Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Koper Pink Misterius Gegerkan Warga Pandak Gede Tabanan

Pengamanan koper misterius
Bali Tribune / PENGAMANAN - Polisi dari Satbrimbob Polda Bali melakukan prosedur pengamanan dan pemeriksaan koper pink yang ditemukan di bawah pohon depan SDN 1 Pandak Gede, Banjar Batanpoh, Desa Pandak Gede, Kecamatan Kediri pada Selasa (7/7/2026) malam).

balitribune.co.id I Tabanan – Penemuan sebuah koper berwarna merah muda (pink) di pinggir jalan tepat di depan SDN 1 Pandak Gede, Banjar Batanpoh, Kecamatan Kediri, sempat membuat geger warga setempat pada Selasa (7/7/2026) sore.

Keberadaan benda misterius yang ditinggalkan orang tak dikenal tersebut memicu kekhawatiran hingga aparat kepolisian harus menerjunkan Tim Gegana ke lokasi kejadian. Pihak kepolisian menerima laporan mengenai benda mencurigakan tersebut setelah warga melihat koper itu tergeletak tanpa pemilik di bawah pohon yang ada di sebelah barat sekolah.

Kapolsek Kediri, Kompol I Putu Budiawan, mengonfirmasi laporan adanya penemuan koper mencurigakan itu. “(Keberadaan koper pink itu) diketahui pada Selasa (7/7/2026) sore, sekitar pukul 16.00 Wita,” ujar Budiawan pada Rabu (8/7/2026).

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, koper tersebut sebenarnya sudah terlihat berada di lokasi sejak tengah hari. Seorang saksi mata yang merupakan pedagang setempat sempat melihat seorang pria dengan perawakan kurus mengenakan baju hitam tengah menarik koper pink itu dari arah utara sekitar pukul 12.00 Wita.

Namun, identitas pria tersebut belum bisa dipastikan karena saksi yang saat itu baru saja pulang berbelanja dari pasar itu tidak sempat memperhatikan detail wajahnya saat melintas. “Saksi tidak melihat secara pasti wajahnya,” imbuhnya.

Keterangan serupa juga disampaikan penjaga sekolah yang sempat mengira koper tersebut merupakan milik salah satu pembeli bakso yang tengah mangkal di depan sekolah. Karena tidak menaruh curiga, saksi sempat pulang untuk beristirahat, namun saat kembali ke sekolah pada pukul 15.00 Wita, koper tersebut ternyata masih berada di posisi yang sama.

Tak ayal, keberadaan koper yang tidak jelas tuannya itu memantik kecurigaan hingga dilaporkan ke jajaran Pemerintah Desa Pandak Gede dan sampai ke pihak kepolisian. Untuk memastikan keamanan, Tim Gegana dari Satbrimob Polda Bali tiba di lokasi sekitar pukul 19.00 Wita dengan kekuatan sepuluh orang personel.

Dengan menggunakan sejumlah perangkat seperti mesin X-Ray dan metal detector, para petugas memindai isi koper sebelum dilakukan pembukaan secara manual oleh unit penjinak bom (Jibom). Hasil pemeriksaan menyeluruh memastikan bahwa koper pink tersebut tidak berisi benda berbahaya maupun alat sabotase lainnya. “Barang tersebut terpantau aman dan kosong. Selain itu, selama penanganan atau sterilisasi, nihil ditemukan adanya kecurigaan bahan peledak dan alat sabotasi lainnya,” tegas Budiawan.

Secara terpisah, pihak Pemerintah Desa Pandak Gede kemudian melakukan pemeriksaan terhadap rekaman kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di sekitar lokasi. Pemeriksaan itu dilakukan untuk mengetahui siapa pemilik koper pink yang keberadaannya sempat meresahkan warga tersebut.

Perbekel Desa Pandak Gede, I Made Topik Wibawa, menyebutkan dalam rekaman dari CCTV yang berjarak sekitar 20 meter dari TKP itu memperlihatkan pergerakan seorang pria yang sengaja meninggalkan koper tersebut. "Hasilnya, terlihat seorang pria berjalan kaki dari selatan membawa lalu meninggalkan koper sebelum melanjutkan perjalanan ke arah utara. Hingga kini identitas pria tersebut belum diketahui," terangnya.

wartawan
JIN
Category

Bapenda Buleleng Genjot Pajak PBB-P2, Targetkan Realisasi 75 Persen di Bulan September

balitribune.co.id I Singaraja - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Buleleng tengah melakukan upaya ekstra untuk mengejar target Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tahun anggaran 2026. Hingga akhir Juli, realisasi PBB-P2 baru menyentuh angka 27,91 persen atau sekitar Rp8,3 miliar dari target total Rp30 miliar.

Baca Selengkapnya icon click

DPC PDI-P Bangli Gelar Seminar 30 Tahun Tragedi “Kudatuli”

balitribune.co.id I Bangli - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI-P Bangli menggelar seminar serangkaian memperingati 30 tahun peristiwa kerusuhan 27 juli 1996 (Kudatuli) pada Senin (27/7/2026). Kegiatan seminar yang berlangsung di kantor DPC  PDI-P Bangli menghadirkan narasumber I Nyoman Prabu Rumiartha SH.MH.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Seluruh Kepala Sekolah se-Denpasar Berkomitmen Wujudkan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Kelompok Kerja (Pokja) Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN) mulai mengintensifkan implementasi Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN) dengan menggelar sosialisasi bagi seluruh kepala sekolah TK/PAUD, SD, dan SMP se-Kota Denpasar. 

Baca Selengkapnya icon click

Keluarga Korban Pengeroyokan di Tabanan Tempuh Jalur Hukum, Makam KD Dibongkar

balitribune.co.id | Singaraja – Kepolisian melakukan ekshumasi atau pembongkaran makam KD, warga Desa Sidetapa, Kecamatan Banjar, Buleleng, yang meninggal dunia usai menjadi korban pengeroyokan massa di Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Tabanan. Proses penggalian makam dilakukan di Tempat Pemakaman Desa Adat Sidetapa, Senin (27/7/2026), sebagai bagian dari prosedur penyidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

41.904 Siswa SD di Denpasar Jadi Sasaran BIAS 2026, Dinkes Siapkan Empat Jenis Vaksin

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Denpasar akan melaksanakan program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) 2026 mulai Agustus hingga November mendatang. Program tahunan ini ditujukan untuk memperkuat perlindungan kesehatan anak usia sekolah melalui pemberian imunisasi lanjutan sesuai jadwal yang ditetapkan Kementerian Kesehatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.