Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sungai di Denpasar Dipenuhi Sampah, Pemkot Segera Panggil Kades Lurah

sampah sungai
Bali Tribune / SAMPAH SUNGAI - Petugas kembali dibuat pusing dengan banyaknya sampah di alur sungai.

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar mengambil langkah cepat menyikapi maraknya fenomena warga membuang sampah ke alur sungai dan drainase. 

Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk mengundang seluruh camat, perbekel (kepala desa), serta lurah dalam rapat koordinasi darurat pekan depan guna memetakan titik rawan pembuangan sampah.

"Kami akan lakukan rapat evaluasi dan pemetaan. Jangan sampai kebiasaan buruk membuang sampah ke sungai dan drainase ini menjadi pemicu banjir di kawasan Denpasar," ujar Arya Wibawa, Rabu (3/6).

Fenomena ini diduga dipicu oleh keluhan warga akibat keterlambatan jadwal pengangkutan sampah domestik di perumahan, yang kemudian menimbulkan tumpukan dan bau menyengat di rumah. Kondisi tersebut diperparah oleh dampak pembatasan pembuangan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Kota Denpasar, Ketut Ngurah Artha Jaya, mengungkapkan volume sampah di sungai kini melonjak drastis. Berdasarkan data terbaru, rata-rata volume sampah yang diangkut dari aliran sungai kini mencapai 44,1 ton per hari.

"Saat TPA Suwung sempat ditutup, volume sampah di sungai berkisar 30,6 ton per hari. Sekarang ada kenaikan lagi sebesar 13,5 ton, sehingga totalnya kini menyentuh 44,1 ton per hari," jelas Artha Jaya. 

Petugas di lapangan terus berupaya maksimal mengangkut sampah tersebut untuk dibawa ke TPS3R setelah melalui proses pemilahan.
Di sisi hilir, Pemkot Denpasar terus mengevaluasi optimalisasi mesin pengolah sampah di masing-masing TPS3R dan TPST, termasuk mengkaji rencana penambahan fasilitas di TPST Kertalangu. 

Langkah ini diselaraskan secara bertahap sambil menunggu rampungnya proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) agar investasi sarana pengolahan sampah berjalan seimbang dan tidak mubazir.

wartawan
JRO
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.