id I Amlapura - Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata, yang akrab disapa Bupati Gus Par secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Masyarakat dalam Upaya Mencegah Kebakaran Lahan di Kecamatan Kubu, yang berlangsung di Aula Kantor Camat Kubu, Senin (31/8/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jalan di Desa Gelap Gulita, Dewan Pertanyakan Anggaran LPJU Rp15 Miliar

balitribune.co.id I Bangli - Masalah  penerangan jalan umum (LPJU) di Kabupaten Bangli yang masih terfokus pada satu wilayah, mendapat  sorotan tajam dari legislatif. Anggota DPRD Bangli, Ida Bagus Made Santosa, mempertanyakan pengelolaan dana penerangan jalan yang disebut mencapai sekitar Rp15 miliar, namun  disalah satu sisi kondisi sejumlah jalan terutama  di kawasan pedesaan justru masih minim penerangan atau gelap gulita.

Baca Selengkapnya icon click

Carut Marut Data Desil di Desa Jehem, Warga Tak Punya Rumah Justru Masuk Warga Mapan

balitribune.co.id I Bangli - Carut marut pendataan data desil bagi penerima bantuan sosial yang dikeluarkan pemerintah pusat  terjadi di Desa Jehem, Kecamatan Tembuku Bangli. Pihak Pemerintah Desa Jehem menemukan adanya lonjakan data desil yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi riil warga di lapangan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.