Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Hadapi Low Season, Pengelola Resor Optimalkan Kerjasama dengan Online Travel Agent

COO Sudamala Resorts, Ricky Putra
Bali Tribune / COO Sudamala Resorts, Ricky Putra.

balitribune.co.id I Denpasar - Pariwisata Bali pada September 2026 ini memasuki musim sepi kunjungan wisatawan asing atau low season. Kondisi tersebut membuat pengelola akomodasi wisata di Bali seperti hotel, resor, vila dan sejenisnya berupaya menggenjot tingkat hunian kamar atau okupansi salah satunya mengoptimalkan kerjasama dengan Online Travel Agent (OTA). 

Demikian disampaikan COO Sudamala Resorts, Ricky Putra saat ditemui di Sanur, Denpasar, Kamis (3/9/2026). Ia mengatakan, pada periode musim panas tahun ini okupansi mencapai 95 persen yang diisi wisatawan dari berbagai negara menikmati liburan musim panas di Pulau Dewata. Namun sekarang ini pada September memasuki musim sepi kunjungan wisatawan asing, okupansi mulai menurun. "Kalau okupansi di Sanur pada Juni, Juli, Agustus kemarin 90 persen keatas," cetusnya.

Diakui Ricky, September ini okupansi menjadi 80an persen. "Kalau kita melihat season itu, summer mulai dari Juni, Juli, Agustus terus selanjutnya Oktober akan melambat (okupansi)," imbuh Ricky.

Kata dia, berdasarkan pengalaman setiap tahun menghadapi momen low season yakni meningkatkan kerjasama dengan OTA dan penjualan offline. "Jadi kita bersinergi terus dengan semua partner kita dengan networking kita. Sehingga bisnis kita bisa terjaga tentu dengan strategi masing-masing hotel biasanya berbeda dan kita juga memiliki strategi khusus melalui tim komersial kita untuk bagaimana antisipasi bisnis untuk mengisi okupansi di saat-saat low season. Semuanya sangat membantu,  Online Travel Agent yang offline juga membantu," bebernya. 

Ia yang mengelola 5 resor diantaranya ada di Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur mengatakan, saat ini pascagempa di Nusa Tenggara Timur, resor yang dikelolanya tidak mengalami pembatalan kedatangan wisatawan. "Sekarang kondisi sudah normal, tidak ada cancellation (pembatalan) karena tamu meyakini ini adalah natural disaster (bencana alam)," ujarnya. 

Ia menyebutkan, saat terjadi gempa di NTT pada Agustus 2026 lalu, tingkat hunian resor yang dikelolanya di Labuan Bajo, NTT mencapai 99 persen mengingat saat itu periode liburan musim panas. Okupansi resor yang dikelolanya di NTT saat ini pada momen low season turun menjadi 75 persen. "Ada kemungkinan akan naik di Oktober 80 sampai 85 persen," imbuhnya. 

wartawan
YUE

Mandalika Racing Series, Astra Motor Racing Team Sapu Bersih 7 Podium

balitribune.co.id | Mandalika - Astra Motor Racing Team (ART) kembali menunjukkan taji di kancah balap nasional. Di bawah naungan Astra Motor, tim ini berhasil memborong tujuh podium dalam putaran ketiga Kejuaraan Nasional Mandalika Racing Series yang berlangsung pada 25–26 Juli 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tanah Lot Art and Food Festival VII Digelar Akhir Agustus 2026

balitribune.co.id I Tabanan – Manajemen Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot bersiap menggelar Tanah Lot Art and Food Festival VII yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Agustus 2026.

Festival tahunan ini dirancang untuk menghadirkan perpaduan harmonis antara pertunjukan seni budaya, hiburan rakyat, serta sajian kuliner khas Bali yang melibatkan langsung para pelaku UMKM lokal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hujan Disertai Angin Kencang Terjang Wilayah Dawan, Picu Kerusakan Bangunan hingga Jalan Longsor

balitribune.co.id I Semarapura - Cuaca ekstrem berupa curah hujan tinggi yang disertai angin kencang menerjang wilayah Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung sejak Minggu malam (26/7/2026) pukul 23.00 WITA hingga Senin pagi (27/7/2026) pukul 05.00 WITA.

Peristiwa alam tersebut memicu sejumlah kerusakan bangunan warga hingga bencana tanah longsor di beberapa titik.

Baca Selengkapnya icon click

Badung Mulai Ground Breaking JLS dan Shortcut Berawa–Umalas–Kedampang–Teuku Umar Barat

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung resmi memulai mega proyek infrastruktur jalan untuk mengurai kemacetan di kawasan wisata. Langkah ini ditandai dengan seremoni Ground Breaking Pembangunan Jalan Lingkar Selatan (JLS) dan Shortcut Berawa–Umalas–Kedampang–Teuku Umar Barat dengan total anggaran mencapai Rp 2,9 triliun.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.