Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Mengenal Tradisi Mbed-Mbedan di Desa Adat Semate Badung, Layaknya Tarik Tambang Tapi Talinya 'Bun Kalot'

Mbed-mbedan
Bali Tribune / TRADISI - Warga Desa Adat Semate, Kelurahan Abianbase, Kabupaten Badung, Bali, menggelar tradisi Mbed-Mbedan, Jumat (20/3/2026)

balitribune.co.id I Mangupura - Mengawali hari Ngembak Geni atau sehari setelah Hari Raya Nyepi, warga Desa Adat Semate, Kelurahan Abianbase, Kabupaten Badung, Bali, menggelar tradisi Mbed-Mbedan, Jumat (20/3/2026). Tradisi unik yang menyerupai permainan tarik tambang ini diikuti dengan antusias oleh puluhan warga dari berbagai kalangan usia.

​Ritual yang dipusatkan di pelataran Pura Kahyangan Putih ini diawali dengan doa bersama di Pura Desa dan Puseh. Selain itu, para pemangku menghaturkan sesaji banten daksina suci di arena permainan sebagai permohonan agar kegiatan berjalan lancar.

​Pemangku Pura Kahyangan Putih Semate, Jero Mangku Made Sukarta, menjelaskan bahwa Mbed-Mbedan merupakan sarana untuk mengenang sejarah berdirinya Desa Adat Semate dan Pura Kahyangan Putih. Alat yang digunakan dalam tradisi ini adalah tali tambang serta akar pohon besar yang disebut Bun Kalot. "Mbed-Mbedan ini dilaksanakan untuk mengenang proses penamaan pura dan desa. Nama Semate sendiri memiliki arti bahwa warga sudah teguh pendirian untuk sehidup semati tinggal di sini," ujar Made Sukarta di lokasi kegiatan.

​Berdasarkan catatan lontar dalam Raja Purana yang tersimpan di Desa Adat Kapal, tradisi ini memiliki nilai historis yang panjang dan diperkirakan sudah ada sejak tahun 1474 Masehi (1396 Saka). Tradisi ini berakar dari kisah pelarian keluarga besar I Gusti Pasek Gelgel akibat konflik di Kerajaan Waturenggong, hingga akhirnya mereka membangun pemukiman dan tempat pemujaan di wilayah tersebut.

​Meskipun melibatkan adu kekuatan otot antara kelompok pemuda dan pemudi, Made Sukarta menegaskan bahwa esensi dari Mbed-Mbedan bukanlah mencari pemenang. "Mbed-Mbedan dimainkan bukan untuk mencari siapa pemenang, namun lebih pada perayaan syukur dan suka cita dalam mempertahankan kekompakan serta kerukunan persaudaraan warga adat, yang dicari adalah tawa bersama, tidak ada dendam," pungkasnya.

​Tradisi ini menjadi simbol kebersamaan warga Desa Adat Semate dalam menjaga warisan leluhur sekaligus mempererat tali silaturahmi usai menjalani catur brata penyepian.

wartawan
ANA
Category

Diperpa Badung Bidik 12 Hektare Lahan Bawang Merah, Target Produksi 174 Ton

balitribune.co.id | Mangupura - Dinas Pertanian dan Pangan (Diperpa) Kabupaten Badung membidik pengembangan lahan bawang merah seluas 12 hektare dengan pola tanam serempak. Dari lahan tersebut, produksi bawang merah ditargetkan mencapai 174 ton.

Kepala Diperpa Badung, Anak Agung Ngurah Raka Sukadana mengatakan pengembangan tersebut diharapkan dapat membantu menjaga pasokan sekaligus menekan harga bawang merah. 

Baca Selengkapnya icon click

YKI Badung Salurkan PMT untuk 20 Penderita Kanker di Abiansemal

balitribune.co.id | Mangupura - Sebanyak 20 penderita kanker di Kecamatan Abiansemal menerima bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dari Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kabupaten Badung, Jumat (2/10/2026). Bantuan tersebut diserahkan sebagai bagian dari kegiatan YKI Badung bagi masyarakat yang sedang menjalani pengobatan kanker.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Manajemen Tanah Lot Dorong Musyawarah Soal PKS

balitribune.co.id | Tabanan – Manajemen Operasional Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot mendorong seluruh pihak mengedepankan komunikasi dan musyawarah terkait perjanjian kerja sama (PKS) dengan pemerintah daerah soal tata kelola objek wisata pada 17 November 2026. 

Upaya dialog terbuka tersebut dinilai sangat penting untuk menjamin keberlanjutan pengelolaan destinasi ikonik di Tabanan tersebut serta menjaga kondusifitas. 

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Cegah Balap Liar, Polsek Selemadeg Sisir Jalur Tengkorak Denpasar-Gilimanuk

balitribune.co.id | Tabanan - Jajaran Polsek Selemadeg mengintensifkan patroli malam dengan menyisir kawasan rawan di lintasan Jalur Tengkorak Denpasar-Gilimanuk.  Kegiatan pencegahan yang berlangsung pada Sabtu (3/10/2026) itu digencarkan untuk mengantisipasi potensi aksi balapan liar dan maraknya kejahatan jalanan.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.