Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Virus ASF Mengancam, Denpasar Antisipasi Kematian Babi

Peternak babi ketar ketir soal virus ASF yang menimbulkan kematian.
Bali Tribune / Peternak babi ketar ketir soal virus ASF yang menimbulkan kematian.

balitribune.co.id I Denpasar - Kasus kematian massal babi yang melanda peternak di Canggu (Kabupaten Badung) dan Payangan (Kabupaten Gianyar) mulai memicu kekhawatiran di kalangan peternak babi di Kota Denpasar. Kematian mendadak tersebut diduga kuat akibat serangan virus African Swine Fever (ASF), yang sebelumnya juga pernah melumpuhkan industri peternakan babi lokal.

Menyikapi kondisi tersebut, Dinas Pertanian (Distan) Kota Denpasar bergerak cepat memperketat pengawasan. Meski demikian, pihak otoritas memastikan bahwa hingga saat ini belum ada laporan resmi mengenai kasus kematian massal babi di wilayah Denpasar.

"Sampai saat ini belum ada laporan atau pengaduan akan kasus tersebut. Astungkara tidak ada," ujar Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Distan Kota Denpasar, Ni Made Suparmi, saat dikonfirmasi kemarin.

Sebagai langkah antisipasi dini, Distan Kota Denpasar terus mengintensifkan sosialisasi dan edukasi langsung kepada para peternak. Fokus utama diarahkan pada penerapan prosedur biosekuriti secara ketat di lingkungan peternakan.

Peternak diimbau untuk menjaga higienitas kandang secara konsisten dan melakukan penyemprotan disinfektan secara berkala. Selain faktor kebersihan internal, virus ASF dinilai rentan menyebar melalui pembawa (vektor) dari luar area peternakan.

"Kami meminta peternak untuk tidak sembarangan masuk ke kandang babi. Apalagi saat baru datang dari luar, wajib membersihkan diri terlebih dahulu sebelum memasuki area kandang," tegas Suparmi.

Berdasarkan catatan historis, penyebaran virus ASF bukan hal baru di Bali. Virus yang memiliki ciri khas memicu kematian mendadak pada ternak ini pernah mewabah pada periode 2019-2020, serta kembali berulang pada tahun 2024 lalu. Dampak ekonomi yang ditimbulkan sangat masif, salah satunya memicu anjloknya harga jual babi hidup dan komoditas daging babi di pasaran.

Kondisi klinis yang ditemukan pada kasus di Badung dan Gianyar saat ini dilaporkan identik dengan pola serangan pada tahun 2024. Melalui pengetatan biosekuriti dan kebersihan kandang, peternak di Denpasar diharapkan dapat membentengi ternak mereka guna menghindari potensi kerugian finansial yang besar.

wartawan
JRO
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DPRD Jembrana Tetapkan Dua Perda

balitribune.co.id | Negara - Setelah melalui proses pembahasana, DPRD Kabupaten Jembrana kini telah menyetujui dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda). Kedua Perda anyar tersebut adalah Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2026 dan Perda Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat serta Pelindungan Masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Suara Tuhan di Rumah Rakyat

balitribune.co.id | Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) kembali bergemuruh oleh lautan massa aksi pada tanggal 27 Agustus lalu. Di bawah terik matahari, gelombang demonstran yang datang dari berbagai daerah khususnya elemen warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) mendatangi rumah wakil rakyat  membawa tuntutan tajam yang mencerminkan kejenuhan publik terhadap darurat rasuah di tanah air.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

OJK: SMPN 9 Denpasar Raih Penghargaan Sekolah Implementasi KEJAR Terbaik Nasional

balitribune.co.id | Denpasar - Menorehkan prestasi terbaik, SMP Negeri 9 Denpasar meraih penghargaan sebagai Sekolah Implementasi Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) Terbaik Nasional. Prestasi tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali, Parjiman.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.