Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pemerintah Kucurkan Rp79,43 Miliar untuk Pembebasan Lahan Tol Gilimanuk–Mengwi

Kanwil DJP
Bali Tribune / Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Bali, Supendi, bersama Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah telah menggelontorkan anggaran sekitar Rp79,43 miliar untuk pengadaan lahan Proyek Strategis Nasional (PSN) Jalan Tol Gilimanuk–Mengwi di Bali. Dana tersebut digunakan khusus untuk proses pembebasan lahan dan masih merupakan sebagian kecil dari total kebutuhan proyek secara keseluruhan.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Bali, Supendi, mengatakan besarnya anggaran pembebasan lahan sangat bergantung pada panjang trase jalan tol, lokasi, serta karakteristik lahan yang dibebaskan. Karena itu, kebutuhan anggaran proyek diperkirakan masih akan terus berkembang seiring proses pengadaan lahan.

Pernyataan tersebut disampaikan Supendi dalam kegiatan "Media Briefing APBN Kita Regional Bali" di Gedung Keuangan Negara (GKN) I, Jumat (24/7/2026).

Pada kesempatan itu, Supendi juga menekankan pentingnya transparansi dalam setiap proyek pembangunan yang dibiayai negara. Menurutnya, masyarakat berhak mengetahui sumber pendanaan, besaran anggaran yang digunakan, hingga manfaat yang akan diperoleh dari proyek yang dilaksanakan pemerintah.

"Sepanjang pembangunan telah direncanakan melalui mekanisme yang benar, mendapat persetujuan sesuai ketentuan, serta anggarannya telah ditetapkan, kami mendukung pelaksanaannya. Namun, pelaksanaan harus dilakukan secara akuntabel dan terbuka kepada masyarakat," ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar pelaksanaan belanja pemerintah tidak menumpuk pada akhir tahun anggaran. Penyerapan anggaran yang lebih merata sepanjang tahun dinilai akan meningkatkan efektivitas pelaksanaan proyek sekaligus memudahkan pemerintah mengelola arus kas negara. Untuk itu, satuan kerja didorong mempersiapkan proses pengadaan lebih dini, termasuk melalui mekanisme lelang awal sesuai regulasi yang berlaku.

Menanggapi besarnya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA), Supendi menegaskan kondisi tersebut tidak dapat langsung dianggap sebagai kegagalan dalam perencanaan anggaran. Menurutnya, evaluasi baru dapat dilakukan setelah seluruh kegiatan selesai dilaksanakan dan laporan keuangan diaudit pada akhir tahun.

"Masih banyak kegiatan yang memang baru terealisasi pada semester kedua, sehingga besarnya SiLPA di pertengahan tahun belum mencerminkan kinerja anggaran secara keseluruhan," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Bali, Darmawan, mengungkapkan penerimaan pajak di Bali hingga Semester I 2026 mencapai Rp8,46 triliun atau 34,83 persen dari target tahun 2026 sebesar Rp24,31 triliun. Realisasi tersebut tumbuh 10,01 persen atau meningkat Rp770,64 miliar dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Menurut Darmawan, pertumbuhan penerimaan pajak ditopang oleh sejumlah sektor usaha yang masih menunjukkan kinerja positif. Kontributor terbesar berasal dari sektor perdagangan besar dan eceran, penyediaan akomodasi dan makan minum, aktivitas keuangan dan asuransi, administrasi pemerintahan, industri, real estat, serta penerimaan dari wajib pajak orang pribadi, termasuk pegawai dan pensiunan.arw

"Peningkatan penerimaan ini menunjukkan aktivitas ekonomi di Bali masih tumbuh positif. Kami mengapresiasi kepatuhan wajib pajak yang terus mendukung pembiayaan pembangunan melalui pembayaran pajak," kata Darmawan.

wartawan
ARW
Category

Babat Hutan Lindung, Dua Tersangka Jalani Proses Hukum

balitribune.co.id | Negara - Kasus pembabatan hutan dan penebangan kayu secara ilegal (illegal logging) di Kawasan Hutan Lindung Banjar Pengajaran Kaler, Desa Berangbang, Negara dipastikan terus bergulir. Kedua tersangka berinisial IGS dan IGKL kini masih menjalani proses hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Swatantra Buleleng Serap 280 Ton Jagung, Pasokan Lokal Menipis hingga Akhir Tahun

balitribune.co.id | Singaraja - Perumda Swatantra Kabupaten Buleleng berupaya menjaga ketersediaan jagung untuk pakan ternak di tengah meningkatnya kebutuhan peternak ayam petelur. Hingga Oktober 2026, perusahaan daerah tersebut telah menyerap sekitar 280 ton jagung dari petani lokal. Namun, terbatasnya produksi dan meningkatnya permintaan membuat pasokan mulai menipis.

Baca Selengkapnya icon click

Jika Gagal Panen, Petani Badung Dapat Ganti Rugi Rp6 Juta per Ha

balitribune.co.id | Mangupura - Petani di Kabupaten Badung yang mengalami gagal panen berpeluang mendapatkan ganti rugi sebesar Rp6 juta per hektare melalui program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). Menariknya, petani tidak perlu membayar premi karena biaya asuransi ditanggung pemerintah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kakek Tuna Netra di Selemadeg Tewas Terpeleset di Parit

balitribune.co.id | Tabanan - Seorang kakek penyandang disabilitas netra bernama I Ketut Muncul (69) ditemukan tewas membusuk di saluran air tegalan miliknya di Banjar Apit Yeh, Desa Manikyang, Kecamatan Selemadeg, Rabu (21/10/2026). Korban diduga terpeleset dan jatuh tengkurap ke dalam parit saat sedang mengumpulkan pelepah kelapa kering.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Kasus Korupsi Satpol PP Jembrana, Jaksa Tunggu Tindaklanjut BPKP

balitribune.co.id | Negara - Hingga kini penanganan perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Satpol PP Kabupaten Jembrana Tahun Anggaran 2022 hingga 2025 terus bergulir. Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana menunggu tindaklanjut ekpose yang telah dilaksanakan bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pengambengan (BPKP) Perwakilan Provinsi Bali.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.