Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Preman Kampung Pukul Ketua RAPI hingga Lebam

Bali Tribune/DIVISUM - Korban Kadek Suastika saat divisum di UGD RSU Klungkung
Balitribune.co.id | Semarapura - Peristiwa memalukan, aksi pemukulan tanpa diduga dan tanpa alasan jelas yang dilakukan oleh oknum preman kampung yang juga mantan polisi terhadap mantan Klian Banjar Jelantik Mamoran, Desa Tojan, Klungkung yang menjabat sebagai Ketua RAPI Kecamatan Klungkung Kadek Suwastika. Menyebabkan muka Kadek Suwastika lebam sehingga harus divisum di RSU Klungkung.
 
Peristiwa pemukulan oleh oknum mantan polisi Cok Astika terhadap korban Kadek Suwastika ini dibenarkan oleh Kapolsek Klungkung Kompol Nyoman Suparta ,SH. Menurutnya, aksi pemukulan itu terjadi, Kamis (2/4) sekira pukul 10.30 Wita. Karena peristiwa yang melawan hukum tersebut korban akhirnya melaporkan kasus pemukulan tersebut ke Mapolsek Klungkung.
 
Korban pemukulan Kadek Suwastika diantar langsung oleh Babinsa, Bhabinkamtibmas Desa Tojan, Perbekel Desa Tojan, dan Kadus Jelantik Mamoran, mendampingi Korban pemukulan untuk melapor peristiwa pemukulan tersebut. Sementara itu Identitas terlapor/pelaku pemukulan bernama Cokorde Astika(60) mantan pensiunan Polisi, alamat Jalan Kartini, Semarapura Tengah, Kec. Kab. Klungkung
 
Kejadian berawal, Kamis sekira jam 09.00 wita, korban Kadek Swastika pulang dari sawah melewati jalan BTN Tojan Indah dengan menggunakan SPM Mio warna hitam. Sesampainya  di depan warung Pak Wirya, ada mobil jazz warna putih datang  dari arah utara, dan mobil Isuzu Panter dari arah selatan. Korban posisi saat itu berada di belakang mobil Panter sekitar 3 meter. Karena jalan yang sempit, korban selaku Ketua RAPI Klungkung yang biasa melakukan tindakan kemanusiaan langsung turun  hendak membatu mengatur lalin agar kedua mobil bisa berpapasan.
 
Saat korban memberikan tanda stop kepada mobil yang datang dari utara, tetapi pengemudi Cok Astika  (terlapor) tidak memperhatikan korban hingga akhirnya mobil terlapor mengenai batu dan terdengar suara grod. Rupanya terlapor emosi, langsung turun dari mobil dan menunjuk ke muka korban sambil menyebutkan kata-kata kasar. “Eh, cai ngawasin gen cai sing bise,” bentak Cok Astika, seraya mendekati korban langsung memukul dengan tangan kiri terkepal mengenai pipi sebelah kanan korban sebanyak satu kali,sehingga muka korban lebam. 
 
Korban tidak menerima perlakuan kasar yang diterima dirinya, langsung korban diantar tokoh masyarakat Tojan serta Bhabinkamtibmas melapor ke Polsek Klungkung, serta mendampingi korban untuk VER ke RSUD Klungkung. “Benar terjadi peristiwa pemukulan terhadap korban Kadek swastika, dan saat ini korban Kadek Suastika sedang kami mintai keterangan atas kejadian yang menimpanya,” terang Kapolsek Klungkung Kompol Nyoman Suparta melalui pesan WA. 
wartawan
Ketut Sugiana
Category

Lomba Gong Kebyar Anak-Anak, Seniman Cilik Jembrana Adu Kreativitas

balitribune.co.id I Negara - Denting gamelan berpadu dengan gerak tari memenuhi panggung Arda Candra Pura Jagatnatha, Negara, sepanjang 16–19 Agustus 2026. 

Para seniman cilik dari lima kecamatan di Kabupaten Jembrana bergantian menunjukkan kemampuan dalam Lomba Gong Kebyar Anak-Anak yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-131 Kota Negara  sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Kreasi Pangan Lokal Buleleng Jadi Ajang Inovasi dan Penguatan Ekonomi

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng mendorong pemanfaatan pangan lokal melalui Lomba Kreasi Pangan Lokal 2026 yang digelar di lapangan parkir timur Kantor Bupati Buleleng, Kamis (20/8/2026). Kegiatan dalam rangkaian Buleleng Festival (Bulfest) ini diikuti 18 peserta dari pelaku usaha kuliner serta pelajar SMA/SMK jurusan tata boga.

Baca Selengkapnya icon click

Mesin Pirolisis Molor Beroperasi karena Teknisi Asing Belum Datang

balitribune.co.id I Semarapura  - Mesin olah sampah berteknologi pirolisis di TOSS (Tempat Olah Sampah Setempat) Centre di Dusun Karangdadi, Desa Kusamba tidak kunjung beroperasi. 

Hal ini lantaran harus menunggu teknisi ahli dari luar negeri, sebelum nantinya mesin tersebut diuji coba dan dioperasikan. Sementara sampah residu yang tidak bisa diolah, saat ini kian menumpuk di TOSS Centre.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Anggaran Daerah Cekak, Pemkab Bangli Tunggu Regulasi Pusat Pengangkatan PPPK Jadi PNS

balitribune.co.id I Bangli - Wacana pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta peralihan PPPK paruh waktu menjadi Penuh Waktu membuat sumringah  para tenaga pendidik di Kabupaten Bangli.  

Baca Selengkapnya icon click

Polres Gianyar Bekali 77 Pelajar Pemahaman AI

balitribune.co.id I Gianyar - Sebanyak 77 siswa SMA, SMK, dan MA di Kabupaten Gianyar mengikuti Training of Trainer (TOT) pemahaman kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang digelar Polres Gianyar, Kamis (20/8/2026). 

Kegiatan yang berlangsung di SMA Negeri 1 Blahbatuh tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian meningkatkan literasi digital pelajar di tengah pesatnya perkembangan teknologi AI.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.